Hampir semua orang memiliki telepon genggam yang digunakan untuk berkomunikasi dengan yang lain. Dengan adanya telepon ini, anda bisa menjalani keseharian dengan mudah. Tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi saja, sudah banyak smartphone yang bisa membantu anda untuk semua keperluan yang anda miliki.

Smartphone sendiri adalah salah satu telepon genggam yang tidak murah, banyak smartphone dengan harga yang berbeda-beda. Tetapi untuk membelinya mungkin kita setidaknya memerlukan hanya satu bukan? Maka dari itu, banyak orang yang rela mengeluarkan uang banyak hanya untuk mendapatkan smartphone impian mereka.

Yang perlu diketahui, untuk menjaga smartphone dengan sebaik mungkin memerlukan juga usaha dan cara yang benar agar smartphone kita masih bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama. Salah satunya adalah menge-charge handphone, terlihat sederhana bukan?

Hal ini sangat perlu anda ketahui karena sudah banyak smartphone yang rusak. Dengan penggunaan yang tidak diperhatikan, sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan agar handphone tetap berjalan baik dan aman.

Lalu apa saja cara dan tips yang bisa digunakan agar handphone kita tetap aman dan tahan lama? Inilah cara aman menggunakan charger yang perlu banget kamu tahu!

1.Gunakan Charger yang Benar

Charger yang paling benar adalah charger bawaan handphone anda atau charger asli handphone anda. Banyak orang yang beralih pada charger yang terbilang lebih murah tetapi juga tidak sedikit orang yang mengalami kerusakan terhadap handphone mereka karena salah memilih charger.

Yang perlu kamu ketahui, kamu bisa mengganti charger dari charger yang bukan asli atau bukan bawaan, tetapi kamu juga harus tahu voltase yang digunakan pada charger yang tidak asli itu sama. Kalau anda merasa ragu untuk membelinya mungkin anda harus melihat box handphone anda untuk mengetahui berapa voltase yang dibutuhkan handphone anda.

Jangan membeli charger dengan voltase yang lebih tinggi ataupun lebih rendah. Banyak orang yang tidak mengetahui ini sehingga mendapati handphone yang rusak. Makanya, anda harus lebih berhati-hati dalam memilih voltase agar kejadian yang tidak ingin terjadi, tidak terjadi.

2. Lihat bungkusnya dan instruksinya

Walaupun charger adalah hal yang sepele, tetapi anda harus tetap berhati-hati. Faktanya, banyak orang yang membeli charger murahan atau charger yang palsu untuk handphone mereka dan mungkin tidak memperhatikan bungkus dan instruksinya.

Karena sedikitnya kefatalan yang terjadi saat memilih charger tidak terlalu diperhatikan oleh orang banyak, untuk menghindari kefatalan yang bisa saja terjadi nantinya anda juga perlu tahu produk charger yang anda beli tersebut lebih pantas buat handphone anda atau tidak.

Jika terdapat instruksi, anda harus tetap cek instruksi dan bungkusnya agar kamu tahu produk charger yang anda beli itu sempurna. Walau terkadang, bungkus charger tetap terlihat baik tetapi anda mungkin tidak tahu bahwa charger yang kamu pakai selama ini tidak baik untuk handphone anda.

3. Jangan terlalu percaya pada tanda kontrol kualitas charger

Inilah kenapa anda harus tetap cek bungkus charger yang kamu beli! Ketika kamu membeli charger pastikan ada tanda kontrol kualitas charger atau mark quality control. Tetapi biasanya tanda yang anda lihat itu bisa saja dipalsukan.

Nah kalau di Amerika sendiri, biasanya mereka memasang tanda kualitas kontrol dengan hurus bertuliskan FCC, kalau di Kanada biasanya bertuliskan CSA, dan kalau di Eropa tandanya bertuliskan huruf CE.

