Kemarin saya baru saja berbincang-bincang dengan seorang anak komisaris di kantor tempat magang. Ada banyak hal yang bisa saya pelajari tatkala magang kampus ini.

Pertama dan yang paling utama menjadi mindset saya adalah bahwa magang yang saya lakukan hari ini adalah tempat pembelajaran layaknya Ecamp (Entrepreneur Camp).

Teman yang satu divisi dengan saya tersebut menceritakan bagaimana supir ayahnya yang seorang komisaris memiliki keteladan sikap dan perilaku yang mencerminkan seorang muslim sejati. Bagaimana Kisah seorang driver sang komisaris tersebut?

Jadi teman saya bercerita, setiap kali berpergian kemana pun di daerah bilangan jakarta sekitarnya apabila mendekati pukul 11.30. Pak Supir ini berkata kepada bosnya, “Pak, sudah mau solat zuhur. Tak jauh dari tempat ini ada masjid. Saya ingin solat di sana. Bapak bisa bawa mobil bapak sendiri, nanti saya akan menyusul bapak pulang naik kendaraan umum…”

Boom! Bagai kilat di siang hari, saya yang mendengar cerita tersebut langsung terhentak sekaligus terharu. Bagaimana bisa seorang supir memiliki karakter dan kepribadian yang mulia seperti itu. Bahkan dia tak segan berkata untuk meminta bosnya mengejarkan tugasnya demi mendahulukan ibadah.

Kebetulan bosnya adalah seorang non-muslim, singkat cerita. Bosnya tersebut dipanggil oleh yang Maha Kuasa sekitar tahun 2000an, alhasil karena Sang Supir tersebut memiliki kepribadian yang baik. Komisaris satunya lagi mengangkat dia sebagai supirnya.

Terima kasih pak atas inspirasi bapak, walaupun saya hanya mendengarkan cerita dari Sang Anak Komisaris tersebut, namun membuat saya menjadi mengkoreksi diri saya selama ini. Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan berkah bagi kehidupan Anda dan Keluarga. 🙂