Koin emas dinar dan koin perak dirham di Indonesia sendiri belum bisa dibilang sebagai mata uang yang sesungguhnya.
Undang-undang menyatakan bahwa mata uang yang diperbolehkan digunakan dalam transaksi di wilayah NKRI, yaitu hanya rupiah.
Lalu lantas bagaimana dengan koin emas dinar dan koin perak dirham?
Keduanya di Indonesia digolongkan menjadi emas perhiasan.
Walaupun demikian, koin emas dinar dan koin perak dirham kinerjanya tetap lebih baik dibandingkan mata uang dollar sekalipun.
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas beberapa fungsi dinar dan dirham yang kekinian.
Dan dalam hal ini kita bisa menggunakan dinar dan dirham tanpa melanggar Undang-undang loh!

Fungsi Dinar dan Dirham Terkini:

1. Fungsi Koin Emas Dinar dan Koin Perak Dirham Sebagai Modal Usaha

Produktifin Dinar dan Dirham untuk Modal Usaha

Produktifin Dinar dan Dirham untuk Modal Usaha


Bagi mereka yang memiliki koin emas dinar dan koin perak dirham, Anda dapat memproduktifitaskan dinar dan dirham untuk modal usaha. Gadai atau jual? Kami telah mengulasnya pada artikel berikut ini.

2. Menabung Dinar untuk Investasi Jangka Panjang

Fungsi Dinar dan Dirham Bisa juga Untuk Investasi Jangka Panjang!

Fungsi Dinar dan Dirham Bisa juga Untuk Investasi Jangka Panjang!


Bagi mereka yang bingung milih investasi apa yang cocok untuk jangka panjang, selain properti. Menabung dinar bisa menjadi salah satu solusinya. Melalui program M-Dinar, Anda bisa menabung dinar dan menarik fisik emasnya jika saldo tabungan Anda telah mencukupi. Baca juga: Jenis Koin Dinar dan Dirham di Indonesia 

3. Sedekah dan Infaq

Koin Emas Dinar dan Koin Perak Dirham Bisa juga Kok Dipakai untuk Sedekah dan Infaq

Koin Emas Dinar dan Koin Perak Dirham Bisa juga Kok Dipakai untuk Sedekah dan Infaq


Dinar dan dirham sendiri di zaman rasulullah, banyak para sahabat yang berlomba-lomba dalam bersedekah dan infaq menggunakan koin emas dinar dan koin perak dirham!
Itu artinya jika ada orang bersedekah dengan satu koin perak dirham sama halnya ia telah bersedekah dengan selembar uang rupiah yang berwarna biru, bergambar I Gusti Ngurah Rai. Aslinya mah di atas itu nilai dari dirham.
Terus kalau sedekahnya menggunakan satu koin emas dinar itu setara dengan delapan belas hingga dua puluh lembar uang rupiah yang berwarna merah, bergambar Soekarno dan Mohammad Hatta.
Jadi bisa dibayangkan dong seberapa besar sedekahnya para sahabat, sebut saja Utsman bin Affan. Ribuan dinar! Kalau di-convert ke mata uang rupiah berapa lembar? Ga kebayang…. MasyaAllah!
Kece juga kok, jika kita mulai bersedekah dengan koin perak dirham pada saat solat di masjid atau ketika solat jum’at. InsyaAllah lama-lama sedekahnya semakin besar, dan berganti menggunakan koin emas dinar! Aamiin.

6. Fungsi Koin Emas Dinar dan Koin Perak Dirham Kekinian juga Bisa Dijadikan untuk Mahar Nikah, Kado, atau Hadiah

Dinar dan Dirham juga Bisa Dijadikan Sebagai Hadiah, Mahar, atau Kado Istimewa!

Dinar dan Dirham juga Bisa Dijadikan Sebagai Hadiah, Mahar, atau Kado Istimewa! via giftpernikahan.com


Bingung mau memberikan mahar istimewa apa di hari pernikahan nanti?
Saya memiliki ide untuk Anda, bagaimana jika Anda memberikan mahar untuk belahan jiwa Anda sebuah bangunan masjid yang dibangun dengan menggunakan koin perak dirham atau koin emas dinar?
Seperti gambar di atas. Yakin deh, si dia bakal amazed banget sama mahar dari Anda. Hehe.  😆

7. Arisan dengan Koin Emas Dinar dan Koin Perak Dirham juga Bisa!

Arisan dengan Koin Emas Dinar Kelihatannya Lebih Oke. Ya ga?

Arisan dengan Koin Emas Dinar Kelihatannya Lebih Oke. Ya ga?


Ciye yang bosen dengan arisan yang gitu-gitu aja.
Coba deh sekali-kali arisan dengan menggunakan koin emas dinar atau koin perak dirham.
Itu arisannya jadi kelihatan lebih berkelas pasti deh. Ya ga?  😎
Tapi sebelum arisan emas dimulai, kita ada beberapa tips yang terkait nih:

  1. Mengenal Lebih Dekat Arisan Emas
  2. Aturan Sederhana dalam Arisan Emas
  3. Cara Menghindari Penipuan Arisan Emas

Beberapa fungsi dinar dan dirham yang kekinian di atas, bisa Anda manfaatkan di kehidupan sehari-hari. Selain ketujuh hal di atas.
Apakah ada tambahan lagi dari Anda? Jika ada, kami tunggu ya di kotak komentar di bawah artikel ini.

Bantu sebarkan artikel ini di Facebook, Twitter, Google Plus, WhatsApp, dan Line jika Anda rasa artikel ini bermanfaat. Terima kasih 🙂