Kalau di Indonesia mungkin kalian tetap ya cari simbol tersebut dalam bungkus. Satu lagi, lihat peringatan yang ada di bungkus, karena beberapa produksi yang memproduksi charger palsu biasanya tidak menaruh tulisan peringatan karena mereka tahu kalau anda mungkin hanya mengecek simbol kualitas kontrol saja.

4. Lihat bagian stekernya

Bagian steker pada charger adalah salah satu hal yang juga perlu anda lihat kualitasnya. Bagian ini memang kelihatannya tidak penting tetapi anda juga harus berjaga-jaga agar tidak ada kejutan listrik ataupun percikan api yang dihasilkan oleh steker pada charger palsu.

Anda bisa lihat bagian ujung steker yang digunakan sebagai colokan atau yang disebut juga plug pins, plug pins yang sempurna itu yang jika dimasukkan pada stop kontak panjangnya pas tidak terlalu panjang atau pendek.

Nah pada bagian plug pins yang aman dan sempurna itu bukanlah yang terlihat paling sempurna seperti terlihat kinclong dan bersih melainkan mempunyai warna yang tidak kinclong atau disebut juga matte dan biasanya berwarna hitam, putih, ataupun silver.

5. Beratnya charger

Charger yang palsu biasanya terbuat dari komponen yang sangat murah dan terjangkau dan mereka yang menjual bisa saja mengatakan bahwa charger yang mereka buat asli sehingga mereka mendapat keuntungan yang banyak.

Tidak hanya itu saja charger yang palsu menggunakan komponen yang tidak dibutuhkan oleh handphone anda. Komponen inilah yang bisa membuat handphone anda rusak dan bisa sangat fatal akibatnya.

Lalu cara agar anda mengetahui apakah charger yang anda beli adalah charger yang palsu, anda bisa mencoba untuk membedakan berat charger dengan yang asli. Perbedaan keduanya adalah biasanya charger yang asli jauh lebih berat daripada charger yang palsu.

6. Pastikan kabel yang kamu pakai tidak mengelupas

Beberapa orang tetap saja menggunakan kabel yang mengelupas untuk charger handphone mereka. Dengan melilitkan kabel terlalu ketat ini bisa membuat kabel anda mengelupas dan juga membahayakan isi kabel yang ada di dalam.

Kalau anda mengalami hal ini segera buang kabel yang rusak dan ganti dengan yang baru. Lalu, cara umtuk membedakan kabel yang palsu dan yang asil adalah dari panjang kabel tersebut, biasanya panjang kabel charger mulai dari 1 meter hingga 1,5 meter.

Lihat juga bungkus kabel tersebut, hal ini dikarenakan bisa menjadi simbol keawetan dan keaslian kabel yang akan anda pakai. Perlu diketahui, kabel yang asli dan awet itu juga penting bagi handphone kesayangan anda.

7. Pastikan charger yang digunakan tidak basah

Sudah banyak cara yang bisa dilakukan ketika handphone anda basah, tetapi untuk charger sendiri masih sangat sedikit cara menyelamatkannya agar tidak rusak terkena air. Ini dikarenakan sangat fatal dan berbahaya jika anda menggunakan charger yang basah dan terkena sengatan listrik.

Kalau charger anda terlanjur sudah basah, pastikan dahulu bahwa charger anda benar-benar kering sebelum digunakan. Cara mengecek apakah charger yang setelah basah bisa dipakai atau tidak dengan mencoba mencolokkan ke stop kontak tanpa terhubung dengan handphone anda terlebih dahulu.

Jika terjadi sesuatu, jangan gunakan charger anda itu lagi, tetapi jika tidak terjadi apa-apa dan anda tetap bisa menggunakan charger ketika dipasang maka ini aman-aman saja. Tetapi jika charger yang sudah basah dan digunakan untuk mengisi baterai yang ada di handphone anda tidak bisa digunakan, maka saatnya membeli dan mengganti charger yang baru.

