Pembajakan kartu simcard bisa diminimalisir sebenarnya dengan menggunakan dan mengaktifkan perlidungan kartu SIM.

Regulasi di Indonesia sendiri cukup baik, yaitu setiap kartu harus diaktifkan dengan menggunakan KTP dan Kartu Keluarga.

Penggunaan KTP dan Kartu Keluarga saja tidak cukup, di saat yang bersamaan kamu juga perlu mengaktifkan PIN yang ada di kartu SIM Card.

Cara mengaktifkan PIN pada kartu SIM yaitu buka Settings> Biometrics and security > Other security settings > Set up SIM Card lock > Lock SIM Card.

Setelah kartu SIM sudah dikunci dengan menggunakan PIN, jangan lupa kalau smartphone kamu juga perlu dikunci.

Aktifkan password, pattern, atau biometrics untuk mengunci smartphone. Misalnya HP hilang karena dicuri, si pencuri tidak akan bisa membuka isi HP tersebut.

Aktifkan juga mode Secure Startup, pada pengaturan Settings> Biometrics and security > Secure startup. Pilih require password when device turns on.

Jika data di smartphone cukup penting, kamu juga bisa mengaktifkan fitur enkripsi untuk data, yang disimpan pada smartphone maupun pada SD Card.

Daftarkan juga nomor dan jangan lupa gunakan aplikasi dari beberapa provider GSM yang ada di Indonesia berikut ini:

  1. My Telkomsel
  2. BIMA Tri
  3. My XL
  4. My IM3 Ooredoo
  5. My Smartfren

Mengapa harus menggunakan layanan atau aplikasi di atas? Minimal kamu jadi tahu kapan masa aktif kamu berakhir. Jadi kamu tidak akan kelupaan isi pulsa.

Kalau nomor seperti Tri enak, bisa panjang masa aktifnya sekali isi pulsa. Namun provider Telkomsel, Indosat, dan XL cukup singkat masa aktif kartunya.

Kesimpulan

Cara meminimalisir pembajakan kartu SIM Card jika kita simpulkan yaitu:

  1. Lindungi smartphone kamu dengan Password, Pattern, atau Biometerics.
  2. Enkripsi smartphone dan SD Card jika diperlukan.
  3. Aktifkan fitur PIN pada SIM Card.
  4. Gunakan layanan dari provider GSM untuk mengecek masa aktif kartu.
  5. Jangan pernah mempublikasikan, baik itu KTP maupun KK ke dunia maya.

Semoga tips ini bisa bermanfaat, jangan lupa bagikan tulisan di atas via WhatsApp, Line, Facebook, Telegram, dan LinkedIn ya.

0 0 vote
Bantu berikan rating untuk artikel Ini...