Berhati-hati dalam Belanja Online

Dengan adanya kemudahan teknologi melalui aplikasi berbelanja online, masyarakat mulai beralih menggunakan jasa online untuk berbelanja daripada mendatangi tokonya langsung.
Tentu ada kelebihan dan kekurangannya ketika berbelanja online. Jika berbelanja secara offline kita bisa melihat dan menyentuh barang yang ingin kita beli secara langsung sehingga kita mengetahui kualitas bahan barang tersebut.
Serta kita juga bisa melakukan negosiasi secara langsung tentu tidak sama halnya ketika berbelanja online. Berbelanja online memang lebih mudah, cepat, dan praktis.
Kita tidak perlu mendatangi langsung toko tersebut dan repot-repot berdesakan dengan pengunjung lainnya. Namun, berbelanja online lebih beresiko daripada berbelanja secara offline.
Karena kita tidak bisa melihat barangnya secara langsung serta tidak tahu kredibilitas toko tersebut. Alih-alih mendapatkan barang yang kita mau secara cepat dan mudah, terkadang berbelanja online juga rentan terhadap penipuan.
Banyak pengguna situs belanja online yang mungkin tidak menyadari bahwa banyak sekali akun-akun atau situs-situs yang merupakan situs bodong dan bisa melakukan penipuan kapan saja.
Jika tidak berhati-hati dan tidak pintar dalam menggunakannya, bisa jadi kita sendiri yang akan rugi. Penipuan bisa kapan saja terjadi dan dengan cara apa saja dengan memanfaatkan kelengahan pengguna situs.
Selain itu, penipuan juga bisa dilakukan oleh penjual itu sendiri misalnya dengan mengirim barang yang tidak sesuai dengan pesanan pembeli, barang yang dikirim adalah barang yang rusak, atau barang yang sudah dibeli dan ditransfer uangnya tidak kunjung dikirim dan ketika dihubungi penjual tidak memberi respon apa-apa.
Untuk menghindari penipuan tersebut tentu kita harus pintar-pintar dan memahami hal-hal yang bisa menyebabkan terjadinya penipuan ketika berbelanja online.

Tips Jitu agar Tidak Tertipu Pada Saat Belanja Online

1. Cek Identitas Toko Online

Saat ini sudah ribuan situs toko online baik berbentuk startup maupun toko di instagram atau akun sosmed lainnya. Tentu tidak semua situs dan akun tersebut merupakan situs terpercaya 100%.
Beberapa akun tampak mencurigakan dan tidak direkomendasikan untuk berbelanja melalui akun atau situs tersebut. Sebelum berbelanja cek terlebih dahulu kredibilitas akun dan situs tersebut.
Berbelanjalah di toko online pada situs belanja yang terpercaya dan biasa dikunjungi konsumen. Hal tersebut bisa dilihat dari traffic pengunjung dan banyaknya testimoni atau komentar dari pengunjung situs dan akun.
Jika sekiranya akun tersebut tidak mencurigakan dan banyak testimoni positif, maka situs tersebut bisa cukup dipercaya untuk dijadikan tempat berbelanja online.

2. Jangan Gunakan Komputer Umum

Hindari berbelanja online menggunakan komputer umum seperti di warung internet karena dapat beresiko terjadi kebocoran akun yang dipakai apalagi jika pengunjung sampai lupa tidak logout sebelum mematikan komputer.
Hal ini untuk menghindari orang-orang jahil yang sewaktu-waktu bisa berbuat kejahatan dengan memanfaatkan akun kalian. Karena saat ini banyak hacker bertebaran di mana-mana.

