Bagaimana pikiran kita bisa mempengaruhi tubuh kita? Apakah mereka saling terkoneksi satu sama lain? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut mari kita sama-sama mulai memvisualisasikan sesuatu. Pastikan di depan Anda ada cermin sehingga Anda dapat melihat ekspresi Anda. Jika sudah ada, maka coba pikirkan dengan menutup mata, di sebelah Anda ada orang yang Anda cintai sedang berdiri di samping Anda, bayangkan hal tersebut nyata bagi diri Anda. Jika sudah hal tersebut menjadi nyata, maka coba lihatlah ekspresi wajah Anda di cermin tadi?

Bagaimana? Adakah sesuatu yang aneh? Jika belum merasakannya, coba sekarang Anda bayangkan ada seseorang yang paling Anda benci berada di samping Anda, kembali tutup mata Anda, dan fokus dan konsentrasilah bayangkan orang tersebut sekarang benar-benar ada di samping Anda. Rasakan hal tersebut menjadi nyata bagi diri Anda. Sekarang jika di rasa sudah cukup merasakan kebenciannya buka mata Anda dan lihat wajah Anda di cermin. Bagaimana? Sudahkah Anda merasakan perbedaan tersebut?

Iya, benar sekali ketika kita memikirkan sosok yang kita cintai maka tubuh dan pikiran akan meresponnya mungkin dengan senyuman kecil ketika Anda melihat diri Anda di cermin, dan ketika pikiran memikirkan orang yang paling Anda benci maka tubuh meresponnya dengan mengerutkan kening Anda bertanda Anda tidak suka dengannya. Maka bisa kita simpulkan bahwa apa yang kita pikirkan ternyata bisa mepengaruhi badan/tubuh kita. Pikiran yang sehat akan melahirkan tubuh yang sehat juga.

Maka jika kita sudah mengetahui hal tersebut, berlatih yuk agar selalu berpikir positif, karena jika berpikir positif hal positif tersebut akan membuat kita tenang, nyaman, dan damai. Namun apabila kita berpikir selalu negatif yang  ada akan timbul rasa selalu was-was atau rasa takut yang berlebih atau bisa juga rasa khawatir yang berlebihan. Berpikir positif perlu dilatih dengan meningkatkan ibadah, terus membaca buku atau blog yang bermanfaat dan membuka wawasan seperti Anda sekarang sedang membaca blog ini. Semoga bermanfaat, dan selamat beraktivitas kembali.