Berpergian dengan group atau rombongan terkadang menjadi hal yang tidak sederhana untuk dilakukan. Namanya juga beramai-ramai terkadang ada saja yang punya inisiatif yang aneh-aneh dan tidak sesuai dengan rencana. Tentunya hal ini bisa menggangu perjalanan dari grup itu sendiri bukan?
Sebagai contoh begini, ada rombongan dua puluh hingga dua puluh lima orang, sebutnya rombongan si Budi dan CS. Mereka ingin bertamasya ke Dufan di Jakarta Utara. Mereka berasal dari Kota Mojokerto, Jawa Timur. Di kelompok tersebut dipecah menjadi lima kelompok kecil yaitu Budi Anton, Lisa, Lina, dan Andi.
Tujuan dari pemecahan kelompok tadi adalah agar mereka dapat memantau masing-masing anggota kelompok dan bisa saling mengingatkan satu sama lain. Sampai di Dufan. Tidak terjadi masalah apa-apa. Setelah asik bermain dengan wahana-wahana yang ada di sana. Kelompok dari Lisa dan Andi ingin berlama-lama bermain di sana.
Sedangkan kelompok dari Budi, Anton, dan Lina sudah berkumpul di bis yang mereka tumpangi. Alhasil mereka harus menunggu kelompok dari Andi dan Lisa untuk kumpul di bis kembali hingga berjam-jam. Tentunya kelompok dari Budi, Anton, dan Lina merasa jengkel dengan kejadian ini. So, dari cerita singkat seperti yang di atas pasti teman-teman pernah rasakan juga kan?
Lalu, apa yang perlu dilakukan agar hal-hal yang tadi tidak terjadi di perjalanan wisata teman-teman semua? Baiklah hari ini saya akan memberikan informasi tentang 7 Tips Persiapan Sebelum Berangkat Berpergian Dengan Grup atau Rombongan. Simak berikut ini ya:

1. Membuat perencanaan yang matang sebelum berangkat berpergian dengan group atau rombongan!

Membuat perencanaan yang matang dan baik sebelum berangkat via etlsolutions.com

Membuat perencanaan yang matang dan baik sebelum berangkat via etlsolutions.com

Nah sebelum berpergian dengan group atau rombongan yang perlu kamu lakukan adalah mengumpulkan semua anggota yang ikut dalam rombongan atau grup selama berpergian. Dalam perencanaan ini apa saja yang dibahas?Hal yang dibahas adalah hal-hal yang terkait selama berlangsungnya perjalanan. Seperti destinasi wisata atau tujuan wisata yang ingin dikunjungi apa saja, lalu dana yang diperlukan, akomodasi dan transporasi apa yang ingin dipergunakan, dan seterusnya.
Klo bisa pada saat perencanaan awal ini, semua partisipan atau orang yang mengikuti perjalanan ini memberikan masukan terhadap perencanaan yang dibuat. Lalu jika sudah dibuat, maka semua orang harus mensepakati perencanaan ini tanpa terkecuali.

2. Membuat daftar nama peserta yang ikut dalam perjalanan grup atau rombongan

Membuat daftar nama dari peserta perjalanan yang ikut dalam grup atau rombongan via mom-voyage.com

Membuat daftar nama dari peserta perjalanan yang ikut dalam grup atau rombongan via mom-voyage.com

Setelah membuat perencanaan tentang perjalanan. Maka selanjutnya yang perlu dilakukan adalah membuat daftar nama peserta yang mengikuti perjalanan dengan grup atau rombongan. Susunlah berdasarkan abjad untuk di awal. Pada poin-poin berikutnya daftar nama ini akan dipergunakan dalam pembentukan kelompok berdasarkan ikatan emosi, ikatan kekeluargaan, ikatan kedaerahan, dan seterusnya. Ikatan yang dimaksud bisa berdasarkan kebutuhan dari tiap anggota itu sendiri.

3. Setelah hasil dari brainstorming atau perencanaan di awal usai, maka buatlah itinerary perjalanan

Membuat itinerary dalam perjalan hukumnya adalah wajib! via foreignpolicydesign.com

Membuat itinerary dalam perjalan hukumnya adalah wajib! via foreignpolicydesign.com

Hal yang tidak boleh dilupakan ketika perjalanan dengan kelompok, grup, atau rombongan adalah membuat itinerary. Adapun isi dari itinerary ini adalah seputar waktu kegiatan selama berlangsungnya perjalanan, lalu tempat-tempat yang akan dikunjungi, jenis transportasi yang akan dipakai, nama tempat atau nama alat transportasi yang dipakai, dan seterusnya.

