Saya pernah mengalami kondisi di mana seluruh data komputer hilang karena beberapa sebab. Ada yang hilang karena harddisk komputer rusak, terserang virus, sistem operasi yang mengalami crash pasca update.

Saat itu saya belum mengetahui pentingnya memilki backup data komputer. Data ratusan giga hilang begitu saja, ternyata beberapa mahasiswa tingkat akhir juga ada yang mengalami nasib yang sama.

Ada mahasiswa S2, salah satu teman saya yang data tesisnya “lenyap” dimakan virus komputer. Malware yang menginfeksi komputernya menghapus keseluruhan data. Alhasil ia harus mengulang dari awal tesisnya.

Karena tidak memiliki data backup, semua hanya disimpan di komputer. Saat ada masalah dengan komputer yang biasa dipakai.

Tamatlah.

Kesel, marah, jengkel tapi ya siapa yang bisa disalahin kecuali diri sendiri.

Saya yakin teman-teman dari targeters juga pernah kehilangan data penting, yang di mana kalau kita rajin backup data komputer, hal tersebut bisa diminimalisir. Cara proses backup tidak perlu pakai aplikasi canggih kok.

Cukup mainkan tombol ctrl + c atau copy, lalu ctrl + v atau paste. Pengguna Mac, command + c untuk copy data dan paste di beberapa media penyimpanan berikut ini:

1. Simpan Data Menggunakan CD, DVD, dan Blu-Ray

Kelihatannya sih seperti ketinggalan jaman untuk menyimpan data di CD, DVD, dan Blu-ray. Namun teknologi ini bisa menyimpan file untuk DVD berkisar 8GB, sedangkan Blu-ray dengan dual layer dapat menyimpan data hingga 50GB.

Di Indonesia sendiri masih banyak pengguna, yang komputer atau laptopnya terdapat optical drive. Sayang kan kalau cuma dianggurin, kamu bisa membeli sebuah DVD atau Blu-Ray untuk membackup data di komputer kamu.

Kendala menggunakan teknologi ini adalah kamu membutuhkan waktu burning yang lama. Jika data yang disimpan banyak dan besar. Cukup layak untuk menyimpan backup data seperti koleksi musik, video dan juga foto.

Harga dari sebuah DVD-R yaitu Rp. 185.000,- isi 50 pcs, Sedangkan untuk Blu-ray kapasitas 50GB, yaitu Rp. 100.000,- dengan isi 5pcs. Cukup murah bukan? Tutorial burning data bisa dilihat di video berikut ini:

2.Backup Data Menggunakan Flash Disk

Benda kecil yang suka di bawa kemana-mana dan digantungin di leher pada eranya ini, masih sangat bisa diandalkan untuk backup data komputer dan laptop. Sekarang ini kapasitas penyimpanan flash disk sudah sangat besar.

Bahkan di pasar Indonesia sendiri, sudah banyak yang menjual flash disk dengan kapasitas hingga 1TB. Keunggulannya dibandingkan poin yang pertama, flashdisk lebih ringan dan mudah dibawa, serta memiliki ruang penyimpanan yang lebih besar.

Kendala dari flash disk adalah kecepatan transfer data, jika data backup-an kamu besar, proses backup akan sangat terasa lama jika menggunakan flash disk. Kamu perlu mencari alternatif lain.

Salah satu brand flashdisk terbaik yaitu Lexar.

3. Backup Data di Kartu Memori

Kalau kamu merasa perangkat flashdisk masih kebesaran dan butuh yang lebih minimalis untuk disimpan di dompet. Pilihan backup data di kartu memori bisa jadi solusi.

Adapun merk kenamaan kartu memori yang populer di Indonesia, yaitu Kingston, SanDisk, Samsung, Sony, Toshiba, Transcend dan V-Gen. Kapasitas terbesar saat ini yang sudah ada dan tersedia di tanah air yaitu antara 256 – 512 GB.

Sedangkan untuk merk seperti SanDisk sudah mengeluarkan versi 1 TB. Cukup untuk membackup data yang ada di komputer. Soal kecepatan baca dan tulis untuk 256 – 512 GB yaitu berkisar antara 90 – 275 MB/s.

Adapun tata cara memilih kartu memori telah diulas sebelumnya. Harga dari sebuah kartu memori berkisar dari Rp. 65.000 hingga Rp. 6.000.000,- tergantung dari besaran ruang penyimpanan, serta kecepatan tulis dan baca dari kartu tersebut.

