Tips Hemat Baterai Android Agar Tidak Boros dan Cepat Mati

Smartphone android andalan seperti Samsung Galaxy memiliki berbagai fitur yang sangat canggih. Namun sayangnya, mereka tidak memiliki daya tahan baterai yang baik.

Hal ini membuat banyak orang mencari informasi seputar cara hemat baterai android. Banyak pengguna telepon genggam android berharap bahwa dengan mengisi baterai ponsel semalaman, mereka dapat menggunakannya sepanjang hari.

Sayangnya, itu sangat sulit terwujud. Sejumlah faktor telah berkonspirasi untuk mengurangi daya tahan baterai pada gawai selama beberapa tahun terakhir.

Desain yang lebih tipis dengan ruang yang lebih sedikit untuk baterai, layar yang lebih besar dan terang, prosesor yang lebih cepat, dan banyak perangkat lunak yang berjalan di latar belakang, menjadi alasan sulitnya baterai ponsel bertahan.

Baca juga : Cara Merekam Panggilan Telepon di Android

Peralihan dari jaringan 3G ke 4G beberapa tahun yang lalu, juga telah membuat daya baterai android cepat habis.
Sebagian besar smartphone andalan yang dirilis tahun 2016 tidak memiliki baterai yang bisa dilepas atau menggunakan baterai tanam (non-removable batteries).

Kebanyakan smartphone tersebut menggunakan baterai berjenis polimer lithium (Po-Li). Yang perlu Anda ketahui adalah baterai ponsel ini tidak perlu diisi hingga 100 persen.

Kenapa demikian? Alasannya adalah karena jenis baterai ini memiliki low voltage prolem. Jadi lebih baik untuk mengisinya sebagian. Misalnya dari 20 persen, baterai diisi hingga mencapai 90 persen.

Hal ini lebih baik daripada mengisi baterai hingga penuh, lalu menghabiskannya hingga mati. Berikut beberapa tips untuk menghemat daya baterai Android.

1. Gunakanlah Wi-Fi untuk Menghemat Baterai Android Anda

Jika Anda memiliki pilihan antara menggunakan sinyal Wi-Fi atau mobile data, maka pilihlah menggunakan Wi-Fi. Fakta yang perlu Anda ketahui adalah Wi-Fi menghabiskan baterai jauh lebih sedikit daripada layanan seluler (mobile data).

2. Gunakan Wallpaper Berwarna Gelap untuk Jenis Layar AMOLED

Warna pada layar Anda juga dapat memiliki dampak pemborosan daya. Ada dua jenis layar utama pada ponsel pintar, yaitu LCD dan AMOLED.

Jika Anda memiliki layar LCD, maka tidak perlu khawatir. Lain halnya bila Anda termasuk pengguna ponsel pintar dengan layar AMOLED.

Baca juga : Cara Menghapus Histori Pencarian di Aplikasi Gmail Android

Layar AMOLED bekerja dengan menerangi piksel individu. Ini berarti piksel berwarna gelap atau cenderung didominasi warna hitam, tidak memerlukan iluminasi sebanyak piksel putih atau berwarna cerah.

Anda bisa menghemat energi dengan menggunakan wallpaper berwarna gelap.

3. Gunakan Mode Hemat Daya

Jika ponsel Anda memiliki mode Ultra Power Saving atau Extreme Power Saving, maka opsi ini bisa digunakan. Mode ini dapat menghemat daya baterai, walau hanya beberapa persen baterai saja.

Namun, konsekuensi dari mode ini adalah pembatasan ponsel untuk mengirim SMS, panggilan telepon, browsing, dan membuka akun media sosial.

4. Matikan Mode Getar dan Nada Dering

Mode getar sangat dibutuhkan ketika berada dalam situasi di mana Anda tidak dapat menggunakan dering ponsel. Sayangnya, ponsel Anda membutuhkan daya baterai yang cukup besar untuk menghasilkan efek getaran.

Jika benar-benar ingin menghemat daya baterai android Anda, maka matikanlah mode ini bila memang tidak terlalu dibutuhkan.

5. Matikan GPS Jika Anda Sedang Tidak Membutuhkannya

Banyak aplikasi seperti Google Maps dan Waze yang menggunakan lokasi Anda untuk menyediakan data lokasi real-time.