3. Menjaga Ketat Akun, Kata Sandi atau Password serta Mengenali Phising

Kerahasiaan akun, kata sandi atau password sangat penting dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan akun oleh orang lain meskipun beberapa e-commerce telah dilengkapi sistem keamanan berlapis dan deteksi penyalahgunaan akun sehingga kita pun harus lebih berhati-hati.
Kejahatan di dunia maya atau cyber crime bisa dalam bentuk phising dimana sandi atau password akun seseorang dibajak atau dicuri.
Tindakan phising dilakukan untuk melakukan pencurian informasi penting milik pembeli kemudian diambil alih oleh pelaku. Hal ini bisa mereka lakukan dengan cara mengirim link atau URL yang bertujuan phising ke email seperti memberikan informasi penawaran dan lainnya.
Sebisa mungkin hindari melakukan klik terhadap email atau situs yang tidak diketahui serta jangan menaruh email dan sandi di sembarang tempat.

4. Situs Belanja Harus Aman

Pastikan situs belanja yang akan dikunjungi adalah situs yang aman dengan mendeteksinya terlebih dahulu dengan cara memperhatikan alamat situs belanja tersebut.
Pastikan di depan website situs belanja tertera https:// (secure) untuk memastikan situs tersebut aman. Dengan terproteksi fitur SSL (Secure Sockets Layer), setiap komunikasi data akan melalui tahapan enkripsi.
Contoh Blibli, shopee, lazada, elevenia, tokopedia, olx, bukalapak, hijUp, dan beberapa toko online lainnya yang cukup terpercaya kredibilitasnya.

5. Pahami Prosedur Belanja Online

Pelajari dan pahami terlebih dahulu prosedur berbelanja online di situs tersebut. Perhatikan jika ada fasilitas seperti refund (penukaran barang apabila tidak sesuai) dan lain-lain.
Hal ini dilakukan untuk menghindara seandainya barang yang diterima tidak sesuai, barang rusak atau reject, sehingga kita bisa mengembalikan barang tersebut ke pembeli atau meminta uang kita kembali.
Jika tidak ada fasilitas tersebut tentu kita akan rugi dan lebih beresiko jika sewaktu-waktu barang yang dibeli tidak semua seperti yang kita inginkan.

6. Cek Testimoni atau Referensi Pelanggan

Hal ini sangat penting dilakukan untuk mengetahui track record situs belanja online tersebut terutama dari segi layanan dan kualitas barang. Tidak semua harga murah memberikan fasilitas kualitas dan layanan yang baik.
Tentu kita akan lebih memilih pelayanan dan kualitas yang baik meskipun harganya sedikit lebih mahal. Dengan membaca testimoni atau referensi dari pelanggan.
Kita akan sedikit banyak tahu mengenai kredibilitas toko tersebut dan bagaimana pelayanannya kepada konsumen. Sehingga hal tersebut bisa menjadi pertimbangan apakah kita akan memilih toko tersebut atau tidak.

7. Baca dan Belajar dari Pengalaman Mereka yang Tertipu

Selain testimoni positif dari pelanggan lainnya, jangan lupa untuk membaca tentang keluhan pelanggan terhadap toko online tersebut.
Beberapa konsumen atau pembeli mungkin akan bercerita dan mengungkapkan keluahannya terhadap toko online tersebut sampai mengalami penipuan dan kerugian sehingga jangan sampai anda korban selanjutnya.

8. Simpan Bukti Transaksi dan Korespondensi

Hal ini penting dilakukan jika sewaktu-waktu penjual mengatakan uang belum diterima padahal kita sudah transfer maka bisa dengan menunjukkan bukti transfer tersebut.
Bisa jadi bukti transfer yang sudah kita kirim hilang di record penjual sehingga tidak terdeteksi melalui mutasi rekening apakah uang yang masuk adalah uang kita atau bukan. Karena kita bukanlah satu-satunya pembeli di toko tersebut.