4. Membuat seating list ketika di kendaraan selama perjalanan berlangsung

Seating List merupakan tools yang sangat membantu ketika berpergian dengan grup atau rombongan via transat.com

Seating List merupakan tools yang sangat membantu ketika berpergian dengan grup atau rombongan via transat.com

 Apa si sebenarnya fungsi dari seating list itu? Jadi terkadang ketika berpergian dengan grup atau rombongan ada saja orang yang mau duduknya dekat si A karena dia teman yang asik, atau dalam skup yang besar misalnya karena si A adalah anak dari si B, dan si C adalah suami dari si A, dan seterusnya. Intinya mereka ingin duduk dengan orang yang mereka kenal atau mereka dekat.
Kadang jika tidak memperhatikan soal seating list ini bisa loh menimbulkan masalah nantinya ketika perjalanan. Contohnya saja dalam suatu perjalanan wisata bersama grup atau rombongan terdapat sepasang suami istri. Duduk terpisah satu sama lain. Sang suami duduk dengan wanita lain, sedangkan Sang istri duduk dengan pria lain dalam satu pesawat atau bis. Untuk selanjutnya kamu bisa membayangkan sendiri apa yang bakal terjadi. Hehe. 😀

5. Membuat seating list ketika berada makan di restaurant

Mengatur tempat duduk ketika makan di restaurant via bookarestaurant.com

Mengatur tempat duduk ketika makan di restaurant via bookarestaurant.com

Sama halnya dengan poin kelima. Jika kamu berpergian dengan seorang pasangan suami istri. Maka tidak boleh mereka duduk dipisahkan ketika perjalanan atau ketika di meja makan. Usahakan mereka selalu bersama di kedua hal tersebut. Jadi pada saat mengatur tempat duduk juga tidak boleh asal-asalan. Kelompokan masing-masing anggota berdasarkan suatu ikatan tertentu.
Jika kamu punya tamu VIP juga coba perhatikan dengan sangat baik-baik. Hindari tempat makan mereka mendekati pintu masuk dan keluar atau tempat yang menuju toilet! Ingat, ketika di meja makan bisa menjadi  salah satu momen yang tidak akan terlupakan. Maka dari itu pengaturan tempat duduk dari masing-masing anggota dari perjalanan grup atau kelompok perlu menjadi perhatian tersendiri.

6. Membuat rooming list salah satu hal yang tidak boleh dilupakan ketika perjalanan bersama grup atau kelompok

Membuat Rooming List sangat penting ketika berpergian dengan grup atau rombongan via indobesthotels.com

Membuat Rooming List sangat penting ketika berpergian dengan grup atau rombongan via indobesthotels.com


Nah hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah pembuatan rooming list. Jika dalam perjalanan kamu terdapat sebuah keluarga. Maka perhatikan rooming list mereka dengan hati-hati. Jika bisa, jangan pisahkan antara suami, istri, dan anak-anak mereka. Sebenarnya turunan dari daftar atau list di atas bisa mengikuti turunan dari seating list ketika di restaurant atau seating list ketika di mobil atau pesawat. Dengan syarat, seating list yang sebelumnya tidak bermasalah!

7. Membuat rombongan atau kelompok kecil yang kompak dan saling mengawasi satu sama lain

Membuat grup yang lebih kecil dan saling memantau satu sama lain via brakpanherald.co.za

Membuat grup yang lebih kecil dan saling memantau satu sama lain via brakpanherald.co.za

Agar sesama anggota bisa saling memperhatikan dan saling memantau. Maka perlu dibentuk kelompok kecil terdiri antara lima hingga enam orang per satu kelompok. Tujuannya adalah saling mengingatkan ketika misalnya ada yang ke kamar mandi, atau ketika membangunkan tidur di pagi hari, atau ketika ada pertemuan dengan seluruh grup peserta yang hadir.Intinya satu sama lain, saling menjaga, memantau, mengawasi, dan saling peduli dengan anggota grup.
Misalnya ada anggota yang sakit atau tersesat, atau hilang, dan seterusnya maka bisa lebih dihindari. Tiap kelompok juga harus saling memantau dengan kelompok lainnya. Misalnya kelompok satu memantau kelompok dua dan tiga. Sedangkan kelompok dua memantau kelompok satu dan tiga. Kelompok tiga memantau kelompok dua dan empat. Begitupun seterusnya. Semoga artikel tentang 7 Tips Persiapan Sebelum Berpergian Dengan Grup ini bisa bermanfaat.