Lemot Pada Saat Download? Download IDM untuk Mengatasinya

Dari kegiatan download yang paling ngeselin itu pada saat angka sudah mencapai 99% ternyata hasil downloadnya gagal lantaran koneksi terputus. Tapi itu belum nyesek banget si ada yang lebih dari itu.

Download sudah completed sampai 100%, pada saat filenya dibuka eh file corrupt karena koneksi yang timbul tenggelam. Sebagian pembaca mungkin pernah ya ngalamin nasib sial seperti dua kasus di atas?

Kalau file yang di download hanya 5-10 MB oke lah untuk di download ulang, tapi klo misalnya file yang di download itu ternyata sudah 4-10 GB. Nyesek juga coy!

Nyesek kombo. Pertama, komputer udah nyala lama, otomatis buang-buang listrik dong klo sampai file yang di download gagal. Nyesek kedua, kuota! Kuota internet habis tapi berujung pada sia-sia.

Ketiga waktu, udah nunggu lama dengan harap-harap cemas. Eh hasil download rusak seperti kasus di atas. Jadi inget pertama kali download OS Backtrack yang sudah berganti nama menjadi Kali Linux.

File yang di download 2.9GB, download berkali-kali gagal, dan dipercobaan entah keseribu berapa baru berhasil. Iya agak lebay si tapi kurang lebih gitulah perasaannya download tapi gagal terus. Wkwk. ūüėÄ

Dua kondisi di atas sebenarnya bisa diakalin dengan menggunakan software yang bernama Internet Download Manager atau yang disingkat dengan IDM. Software ini berbayar dan dari segi fungsi sangat bermanfaatlah.

Buat Anda yang hobi download game, video, musik, atau file-file besar seperti yang gue lakuin. Daripada kerjaan lu berakhir sia-sia kayak pengalaman gue di atas. Solusinya si yaitu Download IDM.

Software ini harganya kisaran dua ratus ribuan, gue tetap menyarankan untuk menggunakan software original ketimbang lu menggunakan IDM crack atau IDM Patch yang notabene lu ga tau itu secure atau ngga.

Download IDM Original dan Cara Beli Lisensinya yang Asli

Cara download IDM terbaru, original, dan cara beli lisensinya tanpa perlu gonta-ganti patch setiap kali IDM di update.

Download IDM terbaru bisa lu dapetin di situs resminya yaitu internetdownloadmanager.com. Sedangkan untuk membeli lisensi originalnya jangan khawatir ga perlu pakai kartu kredit untuk membelinya.

Lu bisa beli melalui beberapa mitra yang ada di Indonesia, yang itu berarti untuk membeli IDM ori bisa menggunakan transfer antar bank. Reseller resminya bisa lu liat di halaman berikut.

Harga yang ditawarkan bervariasi rata-rata dua ratus ribuan. Tinggal pilih mana reseller yang kasih harga bagus aja. Well, kalau pakai IDM versi crack ada beberapa kelemahan yang lu harus tau misalnya:

  • Ga bisa update IDM ke versi terbaru
  • Crack/patch rata-rata bervirus atau disisipi oleh malware
  • Setiap kali ada IDM versi terbaru, lu musti cari crack barunya lagi

Keuntungan menggunakan IDM, yang paling gue suka adalah IDM memecah beberapa file pada saat proses download. Hal ini yang membuat proses download jadi lebih cepet.

Selain itu juga ada fitur di mana lu bisa pause dan resume file yang lagi di download. IDM juga support browser-browser kenamaan seperti Chrome, Opera, Mozilla, dan Microsoft Edge.

Sayangnya IDM hanya ada di sistem operasi Windows, setau gue belum ada versi Linux atau Mac untuk saat ini. Software sejenis gue rasa belum ada yang bisa ngalahin “kecanggihan” si IDM ini.

Setelah sebuah file berhasil di download, IDM akan menginstruksikan kepada antivirus supaya melakukan proses scanning. Kali aja pas download software eh ternyata file virus yang ke download.

Proses scanning otomatis dari antivirus yang sudah support dengan IDM, yaitu AdAware, Avast, Spybot, AVG Anti-Virus, McAfee, Norton Internet Security, Norton 360, SpywareBlaster, dan CCleaner.

Menurut lu kira-kira ada aplikasi yang bisa ngalahin kemampuan IDM kah? Monggo di share dan komen di bawah artikel ini kalau memang ada ya, biar di review dan banyak pembaca yang tahu.

Semoga bermanfaat!