Tips Menghemat Uang Saku untuk Mahasiswa yang Mau Lulus

Mahasiswa selalu identik dengan kondisi keuangan yang pas-pasan, terutama mahasiswa tingkat akhir yang memiliki banyak pengeluaran karena harus mengerjakan skripsi.

Agar bisa bertahan dengan keadaan finansial terbatas, maka mahasiswa harus pandai-pandai menghemat uang saku dan memperketat pengeluaran.

Sejak masuk ke perguruan tinggi, seorang mahasiswa seharusnya sudah belajar berhemat dengan cara menabung. Bila mendapat uang bulanan dari orangtua, segera sisihkan sebagian untuk ditabung.

Uang tabungan inilah yang nantinya akan sangat berguna ketika seorang mahasiswa sudah memasuki semester akhir.

Lalu bagaimana bila dulunya sudah terlanjur tidak pernah menabung? Jangan khawatir, masih ada banyak cara untuk berhemat saat kondisi keuangan menipis, contohnya seperti 7 cara di bawah ini.

 

1. Jalan Kaki atau Naik Sepeda ke Kampus

 

Cara pertama yang bisa diterapkan adalah mengurangi pemakaian kendaraan bermotor. Mahasiswa tingkat akhir tentunya sering bepergian keluar kos, baik itu bolak-balik ke kampus, warnet, tempat fotokopi, atau sekadar keluar cari makan.

Bila terlalu sering menggunakan kendaraan, pengeluaran uang bensin pastinya juga akan ikut membengkak.

Untuk mengatasi masalah ini, pilih jalan kaki atau menggunakan sepeda bila punya. Kendaraan bermotor pun sebaiknya hanya dipakai untuk perjalanan jauh atau saat benar-benar dibutuhkan.

Berjalan kaki atau mengayuh sepeda memang melelahkan, tapi tidak ada salahnya dilakukan demi menghemat uang bulanan.

 

2. Masak dan Cuci Baju Sendiri Lebih Hemat Dibandingkan Laundry Baju Kiloan

 

Salah satu pengeluaran uang yang tidak bisa dihindari adalah biaya makan. Tapi demi berhemat, anggaran untuk makan sehari-hari harus bisa ditekan seminimal mungkin.

Cara pertama yang paling dianjurkan adalah memasak makanan sendiri. Dibandingkan membeli makanan yang bisa menghabiskan beberapa puluh ribu dalam sehari, berbelanja dan memasak sendiri tentunya jauh lebih hemat.

Kalaupun tidak bisa memasak, Anda bisa pakai cara kedua, yaitu cukup membuat nasi dengan rice cooker lalu membeli sayur dan lauk di warung makan.

Bila menggunakan penanak nasi juga tidak memungkinkan dan satu-satunya cara untuk makan hanyalah dengan membeli, usahakan untuk selalu membeli makanan di tempat yang paling murah.

Selain soal makanan, urusan mencuci baju juga harus diperhatikan. Sebaiknya jangan me-laundry pakaian dan cucilah sendiri saat ada waktu luang. Intinya, selama masih bisa mengerjakannya sendiri, hindarilah membayar orang lain untuk mengerjakannya.

 

3. Hindari Camilan, Rokok, dan Pengeluaran Tak Terduga

 

Sebagian orang pasti punya kebiasaan kecil yang sebenarnya sangat boros bila dilakukan terus-menerus, contohnya kebiasaan makan camilan dan merokok.

Harga makanan kecil atau rokok memang tidak terlalu besar, tapi bila kedua barang ini selalu dibeli setiap hari, uang bulanan pasti akan banyak berkurang.

Menghilangkan kebiasaan ini memang tidak mudah, tapi demi memangkas pengeluaran, seorang mahasiswa harus bisa melakukannya.

Selain itu, daripada menggunakan uang untuk beli camilan dan rokok, akan lebih baik bila uangnya ditabung atau digunakan untuk membeli barang lain yang jauh lebih penting.

