Pernah ngerasa sehabis install plugin tertentu kok wordpress jadi berat, lola, lambat dibuka, dan lain-lain? Tetapi ketika mau uninstalled plugin di wordpress bingung mau hapus atau non-aktifin yang mana karena semua penting? Kadang juga plugin ada yang memakan resource besar sehingga wordpress terasa lambat untuk dibuka. Nah untuk mengetahui hal tersebut kita bisa menggunakan P3 (Plugin Performance Profiler).

Plugin P3 (Plugin Performance Profiler) akan mengecek plugin aktif yang Anda gunakan pada WordPress Anda. Tips bagi Anda yang suka coba-coba buat install plugin ini itu. Maksud saya, jika Anda termasuk orang yang penasaran dan ingin coba install banyak plugin pada WordPress Anda yang sudah go-online. Saran saya, stop untuk melakukan hal tersebut. Jika Anda tidak menginginkan visitor blog WordPress Anda pada kabur.

Karena mereka kesulitan dalam mengakses blog Anda. Apalagi WordPress yang Anda pergunakan tersebut untuk Toko Online alias E-commerce. Rata-rata Toko Online yang lambat dan lola untuk dibuka, visitor-nya akan kabur dan lebih memilih Toko Online yang lain. Klo memang hobi Anda coba-coba sesuatu plugin yang baru. Lebih baik Anda mencobanya pada localhost atau pada WordPress yang terdapat di komputer Anda saja (belum go-online).

Lantas, gimana klo sudah terlanjur? Bubur sudah menjadi nasi? Eh kebalik! Anda bisa menggunakan plugin P3 (Plugin Performance Profiler). Syaratnya Anda perlu menggunakan browser teranyar untuk mengakses plugin tersebut seperti Chrome, Opera, Safari, dan IE9 atau yang terbaru. Plugin tersebut tidak akan bekerja apabila Anda mengaksesnya dengan menggunakan IE8 kebawah. Bagi yang belum paham apa itu IE (Itu loh browser buatan Microsoft dibaca Internet Explorer). Sekarang sudah paham kan? Hhe 🙂

Caranya mudah sekali, sama seperti meng-install plugin lain pada WordPress:

  1. Login ke WordPress Admin

  2. Klik Menu Plugin

  3. Klik Add New

  4. Cari dengan kata kunci P3

  5. Klik install pada Plugin P3

  6. Lalu Aktifkan Plugin P3

Selesai Anda mengaktifkan Plugin P3 ini, plugin tersebut akan secara otomatis men-scan plugin aktif yang ada di WordPress Anda. Sebagai contoh Anda bisa melihat hasil scan dari plugin tersebut di sini. Cek Beban Plugin WordPress Dengan P3 (Plugin Performance Profiler). Sebagai hasil dari scanning yang dilakukan oleh P3 tersebut, Anda dapat menghapus atau menonaktifkan plugin yang membuat wordpress Anda terasa lola.

Jika plugin memang tidak terlalu penting Anda dapat menonaktifkannya. Namun apabila plugin tersebut sangat penting bagi WordPress Anda. Saran saya, Anda perlu migrasi server hosting yang lebih besar kapasitanya. Sehingga Anda dapat menjalankan banyak plugin pada WordPress Anda. Baca juga tips terkait backup WordPress pada Dropbox di sini. Semoga bermanfaat, bagikan juga tips wordpress ini di Facebook, Twitter, dan WhatsApp yang Anda miliki ya.