Hari ini kita akan membahas tentang salah satu program Bank Syariah Mandiri atau biasa yang dikenal dengan BSM, yaitu program BSM cicil emas mereka yang bisa dibilang cukup menarik perhatian banyak kalangan.
Bayangkan dengan menyisihkan uang sebesar Rp. 4000,- per hari. Anda bisa memiliki emas batangan melalui program BSM cicil emas ini. Adapun minimal dari emas batangan (Gold Bar) yang dibiayai yaitu minimal seberat 10 gram emas.
Sebelumnya program serupa tapi tak sama juga sudah diluncurkan oleh Pegadaian, dengan menabung antara Rp. 5.000 – 6.000 rupiah Anda sudah bisa menabung emas. Bedanya antara menabung dan menyicil emas itu adalah kalau menabung Anda bisa suka-suka mau nabung kapan. Tapi kalau mencicil, ada waktu yang disepakati oleh Anda dan bank untuk menabung.
Ibaratnya kalau menabung emas itu Anda memaksakan diri untuk menabung. Kalau mencicil emas, Anda “dipaksa” untuk menabung emas. Bagi sebagian orang yang kesulitan untuk disiplin dalam menabung emas. Anda bisa menggunakan cicil emas sebagai solusi untuk menabung emas. Sebelumnya saya sudah pernah menulis tentang Cara Membiasakan Diri untuk Menabung Emas  (semoga bisa jadi solusi yang lain juga).
Nah sekarang sudah tau kan perbedaan antara menabung emas dengan menyicil emas? Lantas kalau saya ingin mengikuti program cicil emas dari BSM ini bagaimana caranya?

  1. Pastikan terlebih dahulu usia Anda berada di antara 21 tahun hingga 55 tahun (cek KTP 😛 ).
  2. Adapun biaya yang akan dikenakan, yaitu biaya administrasi, biaya materai, dan biaya asuransi emas.
  3. Waktu untuk pelunasan paling cepat itu 2 tahun dan paling lama 5 tahun.
  4. DP 20% dari emas batangan yang hendak Anda cicil
  5. Untuk pembiayaan BSM Cicil Emas maksimal sebesar Rp. 150.000.000,-

Informasi lebih lanjut dapat Anda buka di halaman resmi Bank Syariah Mandiri.
Sumber:
http://www.syariahmandiri.co.id/category/consumer-banking/emas/bsm-cicil-emas/