Baca juga : Ini Alasan Mengapa Saya Menggunakan Norton Mobile Antivirus di Smartphone Android

Namun jika Anda jarang menggunakan aplikasi ini atau sedang tidak membutuhkannya, maka akan lebih bijak jika Anda menonaktifkan GPS.

6. Matikan Background Apps yang Tidak Digunakan

Anda mungkin berpikir bahwa Anda telah mematikan satu aplikasi yang sedang berjalan sepenuhnya dengan menekan tombol Home. Namun sebenarnya aplikasi tersebut masih berjalan di latar belakang.

Hal itu menjadi salah satu alasan utama daya baterai Anda lekas habis. Jadi, Anda harus menutup aplikasi yang tidak perlu lagi dijalankan di latar belakang dengan task manager untuk menghemat daya baterai ponsel.

7. Matikan Notifikasi

Apakah Anda perlu tahu setiap kali seseorang menyukai postingan atau mengomentari posting-an di Facebook? Apakah Anda ingin mendengar tentang penawaran khusus terbaru atau aplikasi baru pada notifikasi?

Jika tidak, maka sebaiknya Anda mematikan fitur ini. Saat memasang aplikasi apa pun, secara otomatis aplikasi tersebut mendapatkan hak untuk mengirim notifikasi pada Anda.

Namun, Anda dapat menghentikannya di Setelan > Aplikasi. Hapus tanda centang pada kotak ‘tampilkan pemberitahuan’ aplikasi yang Anda inginkan.

8. Kurangi Kecerahan Layar Ponsel Pintar Anda

Kecerahan penuh mungkin sangat diperlukan untuk melihat teks-teks pada ponsel di bawah cahaya matahari. Tapi Anda tidak membutuhkannya lagi setelah matahari terbenam atau berada di dalam ruangan.

Untuk itu, kurangilah kecerahan layar ponsel Anda, agar menghemat penggunaan daya baterai.

9. Perhatikan Kekuatan Sinyal

Jika Anda berada di area dengan cakupan seluler yang buruk, ponsel akan bekerja lebih keras untuk mencari sinyal. Hal ini memiliki efek buruk pada daya baterai dan menjadi salah satu faktor baterai Anda cepat habis. Sebaiknya, matikan layanan seluler (mobile data) jika Anda sedang tidak membutuhkannya.

10. Perbarui Aplikasi Anda Secara Reguler

Aplikasi sering kali diperbarui agar dapat mengurangi penggunaan daya baterai. Jadi Anda harus memastikan aplikasi Anda up to date.

Sekalipun Anda mengkonfigurasi ponsel untuk pembaruan otomatis, beberapa aplikasi mungkin mengharuskan Anda melakukan instalasi pembaruan secara manual.

Periksa pembaruan aplikasi di Google Play dengan menekan tombol menu dan membuka My Apps.

11. Gunakan Fitur Auto Lock untuk Menghemat Baterai Smartphone

Saat layar aktif, ponsel Anda akan mengkonsumsi daya. Jadi pastikan layar ponsel Anda tidak menyala saat Anda tidak menggunakannya.

Jika Anda ingin menghemat daya baterai, sebaiknya gunakan Auto Lock saat ponsel posisi standby setelah 30 detik.

Memaksimalkan daya baterai Anda adalah masalah yang sederhana. Anda cukup meminimalisasi penggunaan daya ponsel Anda.

Baca juga : Mudahnya Tuning Gitar dengan Smartphone Android

Seperti yang telah Anda baca pada artikel di atas, smartphone android memiliki banyak komponen yang mempengaruhi daya baterai cepat habis.

Untuk mengoptimalkan daya baterai, Anda dapat memulainya dengan mengubah cara dalam menggunakan ponsel setiap hari.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan seperti; mematikan layar jika tidak digunakan, mengurangi kecerahan layar, menggunakan AMOLED display, dan seterusnya.

Jadi, siap menerapkan tips hemat baterai android di atas? Menurut anda adakah cara lain guna menghemat baterai smartphone? Yuk kita saling diskusi di kotak komentar di bawah artikel ini.