Ini Alasan Mengapa Setiap Pemilik Situs WordPress Harus Membackup Situsnya Secara Reguler

Kita tidak pernah tahu kapan sebuah bencana besar seperti kerusakan pada penyimpanan data server tempat hosting wordpress yang selama ini kita sewa. Tiba-tiba data yang tersimpan rusak atau terhapus tidak sengaja.

Anda sudah menghabiskan waktu yang tidak sedikit, menulis kata demi kata sehingga tercipta sebuah artikel dan menjadi konten yang bermanfaat untuk para pembaca blog. Ketika musibah tersebut terjadi.

Sekejap hasil usaha anda selama ini bisa menjadi sia-sia tanpa adanya file backup. Kita tidak bisa mengandalkan file backup dari pihak hosting. Saya sendiri punya pengalaman buruk mengenai hal itu.

Ketika ada sesuatu yang buruk terjadi pada situs saya, lalu pada saat saya minta bantuan untuk restore file yang telah di-backup mingguan oleh pihak hosting, yang di mana ini adalah salah satu fitur unggulan mereka.

Baca juga : Bagaimana Sebuah Blog WordPress Dihack Ini Penjelasan Sederhananya?

Nyatanya, file backup mereka ternyata corrupt. Alhasil yang dikembalikan saat itu adalah file backup 2-3 minggu silam. Artinya jika saya menulis full dalam satu minggu terakhir. Artikel sebelumnya hilang begitu saja.

Belajar dari pengalaman buruk tersebut, saya lantas memutuskan untuk menggunakan layanan backup dari pihak lain seperti VaultPress. Pembayarannya bagaimana? Saya menggunakan kartu debit Jenius Connect.

Soal harga? Harga yang ditawarkan paket personal yaitu sebesar $3.50 jika dikurs rupiahkan sekitar Rp. 50.000,- kurang per bulannya. VaultPress punya kelebihan dibandingkan layanan backup WordPress lainnya.

Jika anda menggunakan layanan Dropbox, OneDrive, atau Google Drive sebagai media penyimpanan file backup situs wordpress anda. Anda diberikan limit sebesar 15 GB saja dan itu yang paling besar di Google Drive.

Semakin banyak file gambar yang diupload, tentu kapasitas sebesar itu tidak akan cukup. VaultPress tidak memberikan batasan berapa banyak file atau batasan ruang penyimpanan untuk mem-backup WordPress anda.

Tata Cara Backup WordPress Melalui VaultPress

Pertama, jika anda belum memiliki account di wordpress.com. Silahkan anda daftar terlebih dahulu. Setelah itu, anda bisa memasang plugin jetpack di situs wordpress anda.

Kemudian anda bisa melanjutkan login di situs vaultpress dengan menggunakan akun wordpress.com anda. Ada tiga paket yang bisa anda pilih, yaitu personal, premium, dan profesional.

Perbedaan antara premium dengan personal, yaitu terdapat malware scanning. Sedangkan premium dengan profesional perbedaannya yaitu real time backup. Premium dan personal hanya backup harian.

Pembayaran di Vaultpress bisa menggunakan paypal atau kartu debit, dan kartu kredit. Saya sendiri menggunakan kartu debit dari Bank BTPN. Baca tulisan saya sebelumnya di link berikut.

Sesudah memilih paket mana yang cocok dengan situs wordpress anda. Langkah berikutnya adalah memasukkan alamat situs wordpress anda.

Proses berikutnya adalah pembayaran, sebelum melakukan pembayaran pastikan anda sudah login di situs VaultPress dengan menggunakan ID dan Password di situs WordPress.com.

Baca juga : Cara Mengamankan Blog WordPress Self Hosted dari Serangan Hacker

Ingat, bukan ID dan Password di situs self-hosted WordPress milik anda ya. Instal juga plugin Vaultpress, akses dashboard di situs VaultPress klik tulisan settings.

Tahap berikutnya yaitu melakukan penyesuaian akses untuk melakukan backup situs wordpress anda. Setidaknya ada tiga cara yaitu melalui SSH, SFTP, dan FTP. SSH dan SFTP adalah cara yang paling direkomendasikan.

Setelah semua proses anda lakukan, coba cek dengan masuk ke dashboard di situs wordpress milik anda. Pilih menu jetpack > VaulPress. Klik Activity, di sana akan terlihat aktivitas proses backup situs wordpress anda.

Sampai di sini apakah ada pertanyaan? Yuk kita sharing mengenai hal ini. Menurut anda apakah penting melakukan backup wordpress secara reguler dan apakah anda pernah menggunakan layanan backup yang lain?