Kemarin kita sudah membahas tentang apa itu arisan emas, lalu juga kita sudah membahas bagaimana caranya agar terhindar dari penipuan berkedok arisan emas pada artikel sebelumnya. Lalu ada sebagian ibu-ibu yang sudah tidak sabar ingin memulai arisan emas di lingkungan sekitar rumahnya.
Dan bapak-bapaknya juga sedang siap-siap, tetapi bukan siap-siap untuk ikut arisan emas. Melainkan siap-siap untuk harus rajin cek dompet buat setoran rutin arisan emas ibu-ibunya. Wah wah soal ini saya ga ikut-ikutan ya. Hehe 😀
Baiklah jika Anda belum membaca tentang dua tulisan saya di atas. Ada baiknya Anda membacanya terlebih dahulu karena sangat berkaitan erat dengan tulisan yang sedang Anda baca ini.
Bagi Anda yang sudah membaca dua tulisan saya yang sebelumnya. Anda bisa melanjutkan bacaan Anda, untuk tulisan yang saya buat di sini ( Aturan sederhana dalam arisan emas ). Sebenarnya aturan ini dibuat agar ketika sebelum, ketika, dan sesudah arisan.
Arisan emas bisa berhasil dan sukses. Aturan yang saya maksud di sini, tidak berbeda jauh dengan aturan arisan pada umumnya. Hanya kita menitik berarkan pada unsur profesionalitas, jujur, amanah, dan transparan. Yuk, kita buat aturan sederhana terlebih dahulu sebelum memulai arisan emas, seperti berikut:

1. Cek Niat Anda dan Peserta Arisan yang Lain Sebelum Memulai Arisan Emas

Luruskan dan samakan niat untuk arisan emas via pontren-nurulhuda.com

Luruskan dan samakan niat untuk arisan emas via pontren-nurulhuda.com


Niat adalah penentu Anda akan melakukan sesuatu hal yang membawa dampak yang baik atau yang buruk bagi diri Anda maupun orang lain. Jika niatnya baik dan dilakukan dengan cara yang baik. InsyaAllah hasilnya pun akan mengikuti baik pula. Oleh karena itu sebelum Anda mengikuti arisan. Anda bisa bertemu dengan calon peserta arisan, lalu sama-sama Anda sharing tentang alasan mengapa mereka mau mengikuti arisan.
Minimal dua niat baik ini ada di hati Anda, yang ingin mengikuti arisan emas. Pertama, Anda dan anggota arisan emas yang lain berniat untuk meningkatkan silaturahmi dengan sesama peserta arisan dalam hal membangun ukhuwah karena adanya pertemuan rutin arisan. Kedua, Anda dan peserta arisan sama-sama sepakat untuk saling membantu dan membangun kekuatan finansial pribadi maupun keluarga.
Ketika pertemuan arisan berlangsung peserta arisan berkomitmen untuk tidak membicarakan keburukan orang lain, menghina, maupun gosip. Selain itu juga hindari ketamakan. Ikutilah arisan emas sesuai dengan isi kantong dari para pesertanya. Sehingga kemampuan untuk membayar setoran arisan dapat dilakukan secara rutin hingga arisan emas berakhir masa periodenya.

2. Menentukan Hadiah atau Reward Arisan

Tentukan hadiah untuk pemenang arisan via totalassist.co.uk

Tentukan hadiah untuk pemenang arisan via totalassist.co.uk


Seperti tulisan saya sebelumnya, pada poin pertama agar arisan dapat berjalan dengan baik hingga akhir periode. Maka hadiah yang dijadikan reward untuk pemenang haruslah sesuai dengan kantong dari peserta arisan. Tentukanlah apakah arisan emas menggunakan koin emas, dinar, atau emas batangan, berapa jumlahnya, dan berat berat gram emasnya. Mengapa bukan emas perhiasan sebagai hadiah?
Sebagai objek investasi emas perhiasan memiliki kekurangan. Kita telah membahasnya pada artikel yang berjudul Kekurangan Berinvestasi Emas dalam Bentuk Perhiasan. Adapun periode dari pengundian atau pengocokan arisan emas bisa disesuaikan dengan kesepakatan bersama. Misalnya per dua minggu, per bulan, atau per tiga bulan sekali. Semuanya bisa disesuaikan dengan kesepakatan tiap anggota arisan.

