Investasi Menguntungkan Tidak Selalu Dibangun dengan Permodalan yang Besar

Anak muda sungguh bersyukur hidup di era seperti sekarang ini. Ilmu pengetahuan semisal keuangan dapat diakses dengan mudah melalui smartphone atau laptop. Tentunya dengan bekal ilmu pengetahuan tadi bisa meningkatkan kesejahteraan di masa yang akan mendatang.

Pentingnya investasi sejak usia muda bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi mereka yang mulai mempelajari tentang dunia investasi. Investasi menguntungkan tidak selalu harus dari permodalan yang besar. Tentu usia muda memiliki tantangan tersendiri, yaitu terutama pada kondisi keuangan mereka.

Wajar saja pada saat ini mungkin sebagian dari mereka ada yang masih duduk di bangku sekolah maupun kuliah. Saat ini semangat berwirausaha sudah muncul dan menyebar di mana-mana. Startup tidak hanya digandrungi oleh kelompok pelajar dari mahasiswa tetapi juga oleh anak-anak muda di bangku sekolah SMP dan SMA.

Tidak sedikit sekarang bahkan anak-anak yang masih sekolah ternyata sudah memiliki perusahaan. Memang sebagian besar belum mendapatkan hasil yang besar dan signifikan dari kegiatan usaha yang dijalankan, akan tetapi mereka memiliki peluang yang sama.

Selamat datang di era digital!

Era digital di mana dot-com bubble yang didukung oleh kreativitas yang menjadi kunci utama keberhasilan.

Sedangkan passion adalah penggerak motor dari kreativitas, dan IT juga sebagai salah satu komponen utama yang menunjang keberhasilan tersebut. Tidak sedikit mereka yang hanya bermodal blog bisa untung ratusan juta.

Sekarang sedang booming yang namanya Vlog. Singkatan dari video-log, berupa video dokumentasi pribadi mengenai hal-hal menarik dan unik yang dapat menarik simpati publik. Dari kegiatan vlog ini ternyata seseorang bisa juga menghasilkan pundi-pundi rupiah dari channel youtube mereka.

Kemudahan untuk mendapatkan peluang-peluang besar di era digital semakin mudah, yang menjadi catatan adalah persaingan tidak lagi bersifat lokal karena semua terkoneksi dengan internet maka persaingan mengglobal. Penghasilan dari internet bisa Anda dapatkan rutin asalkan Anda rajin meningkatkan kemampuan dan produktivitas.

Sekarang kita bahas soal investasi, seperti yang saya katakan sebelumnya bahwa investasi tidak melulu soal modal yang besar untuk untung yang besar. Ada butuh setidaknya satu variabel penting yaitu yang bernama waktu. Ternyata variabel ini juga “campur tangan” terkait hasil optimal dari investasi yang dilakukan.

Tidak semua investasi cocok pada dimensi waktu tertentu. Makanya ada investasi yang cocok pada jangka waktu pendek, menengah, dan panjang. Saya kira Anda sudah mengetahui hal ini sebelumnya. Nah di bawah ini ada beberapa jenis investasi yang menguntungkan dan cocok buat mereka yang berusia 20-an, yaitu:

1. Investasi Menguntungkan yang Murah dengan Resiko Kecil, yaitu Investasi Emas

Mulailah untuk berinvestasi emas sejak muda

Mulailah untuk berinvestasi emas sejak muda via gahanagriha.com

Investasi emas menjadi pilihan anak-anak muda karena memang tidak dibutuhkan modal besar untuk mendapatkannya. Uang 5000-an saja sekarang sudah bisa dijadikan modal investasi emas di kantor pegadaian. Baca tulisan selengkapnya di sini: Tabungan Emas dari Pegadaian.

Bagi mereka yang ingin berinvestasi di koin emas dinar. Anda bisa memulainya dengan menabung 0.1 dari harga dinar melalui tabungan yang dikeluarkan oleh M-Dinar. Saya telah menulis lengkap mengenai hal ini pada pembahasan: Cara Menabung Emas M-dinar dari Gerai Dinar.

Investasi emas terkenal dengan investasi yang paling tua sepanjang sejarah manusia. Hampir tidak memiliki resiko sebenarnya, keuntungan menyimpan investasi emas dapat lebih terasa jika dipergunakan untuk investasi jangka waktu menengah hingga panjang.

Kalau memang mau dipergunakan dalam jangka waktu pendek sebaiknya tidak dijual tapi bisa digadai. Proses gadai emas itu tidak ribet kok. Perhitungkan saja soal biaya administratifnya berapa dan yang terpenting biaya titip selama empat bulan itu berapa (dihitung per 15 hari), serta kemampuan keuangan Anda untuk menebusnya.

