Beberapa minggu yang lalu emas mengalami penurunan harga yang cukup tinggi. Lantas banyak orang yang bertanya apakah ini waktu yang terbaik untuk membeli emas atau kita harus sabar menunggu lebih lama lagi agar mendapatkan momentum harga emas yang benar-benar merosot lebih jauh?
Tetapi klo kelamaan menunggu, jangan-jangan harga emas bisa naik kembali gimana? Sayang dong ga bisa beli emas pas harga terendah. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, sebenarnya mudah saja. Tinggal dikembalikan saja kepada diri Anda sendiri, terutama pada niat Anda dalam berinvestasi emas.
Maksudnya? Sekarang saya tanya kepada Anda apakah niat Anda membeli emas untuk untung terus atau investasi jangka panjang? Jika niatnya untuk untung terus, ga mau rugi. Saya tidak bisa menjawabnya. Tetapi jika Anda berniat untuk investasi jangka panjang.
Momentum terbaik untuk membeli emas ada pada saat Anda memiliki dana menganggur di saku Anda. Memangnya tidak perlu tahu mengetahui harga emas turun atau naik? Tidak. Toh memang niat di awalkan untuk investasi jangka panjang. Jadi mau harga emas naik atau turun, selama Anda memiliki “dana menanganggur”, itulah waktu yang terbaik untuk membeli emas.
Sehingga jika diulang pertanyaan kembali, kapan waktu terbaik membeli emas untuk berinvestasi? Pada saat Anda memiliki dana lebih (dana menganggur) untuk berinvestasi. Sehingga naik turunnya harga emas tidak terlalu penting, pun jika minggu kemarin trennya turun, dengan sendirinya harga emas akan kembali normal bahkan bisa kembali lebih tinggi.
Anda juga bisa memanfaatkan ponsel pintar IOS atau Android yang Anda miliki untuk memantau harga emas dan perak setiap harinya. Selain itu juga, agar naik turunnya harga emas “tidak terlalu terasa” seperti Anda membeli emas secara tunai. Anda bisa memanfaatkan tabungan emas pegadaian untuk membeli emas dengan minimal topup saldo 0.01 gram emas.

Iklan