3. Menentukan Peserta dan Panitia Penyelenggaran Arisan Emas

Peserta dan Panitia Penyelenggara Arisan Harus Jelas via efb-grad-handbook.wikidot.com

Peserta dan Panitia Penyelenggara Arisan Harus Jelas via efb-grad-handbook.wikidot.com


Hal ketiga terkait dengan aturan dasar dari arisan emas yang baik dan benar, yaitu dengan memiliki database peserta atau anggota arisan dan panitia penyelenggara arisan yang terpercaya dan profesional. Pada poin ketiga ini sudah sedikit disinggung pada tulisan sebelumnya. Mohon Anda baca ulang artikel ini Cara Menghindari Penipuan Arisan Emas. Peserta harus jelas terdata dan terdaftar. Buatlah database kepesertaan arisan yang isinya data-data diri seperti nama, alamat, nomor handphone, dan seterusnya.
Panitia yang ditunjuk sendiri usahakan juga berasal dari peserta arisan. Adapun lokasi tempat pertemuan arisan dapat ditentukan berdasarkan dua hal, yaitu: Pertama, lokasi pertemuan berada di rumah peserta arisan yang memenangkan arisan pada periode sebelumnya. Atau yang kedua, lokasi pertemuan bisa di adakan di tempat-tempat umum seperti food court di mall, restaurant, atau tempat meeting room yang ada di hotel. Semua tergantung kesepakatan dari seluruh peserta arisan saja. Jika di tempat-tempat yang perlu sewa ruangan. Pikirkan juga biaya sewa dari tempat tersebut.

4. Tentukan Toko Emas yang Terpercaya Guna Membeli Emas Sebagai Reward Arisan Emas

Aturan Sederhana dalam Arisan Emas salah Satunya Soal Kepesertaan dan Kepanitiaan Arisan Emas via bizdrivelawsuit.com

Aturan Sederhana dalam Arisan Emas salah satunya soal pemilihan toko emas terpercaya sebagai supplier via bizdrivelawsuit.com


Terkait dengan poin keempat ini masih ada kaitannya dengan poin kedua. Jika Anda sudah menentukan apa reward yang akan diberikan untuk pemenang arisan. Misalnya koin emas atau emas batangan. Kira-kira Anda akan menggunakan emas cetakan dari perusahaan apa? Apakah Antam? Atau yang lainnya. Usahakan emas yang dipergunakan adalah emas yang berasal dari cetakan perusahaan ternama.
Mengapa? Agar emas yang dipergunakan memiliki sertifikat keaslian emas, lalu mudah untuk dijual kembali karena biasanya perusahaan yang mengeluarkan cetakan emas baik koin emas atau emas batangan diproduksi secara massal dan di distribusikan ke berbagai tempat di Indonesia. Usahakan setiap peserta arisan emas membeli emasnya di tempat atau toko emas yang sudah terpercaya. Hal ini guna menghindari pembelian emas palsu.

5. Buatlah Sistem Management Keuangan Arisan Emas

Aturan Sederhana dalam Arisan Emas berikutnya soal management keuangan pada arisan Emas via infinitaccounting.com

Aturan Sederhana dalam Arisan Emas berikutnya soal management keuangan pada arisan Emas via infinitaccounting.com


Hal terpenting yang terakhir adalah soal management keuangan dari arisan. Tentukan bagaimana cara mekanisme setoran, lalu jumlah yang harus disetorkan itu seperti apa dan bagaimana, dan siapa penanggung jawab dari management keuangan arisan, siapa yang menangih atau mengingatkan jatuh tempo pembayaran arisan, pada poin kelima ini sudah dibahas pada artikel ini dan artikel sebelumnya. Nah kurang lebih pembahasan kita tentang arisan emas telah selesai. Bagaimana ibu-ibunya sudah ga tahan pengen cepet-cepet arisan emas ya? Wah selamat ya bapak-bapaknya juga udah nyiapin dana buat arisan tuh. #Kompor. Hehe 😀 Selamat berinvestasi emas ya! 🙂