9. Melakukan Pengecekan Nomor Rekening untuk Pembayaran dengan Cermat serta Pastikan Jumlah Tagihan Waktu ketika Membuat Order

Penipuan semacam ini sering terjadi ketika akun penjual adalah akun penipuan sehingga setelah kita transfer penjual tersebut menghilang atau tidak bisa dihubungi lagi.
Kita pun harus merelakan uang yang kita transfer tanpa mendapat barang yang kita beli. Selain itu, beberapa situs atau akun sering menyertakan kode unik agar mudah terbaca oleh sistem.
Jika kita lupa menyertakan kode unik ketika transfer, akibatnya transfer yang dilakukan tidak terbaca oleh sistem. Sehingga kita harus lebih cermat dan jangan lupa untuk selalu menyimpan bukti transfer sehingga jika hal seperti ini terjadi uang bisa diklaim.
Selain itu, lakukanlah transfer sebelum batas waktu pembayaran habis kalau bisa setelah order dilakukan langsung bayar secara real time.
Karena seringkali beberapa orang lupa kapan dan hari serta jam terakhir batas pembayaran sehingga mereka melakukan transfer di luar ketentuan. Hal ini bisa membuat invoice hangus dan tidak terbaca oleh sistem.

10. Pahami Cara dan Langkah-langkah Belanja Online

Sebelum melakukan belanja di suatu situs atau akun toko online, lebih baik pelajari terlebih dahulu panduan, cara, langkah-langkah belanja online dari awal hingga akhir yang sudah disediakan oleh masing-masing toko online.
Masing-masing situs atau akun online tentu berbeda prosedur dan langkah yang disediakan untuk pembeli dapat berbelanja. Agar aman dan nyaman pahami juga cara belanja hemat seperti memanfaatkan diskon atau gratis ongkos kirim.

11. Pahami Fitur-fitur Perlindungan Untuk Pembeli

Beberapa e-commerce selain memberikan kemudahan fasilitas pembayaran yang aman melalui rekening bersama, mereka juga menyediakan fitur tambahan agar pembeli merasa puas dan aman.
Contohnya fitur tambahan di Tokopedia ada Pusat Resolusi, fasilitas pengembalian barang atau Retur di Bukalapak. Fitur-fitur ini disediakan untuk memberikan perlindungan kepada pembeli jika sewaktu-waktu mereka terkena tipu oleh penjual.

12. Pilih Ekspedisi yang Tepat dan Sesuaikan Kapan Produk Dibutuhkan dengan Order serta Pengiriman Barang

Hal ini sangat penting dilakukan untuk memilih jasa pengiriman yang terbaik untuk mengirim barang yang dipesan dan disesuaikan dengan kondisi kebutuhan kita akan produk tersebut.
Jika kita menginginkan produk itu dalam waktu yang cepat, maka pilihlah ekspedisi pengiriman yang tercepat meskipun harganya lebih mahal daripada pengiriman regular.
Serta jangan lupa untuk menentukan waktu kapan barang harus dikirim sampai waktu barang tersebut dibutuhkan sehingga penjual bisa merekomendasikan eskpedisi yang paling tepat.
Jangan sampai karena kita membutuhkan barang tersebut secara mendadak tapi barang tidak sampai cepat karena kesalahan ekspedisi kemudian kita menyalahkan penjual. Cari eskpedisi yang tinggi tingkat kredibilitasnya dan memberikan fasilitas complain serta refund.

13. Ikuti Insting, Sugesti dan Naluri ketika Kita Merasa Ragu

Jika kita merasa khawatir karena baru pertama kali berbelanja online dan merasa was-was apakah aman? bagaimana kalau barang tidak sesuai dengan yang diharapkan?
Lebih baik menundanya terlebih dahulu sampai merasa tenang dan tidak ragu lagi. Karena jika kita tetap berbelanja dalam keadaan khawatir dan ragu takutnya insting kita justru yang lebih benar sehingga pada akhirnya kita tertipu.

Belanja Online Aman dan Tenang

Dengan mengetahui tips dan trik jitu di atas diharapkan calon pembeli atau konsumen dapat lebih cerdas dalam menggunakan layanan berbasis online ketika berbelanja.
Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan seperti penipuan dapat dihindari. Selain itu, kita pun akan merasa aman dan tenang tanpa rasa was-was dan khawatir ketika berbelanja. Happy Shopping!