Ketika manusia sudah terlahir maka ia terlahir dengan kegagalan dan kesuksesan. Rata-rata semua orang yang sudah menjalani kehidupan baik anak kecil, maupun orang dewasa pernah mengalami yang namanya kegagalan. Apakah kegagalan itu sesuatu yang wajar? Kegagalan memang suatu hal yang wajar bagi seseorang yang ingin lulus di kelas kehidupan.

Jika seseorang gagal dan mau memperbaiki suatu kesalahan yang pernah ia perbuat, dan belajar dari pengalaman pahit tersebut untuk menjadi ‘ kaca spion’ di masa depan agar lebih berhati-hati lagi dalam berpikir, bertindak, dan berucap. Maka orang tersebut sudah berhasil naik satu tingkat di kelas kehidupan.
Apakah Anda takut dengan yang namanya kegagalan? Jika Anda merasa takut, pastilah kesuksesan akan jauh dari diri Anda, karena yang namanya kesuksesan akan selalu menaiki tangga-tangga kegagagalan sebelum akhirnya berada di puncak kesuksesan. Semua orang sukses pasti pernah mengalami kegagalan dalam kehidupannya.

Kita terlahir bersama kegagalan untuk pembelajaran via dzulbaker.blogspot.com

Kita terlahir bersama kegagalan untuk pembelajaran via dzulbaker.blogspot.com

Karena proses pembelajaran yang tidak pernah terlupakan adalah dari pengalaman pahit dari dirinya sendiri yang bernama ke-ga-ga-lan. Ketika orang pernah mengalami kegagalan lalu lantas apa yang harus dia lakukan? Ketika seseorang pernah mengalami yang namanya kegagalan, maka sudah wajib hukumnya jika dia ingin sukses untuk membayar kegagalan tersebut dengan kesuksesan bagi dirinya!

Dendam positif itu harus dilakukan, ingat bukan dendam negatif tapi dendam positif untuk perubahan diri Anda bertransformasi kearah yang lebih baik bukan sebaliknya. Ada suatu hikmah yang bisa kita ambil yang bisa dijadikan pembelajaran yang terkadang tidak kita dapatkan dibangku sekolah manapun, karena ilmu tersebut hanya didapat dari sekolah kehidupan.

Maka jika hari ini Anda gagal, maka bayar kegagalan tersebut dengan kesesuksesan Anda. Down atau terjatuh boleh, tapi ingat bahwa Anda mampu untuk bangkit, berdiri, dan berlari. Ingat selalu ada kesempatan, di pagi hari yang cerah.(Kita terlahir bersama kegagalan untuk pembelajaran) 🙂