Hari senin adalah waktu yang menakutkan bagi sebagian pekerja. Ibaratnya hari weekend adalah hari bermalas-malas ria, namun kebahagian itu sirna tatkala memasuki Hari Senin.

Sampai ada sebagian di antara mereka mengibaratkannya dengan habis terang, terbitlah gelap.

Apa iya si hari senin semenakutkannya seperti itu? Klo kita cek pasti ada yang salah dalam mindset pikiran kita. Kerja ngeluh? Perbaiki niat.

Pertama, cek niat Anda. Jika niat Anda berkerja hanya untuk mengincar gaji semata. Yah, awal bulan pas gajian semangat, pertengahan bulan udah mulai lemes-lemes ayam, akhir bulan udah jarang keliatan di kantor.

Nah loh, repot to? So, yakinkan kepada diri Anda bahwasannya pada saat Anda berkerja. Niatkan dalam diri untuk semata-mata karena ibadah.

Tak perlu kontroling dari atasan, karena dengan berniatkan ibadah. Anda sudah secara otomatis berpikir bahwa semua yang Anda lakukan dan pikirkan sudah ada yang mengawasi.

Kedua, berkerja ajang mencari 10.000 jam. Maksudnya adalah pada saat bekerja sebenarnya adalah momentum terbaik bagi Anda untuk menjadikan diri Anda expert dibidang pekerjaan yang Anda tekuni.

Contohnya seperti ini ada dua orang si A dan si B yang berkerja di satu perusahaan yang sama, yang bernama perusahaan X. Si A sudah berkerja di perusahaan X selama 10 tahun, sedangkan Si B berkerja baru 3 tahun. Kira-kira mana yang lebih expert?

Jika sepintas kita amati tentu saja sepertinya Si A adalah orang yang expert karena bekerja selama 10 tahun di perusahaan tersebut dibandingkan Si B yang baru bekerja 3 tahun.

Namun jika diamati lebih jauh, ternyata apa yang dilakukan oleh Si A dalam 10 tahun tersebut, ia hanya mengerjakan hal yang diperintahkan oleh atasannya saja.

Sedangkan Si B sambil dia mengerjakan apa yang diperintahkan oleh atasan, tetapi ia juga belajar keilmuan dari divisi-divisi lain yang ada di kantor. Sehingga menjadikan Si B paham tentang konsep perusahaan.

Si B menghabiskan 10.000 jam sebagai seorang expert dengan tiap detik yang dilalui dia menemukan pembelajaran-pembelajaran baru dalam hidupnya sehingga mengayakan ilmu pengetahuan serta pengalamannya, walaupun Si B baru bekerja 3 tahun di perusahaan tersebut. Terlihat bukan sekarang perbedaannya?

Ketiga, Jadilah pribadi yang menarik. Jangan meminta orang lain untuk suka kepada Anda. Seseorang akan suka terhadap Anda apabila Anda mau membuka diri terhadap lingkungan, mudah bergaul, menjaga interaksi baik ketika bertemu langsung maupun ketika di dunia maya.

Tentunya iklim kerja yang penuh kehangatan, saling menghargai satu sama lain, menjaga integritas antar sesama divisi adalah hal yang didambakan oleh perusahaan dan karyawan. Baca juga artikel sebelumnya: “Cara menjadi Karyawan Teladan dan Cara Menjadi Pemimpin Teladan.”