Simpel dan sederhanakan itu berinvestasi emas. Saya sendiri jika membutuhkan dana tinggal pergi ke bank syariah terdekat untuk “menyekolahkan” emas saya, untuk tambahan modal usaha misalnya. Adapun artikel-artikel yang sangat bagus sekali untuk Anda baca, yaitu:

  1. 7 Kesalahan Berinvestasi Emas yang Sering Pemula Lakukan
  2. Beberapa Pertimbangan Sebelum Membeli Emas
  3. Tips Memilih Safe Deposit Box di Bank yang Aman dan Nyaman
  4. Tips Investasi Dinar Emas untuk Pemula
  5. Tempat Beli Emas Batangan yang Terpercaya

Ada banyak sekali tulisan mengentai tips berinvestasi emas yang telah saya tulis di blog ini. Semua tulisan bisa Anda lahap sekali duduk. Tidak perlu ke toko buku untuk belajar mengenai investasi emas.

Cukup Anda buka blog.situstarget.com saja setiap hari. InsyaAllah jika tidak ada halangan, saya selalu meng-update tulisan di blog ini setiap hari. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda semua para pembaca setia blog.situstarget.com.

2. Investasi di Mata Uang Asing untuk Persiapan Kuliah atau Kerja di Luar Negeri

Investasi menguntungkan juga bisa didapat dari mata uang asing, sebagai persiapan kuliah di luar negeri misalnya.

Investasi menguntungkan juga bisa didapat dari mata uang asing, sebagai persiapan kuliah di luar negeri misalnya

Apakah Anda memiliki rencana untuk belajar atau bekerja di luar negeri? Saat ini banyak pelajar Indonesia yang rela menimba ilmu di negeri tetangga yang jauhnya ribuan kilometer dari kampung halaman mereka.

Beberapa teman saya tersebar di berbagai benua, terkadang jika mereka pulang. Saya sangat ingin sekali berdiskusi dengan mereka terkait pengalaman selama menjadi mahasiswa di luar negeri.

Tidak semua berjalan dengan mulus. Ada yang harus bekerja di restorant sebagai tukang cuci piring, pengantar pizza, pengantar koran setiap pagi, dan masih banyak lagi pekerjaan yang mungkin di Indonesia sendiri hampir tidak pernah mereka lakukan.

Mengapa mereka mau melakukan hal-hal di atas? Ya, tidak semua yang berangkat ke luar negeri itu adalah orang-orang yang mampu secara keuangan atau mendapatkan bantuan dari kantor atau keluarga mereka.

Ada juga para penerima beasiswa yang terkadang telat mendapatkan transfer, berangkat ke negera tujuan karena kemauan sendiri dan harus bertahan hidup, dan masih banyak alasan lainnya.

Tips menyiasati kondisi itu adalah dengan cara saat ini salah satunya yaitu mulai investasi pada mata uang asing negara tujuan. Ini dilakukan jika Anda benar-benar memiliki niatan untuk kuliah atau bekerja di sana.

Kalau tidak ada niatan untuk kuliah atau kerja bagaimana? Saya rekomendasikan investasi di poin pertama saja. Mengapa demikian? Ini alasannya: Rupiah, Dollar, Atau Emas Untuk Investasi Jangka Panjang.

Terkait harga kurs mata uang terkini bisa Anda lihat di bank-bank berikut ini:

  1. Kurs mata uang asing terkini dari Bank Mandiri
  2. Kurs mata uang asing terbaru dari Bank BCA
  3. Kurs mata uang asing terupdate dari Bank BRI
  4. Kurs mata uang asing di Bank BNI
  5. Kurs mata uang asing saat ini dari Bank CIMB

3. Investasi Menguntungkan dengan Tingkat Resiko Menengah, yaitu Investasi Reksadana

Investasi reksadana bisa jadi pilihan cocok untuk mahasiswa

Investasi reksadana bisa jadi pilihan cocok untuk mahasiswa via suara.com

Reksadana atau istilah lainnya yaitu mutual fund. Salah satu jenis investasi yang banyak digemari oleh masyarakat di Indonesia beberapa tahun belakangan ini.

Reksadana itu sendiri adalah wadah pengelolaan dana dari sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen investasi yang tersedia di pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksa dana.

Anda tidak perlu mengetahui bagaimana cara bertransaksi dalam instrument investasi karena sudah ada yang mewakili untuk mengatur dana/modal yang sebelumnya telah Anda alokasikan di reksa dana.

