Layanan Zoom menjadi populer saat pandemi virus corona di seluruh penjuru dunia.

Namun ada wacana di bulan Januari 2021, beberapa sekolah dan kantor akan memulai Work From Office (WFO).

Bagi pelajar dan pekerja akan diujicobakan masuk secara bergantian dan bertahap, sebagai upaya adaptasi kebiasaan baru di sekolah dan di perkantoran.

Tentu akun Zoom lama yang premium atau berbayar perlu dikurangi atau diberhentikan langganan host Zoom-nya jika wacana ini jadi dilaksanakan.

Opsinya ada tiga, yaitu mengurangi jumlah host berbayar, berhenti subscribe secara total, atau menghapus akun Zoom secara permanen.

Bagaimana cara melakukan ketiga hal tersebut? Berikut ini panduannya:

1. Mengurangi Berlangganan Host Zoom Berbayar

Pembahasan pertama mengenai cara mengurangi langganan host pada layanan Zoom. Mungkin, karena ada alasan tertentu misal pengurangan karyawan, transisi ke era new normal, dsb.

Cara mengurangi langganan host premium, pertama yang harus dilakukan yaitu menghapus akun-akun yang tidak membutuhkan lisensi premium. Login terlebih dahulu ke halaman website Zoom menggunakan akun Administrator.

Setelah itu, akses ke menu Admin > Users. Klik edit dan ubah detail pengguna dari Licensed menjadi Basic. Lihat gambar di bawah ini:

Cara Mengubah Langganan Host di Zoom

User yang diubah menjadi Basic ini adalah user yang henda dicabut langganan premiumnya. Jadi, dia tidak ada dikenakan biaya berlangganan di bulan berikutnya. Jika sudah, tinggal klik save untuk menyimpan pengaturan.

Setelah akun-akun yang hendak diberhentkan layanannya sudah diubah pengaturan User Type-nya. Tahap berikutnya yaitu mengubah biaya langganan akun Zoom kamu. 

Akses terlebih dahulu User > Admin > Billing. Klik edit untuk mengubah total user berbayar, misal sebelumnya adalah 5 akun premium. Mau dihapus 2 akun, maka edit dahulu licensed seperti cara di atas.

Baca juga : Google Meet vs Zoom Mana yang Lebih Baik?

Berikutnya ubah pada bagian Billing, dari 5 akun premium menjadi 3 langganan akun Zoom. Berdasarkan pengalaman tagihan bulan berikutnya akan tetap sama yaitu sebanyak 5 akun.

Guna menghindari hal tersebut, kamu harus konfirmasi terlebih dahulu ke tim Billing Zoom, bisa melalui ticket atau email berikut ini [email protected].

Sayangnya tim billing mereka sangat sulit dihubungi, baik telepon maupun live chat. Jadi kamu harus sabar menanti jawaban dari mereka. Informasikan ke mereka bahwa kamu ingin mengurangi jumlah langganan akun Zoom.

Apabila total tagihan di bulan berikutnya masih 5, nantinya mereka akan memberikan kamu credit balance. Jadi bukan revisi invoice atau tagihan ya sistemnya.

2. Cara Berhenti Langganan Zoom Premium

Berhenti berlangganan Zoom berbayar secara keseluruhan, cukup mudah dibandingkan berhenti secara partial seperti cara di nomor pertama. Jika kamu mau berhenti subscribe Zoom untuk seluruh akun.

Akses terlebih dahulu menu berikut User > Admin > Billing. Pada tab Current Plans, kamu bisa klik tombol cancel untuk membatalkan keseluruhan langganan akun Zoom berbayar.

Cara Berhenti Langganan Zoom Berbayar Secara Menyeluruh

Perlu diingat, saat kamu menghapus langganan berbayar ini. Maka data seperti video meeting yang diunggah secara penyimpanan cloud akan ikut terhapus, tetapi tidak langsung.

Pihak Zoom memberikan tenggat waktu sebelum file-file tersebut dihapus dari server mereka. 

3. Cara Menghapus Akun Zoom Permanen

Sebelum menghapus akun Zoom permanen, pastikan terlebih dahulu akun yang hendak dihapus itu berstatus Basic bukan Licensed atau berbayar. Akun Zoom berbayar perlu diganti dahulu menjadi Basic atau gratisan.

Caranya sama seperti di nomor pertama, setelah akun sudah diubah menjadi user type-nya jadi Basic. Tahap berikutnya yaitu menghapus akun Zoom secara permanen dengan cara membuka menu Personal > Profile.

Scroll down ke bawah hingga menemukan tulisan Terminate My Account. Kamu klik dan konfirmasi. Jika muncul pesan seperti berikut Terminate Your Account Successitu tandanya akun Zoom kamu telah dihapus secara permanen.

Semoga cara di atas bisa bermanfaat, jangan lupa bagikan tulisan di atas melalui Facebook, Twitter, LinkedIn, WhatsApp, Line, dan Telegram. Jika ada pertanyaan, silahkan kirimkan pertanyaan tersebut melalui kotak komentar di bawah artikel ini.