Tips menggunakan charger yang benar

Banyak orang yang masih awam dan tidak memperhatikan charging yang benar dan untuk bagian ini akan ditunjukkan tips yang benar agar tidak terjadi kerusakan. Untuk tips yang bisa kamu gunakan agar mencegah adanya kerusakan pada handphonemu kamu bisa lihat dibawah ini. Inilah 6 tips charging buat anda agar handphone tetap aman!

1. Gunakan charger yang asli bukan yang palsu.

Banyak hal yang bisa saja terjadi jika tetap ingin menggunakan charger yang palsu. Kemungkinannya handphone tidak akan bertahan lama, baterai di dalam juga bisa menggelembung, dan juga bisa terjadi kerusakan didalam handphone saat digunakan. Apalagi kejadian meledaknya charger palsu saat digunakan sudah sangat umum.

2. Matikan handphone saat charging

Jangan gunakan handphone saat charging. Lebih baik matikan terlebih dahulu dan gunakan jika sudah terisi. Jika saat charging handphone anda mulai kepanasan, lepas segera kabelnya.

Walaupun hal ini normal bagi sebagian handphone tetapi yang perlu anda tahu adalah disaat kapan handphone terasa terlalu panas secara tidak wajar. Untuk menanggulanginya anda bisa melepas kabel charger selama 20 menit sekali.

3. Menggunakan handphone saat charging juga berbahaya

Jika anda menggunakan handphone saat charging kemungkinan besar anda akan merasakan jika baterai lama terisi penuh. Itu dikarenakan smartphone bisa selalu menguras habis baterai jika digunakan walaupun dalam keadaan charging sekalipun.

4 Jangan biarkan charging hingga lebih dari 100%

Banyak handphone yang akhirnya rusak baterainya dikarenakan charging handphone diatas 100% atau dibiarkan saja walau sudah terisi penuh. Jadi, saat kalian tahu sudah 100% langsung saja copot chargernya karena jika tidak ini akan merusak bagian handphone dan baterai tidak akan pernah terisi penuh lagi.

5. Jangan lupa untuk selalu reboot handphone kamu

Dengan mereboot ulang handphone kamu atau “restart” ini akan membantu handphone anda lebih sehat digunakan karena penggunaan aplikasi yang terlalu berat bisa membuat ralat pada handphone kesayangan anda.

6. Jangan Letakkan Handphone di Dekat Benda atau Alat yang Menghasilkan Panas

Sebagai tambahan jangan letakkan handphone pada temperatur yang sangat panas karena bisa memicu kerusakan di dalam mesin komponen handphone dan juga jangan gunakan handphone hingga baterai 0%, jika handphone menunjukkan baterai dibawah 15% langsung matikan kalau tidak ada charger didekatmu.

Disarankan untuk tidak bermain game pada handphone saat charging mulai berlangsung ini juga akan memicu kerusakan baterai karena game menguras baterai dengan jumlah banyak dibandingkan dengan browser atau internet. Jadi walaupun anda tetap mematikan data tetapi tetap saja memainkan game saat charging itu sama saja menguras. Tambahan hal-hal ini dibuat untuk mencegah adanya kerusakan kecil pada handphone anda.

Banyak orang yang salah menggunakan charger mereka. Tidak sedikit dari mereka juga yang terlalu menyepelekan penggunaan charger. Cara dan tips diatas adalah salah satu teguran bagi anda yang mempunyai kebiasaan buruk dalam mengurus handphone. Beberapa handphone mempunyai fitur tersendiri agar tetap aman charging walaupun diatas 100% tetapi yang anda perlu ketahui mungkin fitur tersebut tidak ada dalam handphone anda. Maka cara dan tips diatas adalah alternatif untuk berjaga-jaga. Jadi sebelum adanya kejadian yang tidak diinginkan lebih baik mengetahui cara yang benar dahulu bukan?