4. Kurangi Jalan-jalan Sebelum Keandaan Finansial Kembali Membaik

 

Semester akhir bukanlah waktunya untuk bersantai dan bersenang-senang, karena di masa-masa ini seorang mahasiswa harus lebih fokus pada kuliah agar lebih cepat lulus dan menjadi sarjana.

Karena itulah sebaiknya kurangi waktu untuk jalan-jalan walau sekadar untuk nongkrong bersama teman-teman.

Selain buang-buang waktu, jalan-jalan juga pasti akan mengeluarkan uang, baik untuk biaya transportasi maupun uang makan.

Tak hanya itu, jalan-jalan juga berpotensi membuat siapapun jadi lapar mata dan ingin membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

 

5. Berhemat Pulsa bisa dengan Cara Menggunakan Operator yang Banyak Kasih Bonus

Di zaman sekarang, ponsel sudah menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi mahasiswa. Selain untuk berkomunikasi dengan keluarga, ponsel juga jadi sarana untuk selalu dapat berhubungan dengan teman-teman, dosen, bahkan pacar.

Tapi bila keuangan sudah sangat terbatas, kebutuhan pulsa pun harus ikut dipangkas.Usahakan untuk menggunakan kartu provider yang murah untuk menelepon, lebih bagus lagi bila pihak provider kerap memberikan bonus-bonus khusus kepada pelanggannya.

Anda sebaiknya juga tidak perlu sering-sering menelepon orang lain selain keluarga apabila tidak ada kepentingan mendesak.

Selain pulsa untuk telepon, pulsa untuk paket internet juga harus diperhatikan. Gunakan internet dengan bijak dan pakailah hanya untuk kepentingan kuliah.

Bila perlu, pergilah ke warnet atau mencari Wi-Fi gratis di kampus agar pulsa tidak banyak berkurang.

6. Kerja Sambilan atau Part Time untuk Menambah Uang Saku Bulanan

Mahasiswa tingkat akhir biasanya memiliki waktu yang lebih longgar dibandingkan masa-masa awal kuliah, bahkan ada mahasiswa yang jatah kuliahnya sudah habis dan tinggal menggarap skripsi saja.

Waktu luang inilah yang sebaiknya dimanfaatkan untuk bekerja sambilan di sela-sela kesibukan mengerjakan skripsi.

Saat ini banyak peluang kerja part time yang bisa dicoba, misalnya bekerja sebagai penjaga toko atau melamar kerja di kafe sebagai pelayan, kasir, dan staf lainnya.

Selain dapat menambah pemasukan, bekerja juga bisa menjadi aktivitas selingan agar tidak terlalu stress memikirkan skripsi yang belum selesai.

Atau jika anda memiliki jiwa wirausaha, anda bisa mencoba peluang bisnis berikut ini.

 

7. Sering Pulang ke Rumah Orang Tua

Bagi Anda yang sudah masuk semester akhir, kegiatan kuliah pastinya sudah tidak sepadat saat masih menjadi mahasiswa baru.

Daripada tinggal di kos, kenapa tidak pulang ke rumah orangtua saja? Selain bisa berkumpul dengan keluarga, Anda juga tidak perlu membeli makan sendiri dan menghabiskan banyak biaya.

Walau begitu, hal ini hanya berlaku bagi Anda yang rumahnya tidak jauh dari kampus dan hanya menghabiskan waktu beberapa jam perjalanan untuk sampai ke rumah.

Bila jaraknya sudah terlampau jauh, sebaiknya hindari tips terakhir ini karena perjalanannya justru akan menghabiskan biaya yang tidak sedikit.

Itulah 7 cara menghemat uang saku yang bisa dilakukan oleh mahasiswa tingkat akhir. Ketujuh tips di atas tak hanya berlaku bagi mereka yang punya keuangan pas-pasan.

Mahasiswa dengan finansial yang lebih baik juga sebaiknya mulai belajar berhemat, karena kebiasaan berhemat selalu mendatangkan kebaikan di masa depan.