Beberapa hal memang perlu tetap Anda ketahui apabila Anda ingin berinvestasi pada reksa dana dibandingkan berinvestasi secara langsung di saham.

Jenis-jenis reksadana terbagi kedalam empat kategori, yaitu: reksadana saham, reksadana campuran, reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, dan reksadana terproteksi. Anda bisa pilih di mana Anda ingin mengalokasikan dana/modal di kategori tersebut.

Salah satu yang menjadikan bahan pertimbangan memilih di mana tempat yang cocok dengan Anda. Jadi tidak hanya melihat dari segi hasil yang akan diperoleh tetapi juga dilihat dari profil resiko Anda.

Apakah Anda termasuk orang yang tidak berani mengambi resiko tinggi (resiko rendah), resiko menengah, atau berani mengambil resiko tinggi.

Orang yang berada di profil resiko investor rendah lebih baik menempatkan dana/modal yang ia miliki pada kategori reksadana pasar uang atau reksadana terproteksi.

Sedangkan bagi mereka yang memiliki profil resiko menengah bisa menempatkan pada reksadana tetap atau campuran. Bagi resiko tinggi bisa menempatkan di reksadana saham.

Investasi ini memiliki resiko tersebut antara lain, yaitu risiko berkurangnya nilai unit penyertaan, risiko hukum, risiko likuiditas, risiko likuidasi. Oleh karena itu sebelum berinvestasi di reksadana, Anda juga perlu mengetahui profil resiko diri Anda melalui pengisian “Kuesioner Profil Risiko” dan “Formulir Pembelian”.

Adapun minimal usia untuk mengikuti program ini, yaitu minimal 21 tahun atau sudah menikah. Beberapa bank juga ada yang meminta NPWP dan ada juga yang tidak memerlukannya. Kalau belum punya bagaimana karena dana dari orangtua? Tidak jadi masalah, tapi ada proses pengecekan ke kantor orangtua Anda.

Tujuannya hanya validasi saja (menghindari praktik pencucian uang). Apalagi jika orangtua Anda berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kalau sudah bekerja dan punya penghasilan sendiri. Tidak perlu proses validasi ini.

4. Investasi Properti Dimulai Selagi Muda Kenapa Ngga?

Investasi Properti bisa menguntungkan di masa tua jika dimulai sejak usia muda

Investasi properti bisa menguntungkan di masa tua jika dimulai sejak usia muda

Investasi properti memang punya persyaratan tersendiri yang harus dipenuhi pemiliknya. Bagi mereka yang sudah bekerja dan punya penghasilan pasti itu memang lebih mudah. Tapi bukan berarti bagi mereka yang berstatus mahasiswa tidak bisa memiliki investasi yang satu ini.

Pertama yang bisa dilakukan yaitu penghasilan terlebih dahulu harus stabil. Hal ini menyangkut apabila Anda memiliki rumah atau sebidang tanah. Beberapa hal harus menjadi pertimbangan mulai dari lokasi, biaya perawatan, dan persyaratan legalitas yang harus dipenuhi (ini juga ada biaya tersendiri).

Baca juga: 7 Hal yang Jika Anda Lakukan di Usia 20-an Akan Menjadikan Anda Miliarder Muda di Usia 30

Ada yang membeli rumah karena untuk jangka waktu antara tiga hingga lima tahun masa bekerja. Uang yang dimiliki sebelumnya dikonversi dalam bentuk emas. Lalu emas tersebut dijual dan dijadikan modal sebagai pembayaran tunai bertahap (cash installment) atau tunai keras (hard cash).

Terkait dengan investasi yang satu ini, saya menyarankan agar Anda berdiskusi dengan rekan kerja, keluarga, orang tua, atau penasihat keuangan, atau orang yang lebih ahli dibidang properti. Tujuannya agar Anda mendapatkan pengalaman dari mereka terkait bagaimana berinvestasi properti yang menguntungkan.

5. Investasi Saham dengan Tingkat Resiko Cukup Tinggi dengan Hasil yang Tinggi

Investasi saham bisa jadi pilihan yang menguntungkan

Investasi saham bisa jadi pilihan yang menguntungkan

Investasi menguntungkan berikutnya adalah investasi saham. Jika di investasi reksadana dibantu oleh Manajer Investasi (MI). Sedang di poin kelima ini Anda bertanggung jawab sendiri atas apa yang Anda lakukan.

