Hari ini kita akan membahas tentang cara mengecek ijasah palsu atau tidak. Betapa mirisnya beberapa minggu yang lalu di temukan universitas fiktif alias bodong yang mengeluarkan ijasah s1 hingga s3 dengan mengatasnamakan sebuah institusi perguruan tinggi ternama.

Kasusnya bermacam-macam mulai dari universitasnya yang fiktif hingga ada universitas beneran yang berani menjual ijasahnya. Jadi miris ya? Terus katung wuakeh (terlanjur banyak) oknum yang memanfaatkan. Mari kita apresiasi langkah dari pemerintah yang langsung menutup universitas fiktif tersebut.

Serta langsung mencabut izin dari universitas yang “bermain-main” dengan jual-beli ijasah ini. Sebagai perusahaan atau swasta dan pemerintah, apakah ada langkah preventif yang dapat diambil guna meminimalisir dari oknum pemakai ijasah palsu tersebut agar tidak memiliki banyak ruang untuk memanfaatkan ijasah palsunya?

Tentu ada cara untuk meminimalisir serta menyaring mereka agar tidak bekerja di perusahaan Anda atau di kepemerintahan. Validasi tersebut bisa kita lakukan melalui website ini http://forlap.dikti.go.id/mahasiswa. Cara pengecekannya cukup mudah sekali.

Pertama, Anda pilih nama universitas atau institusi orang yang bersangkutan.

Kedua, Anda pilih nama jurusan orang yang bersangkutan.

Ketiga, masukan NPM (Nomor Pokok Mahasiswa) di kotak Kata Kunci.

Hasilnya bisa langsung Anda ketahui, apakah yang bersangkutan memang benar kuliah di institusi atau universitas tersebut atau tidak. Memang data yang dihasilkan di website tersebut tidak update 100%. Tetapi minimal, Anda bisa mengetahui apakah yang bersangkutan benar kuliah di sana atau tidak.

Cara mengecek ijasah palsu atau tidak ini melalui online, bisa sedikit mengurangi rasa deg-degan divisi HR (Human Resource) di perusahaan. Mengingat merekalah yang bertanggung jawab terhadap penerimaan karyawan-karyawan baru, tentunya dengan harapan mereka yang memiliki kualitas dan kualifikasi yang bekerja di tempat mereka. Dan bukan orang-orang yang tidak bertanggung jawab apalagi memakai ijasah palsu.