Ada banyak ilmu yang saya dapatkan setiap kali saya sharing dengan orang yang baru dikenal entah teman dari facebook ataupun orang yang baru saja temui.

Salah satunya pertemuan saya ketika saya berkunjung ke salah satu kota di Jawa Timur pada saat mudik lebaran kemarin. Waktu itu saya lagi makan malam di cafe kecil dan ada seorang anak muda mengajak saya untuk berkenalan.

Anak muda yang mengajak saya kenalan tersebut ternyata adalah seorang mahasiswa yang kuliah di salah satu universitas di Kota Surabaya. Salah satu pembincangan kami malam itu tentang kondisi wirausaha dan peluang di Kota Surabaya.

Ia bercerita tentang salah satu pengusaha sukses di Kota Surabaya, sebut saja namanya adalah Pak Wahyu. Saya lupa nama orang tersebut yang diceritakan waktu itu hehe. 😀 Pak Wahyu adalah pemilik sebuah perusahaan penyedia alat-alat kantor. Ada cerita unik bagaimana beliau menjalin kerjasama dengan client-clientnya.

Pak Wahyu dahulu sering melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan besar di Kota Surabaya. Kok punya perusahaan masih melamar kerjaan? Jadi inilah strategi beliau. Beliau selalu bekerja dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya tidak lebih dari 3 bulan dan yang paling lama beliau bekerja selama 6 bulan di salah satu perusahaan yang besar dan bonafit.

Beliau melamar kerja sebagai apa? Hanya sebagai OB (Office Boy)! Tapi tentunya bukan OB bisa. Pada saat melamar pekerjaan Pak Wahyu selalu bertanya banyak hal di perusahaan tersebut kepada karyawan, staff, dan bahkan OB di sana. Sehingga banyak relasi yang didapat, banyak ilmu pengetahuan serta pengalaman setiap harinya.

Di akhir perusahaan yang ia lamar, setelah berkerja selama 6 bulan di perusahaan tersebut dan resign dari pekerjaannya. Pak Wahyu datang lagi ke perusahaan tersebut untuk bertemu atasannya.

Usut punya usut ternyata Pak Wahyu mengetahui bahwa perusahaan tersebut dalam pengadaan barang atk kantor membeli di kantor X dengan seharga 500juta, sedangkan pada perusahaan Pak Wahyu harganya bisa dapat miring kurang dari angka itu hanya 350juta dengan kualitas yang tidak kalah saing dengan rekanan kantor X.

Mengetahui hal tersebut pimpinannya yang dahulu kaget karena tidak menyangka bahwasannya OB yang baru saja keluar ternyata adalah salah seorang pimpinan di perusahaan penyedia alat-alat kantor. Singkat cerita, terjadilah deal. Perusahaan tersebut mau membeli alat-alat kantor dari Perusahaan Pak Wahyu.

Dalam pembelian awal hanya 3-4 kerdus saja, namun pada bulan-bulan berikutnya sudah mobil box yang mengantar. Wah ternyata ada saja ya caranya dalam menjalin kerjasama. Ini hanya sebagai bahan pembelajaran saja loh. Ada banyak cara unik menjalin kerjasama, bagaimana dengan Anda?