Mulai dari analisa pasar, kapan harus memutuskan membeli dan menjual, analisa perusahaan, dan seterusnya. Ada berbagai hal yang perlu dipelajari terkait investasi saham. Lebih enak kalau ada guru offline-nya langsung.

Baca juga: Pengusaha Sukses Memiliki 10 Kebiasaan Baik Ini

Jadi bisa tanya-tanya banyak dan berdiskusi dua arah. Kalau hanya membaca buku atau tulisan di blog terbatas media yang digunakan. Tapi kalau ketemu langsung ada banyak ilmu yang bisa Anda serap.

Kalau ada dana lebih Anda bisa mengikuti kelas-kelas pelatihan terkait persiapan untuk berinvestasi saham. Dana yang dikeluarkan untuk mengikuti program ini berkisar antara Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah) – Rp. Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).

6. Deposito Perbankan bisa Jadi Pilihan Investasi Menguntungkan Untuk Mereka yang Suka Main Aman

Kelebihan Investasi Deposito yaitu Mudah, Cepat, dan Aman

Kelebihan investasi menguntungkan dari deposito yaitu mudah, cepat, dan aman via bprarthagalunggung.co.id

Investasi deposito pamornya tergeser setelah muncul investasi reksadana. Meskipun demikian investasi yang satu ini bukan hilang peminat sama sekali. Kemudahan berinvestasi di deposito dan unsur cepat dan aman menjadi preferensi tersendiri bagi sebagian orang.

Adapun minimal setoran untuk mengikuti program investasi di deposito rata-rata berkisar antara Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah)hingga Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).

Adapun jangka waktu yang cukup fleksibel berkisar antara 1, 3, 6 12, dan 24 bulan. Syaratnya juga cukup mudah untuk perorangan yaitu kartu identitas seperti KTP, SIM, atau Passport juga bisa.

7. Investasi Menguntungkan Jangka Panjang pada Sukuk / Obligasi Syariah

Investasi syariah menguntungkan yaitu sukuk ritel

Investasi syariah menguntungkan yaitu sukuk ritel via shariaeconomicforum.wordpress.com

Oblgiasi syariah atau sukuk adalah surat berharga jangka panjang yang dikeluarkan oleh perusahaan atau institusi dengan maksud memperoleh pembiayaan uang dari investor obligasi dengan berbasis prinsip syariah islam.

Jika dalam obligasi konvensional itu bagi hasil melalui bunga. Pada obligasi syariah karena mendapatkan pinjaman maka emiten atau penerbit obligasi memberikan bagi hasil yang diperoleh dari margin pendapatan (fee) atau sewa.

Baca juga: Tata Cara Gadai Emas di Bank Syariah Mandiri (BSM)

Obligasi syariah juga ada yang diterbitkan secara retail yang biasa dikenal dengan Surat Berharga Syariah Negara Ritel (Sukuk Ritel), yaitu surat berharga negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip-prinsip syariah sebagai bukti atas bagian penyertaan terhadap Aset Surat Berharga Syariah Negara, yang dapat dijual kepada perseorangan atau individu WNI melaluli agen penjual, dengan minimum yang telah ditentukan.

Untuk mengikuti program ini hanya dibutuhkan modal atau dana sebesar Rp. 5.000.000,00 (lima juta rupiah) atau kelipatannya. Investasi ini juga menjadi favorit di Indonesia beberapa tahun terakhir. Informasi lebih lanjut mengenai investasi yang satu ini dapat Anda baca pada halaman berikut: Sukuk Negara Ritel – Syariah Mandiri.

Semoga 7 jenis investasi menguntungkan bagi mereka yang usia 20-an di atas bisa bermanfaat untuk Anda. Ketika Anda mendapatkan manfaat setelah baca tulisan ini, saya mengajak Anda untuk membagikan tulisan di atas ke teman-teman Anda melalui akun sosial media yang Anda miliki, baik di Facebook, Twitter, Google Plus, LinkedIn, dan Path dengan cara mengklik tombol share yang ada di bawah tulisan ini. Semoga bisa menjadi amal jariyah bersama untuk kita semua. Aamiin.

Tidak ingin ketinggalan tulisan terbaru dari blog ini, Anda bisa mendaftarkan alamat email yang aktif pada kotak berlangganan artikel yang terdapat di bawah tulisan ini. Setelah proses pendaftaran jangan lupa untuk melakukan konfirmasi pendaftaran, cek email Anda karena tim kami mengirimkan email setelah proses pendaftaran. Setiap ada tulisan terbaru di blog.situstarget.com

Anda akan mendapatkan notifikasi melalui email.