4. Backup Data Komputer di Smartphone

Memory internal smartphone terkini juga sudah sangat besar, bisa dibilang hampir menyaingi kapasitas penyimpanan dari sebuah komputer. Jika kamu rasa smartphone kamu cukup banyak ruang kosong yang tidak terpakai.

Kamu bisa memanfaatkan memori internal pada smartphone untuk membackup data komputer. Cukup colokan kabel data USB dan hubungkan ke smartphone, lalu backup data-data yang ada di komputer ke smartphone.

Atau kamu bisa juga menggunakan aplikasi shareit, untuk melakukan transfer antara komputer ke smartphone maupun sebaliknya, tanpa menggunakan kabel. Fitur yang digunakan untuk melakukan transfer file yaitu Wi-Fi dan Hotspot.

5. Backup Data Menggunakan HDD Eksternal

harddisk external adalah tools terbaik untuk menyimpan dan membackup data.

Umumnya orang akan memilih harddisk eksternal untuk membackup data komputer, laptop, dan smartphone dibandingkan beberapa alat penyimpanan data di poin sebelumnya. Mengapa?

Karena harddisk eksternal memiliki kecepatan membaca dan menulis yang tinggi, selain itu orang awam juga sangat mudah menggunakan harddisk eksternal untuk menyimpan dan membackup data.

Tinggal plug-n-play, harrdisk eksternal bisa digunakan baik di Windows, Linux, maupun Mac. Saya sangat merekomendasikan untuk kamu yang memiliki budget lebih, menggunakan SSD eksternal.

Kelebihan SSD eksternal dibandingkan HDD eksternal yaitu SSD lebih aman terhadap goncangan, seperti kondisi saat tersenggol atau jatuh. SSD akan tetap solid saat menyimpan data.

Sedangkan pada HDD eksternal, bisa merusak komponen mekanik di dalamnya karena terdapat motor penggerak. Sedangkan di SSD sudah tidak menggunakan lagi teknologi tersebut.

Selain itu, untuk hasil performa kecepatan baca dan tulis SSD lebih unggul dibandingkan HDD eksternal. Berikut ini hasil uji test kecepatan SSD vs HDD.

 

6. Backup Data dengan NAS Drive

NAS merupakah singkatan dari Network Attached Storage, adalah sebuah piranti yang dipergunakan untuk menyimpan data dengan dukungan sistem operasi khusus, digunakan untuk kebutuhan backup dan sharing data.

NAS Drive dipergunakan baik di level rumahan hingga perusahaan besar. Berbeda dengan backup melalui harddisk eksternal, di NAS Drive kamu bisa membuat semacam private cloud storage, seperti Google Drive atau Dropbox.

NAS Drive modern bisa difungsikan sebagai private cloud storage, yang di mana hanya pengguna terdaftar saja yang punya akses ke data-data yang ada pada NAS Drive tersebut.

Satu unit NAS biasanya dapat menampung lebih dari satu HDD khusus NAS, antara 2-8 buah untuk tipe rumahan, sedangkan untuk tipe perusahaan besar bisa mencapai puluhan HDD. Berikut ini beberapa kelebihan NAS Drive:

  • Kemudahan dalam berbagi file dan dokumen, berkolaborasi dengan banyak orang.
  • NAS Drive memungkinkan penggunanya untuk melakukan remote access, sehingga data di dalamnya dapat diakses dari mana saja dan kapan saja.
  • NAS Drive dapat digunakan sebagai Private Cloud Storage, untuk menyimpan data-data sensitif tanpa kamu harus khawatir data tersebut diintip oleh orang lain.

7. Backup Data Komputer Secara Online di Cloud

Jika kamu memiliki koneksi internet yang cepat dengan kuota yang unilimited. Kamu bisa memanfaatkan layanan seperti Google Drive, Dropbox, atau OneDrive untuk membackup data komputer kamu.

Google Drive, Dropbox dan OneDrive menyediakan layanan penyimpanan data unlimited khusus untuk pengguna berbayar mereka. Di sini kamu perlu membayar sewa bulanan untuk penyimpanan dan pencadangan data komputer.

Prosesnya cukup mudah bisa menggunakan browser, tinggal login saja ke layanan Cloud tersebut. Lalu lakukan drag and drop untuk membackup data-data yang ada di komputer.

Jika ingin lebih cepat proses upload ke Cloud-nya, kamu bisa mengkompressnya terlebih dahulu, baru di upload. Kompres dokumen dan file bisa menggunakan aplikasi seperti :

Dari beberapa tools yang bisa kamu gunakan untuk membackup data komputer dan laptop. Kamu pilih yang mana?