Manfaat Cloudflare yang Jarang Pemilik Website Ketahui

Bagi Anda pemilik web dan blog pasti sudah tidak asing dengan yang namanya Cloudflare ya? Layanan yang bisa Anda gunakan secara cuma-cuma dengan fitur yang beraneka ragam.

Anda bisa meningkatkan kecepatan website dengan memanfaatkan layanan CDN dari Cloudflare. Selain itu, proteksi website Anda juga bisa bertambah dengan berbagai layanan seperti meminimalisir serangan DDOS (serangan besar-besaran bisa diminimalisir dengan menggunakan layanan premium mereka).

Proteksi dari kegiatan spamming dengan mengaktifkan fitur Scrape Shield, pencurian gambar yang terkadang membuat server lambat dan memakan banyak kuota bandwidth web hosting, bisa diminimalisir dengan cara mengaktifkan fitur Hotlink Protection pada akun Cloudflare Anda.

Fitur-fitur di atas bisa Anda dapatkan manakala Anda menggunakan layanan Cloudflare. Ada tiga layanan yang bisa Anda pilih menyesuaikan kebutuhan website Anda.

Mulai dari yang gratis (free), pro ($20/ bulan dan per domain), business ($200 /bulan dan per domain), dan paket tertinggi yaitu enterprise. Perbedaan paket dan fitur selengkapnya Anda bisa baca di sini.

Pengguna blog wordpress self hosted tentunya membutuhkan layanan seperti Cloudflare ini. Mengapa? Karena kebutuhan dari blog yang visitornya terus bertambah membutuhkan “treatment khusus“.

Manfaat Cloudflare yang paling terasa adalah pada saat pindah hosting (migrasi ke perusahaan hosting yang baru). Makanya saya bilang di judul yaitu investasi jangka panjang. Mengapa?

Karena terkadang suka ribet ga si buat setting DNS yang baru? Kalau saya si iya. Tapi dengan menggunakan Cloudflare sengganya proses migrasi hosting menjadi lebih cepat dan mudah.

Proses manajemen DNS tinggal dilakukan di sisi Cloudflare dan tinggal menyesuaikan kondisi server yang baru. Konfigurasi seperti verifikasi domain untuk webmaster pada Google, Bing, dan Yandex tidak perlu dirubah pada saat migrasi ke server yang baru karena menggunakan DNS Records si Cloudflare.

Begitu juga settingan Mail Server. Misalnya Anda menggunakan Google Apps atau Zoho Mail. Terkadang pada saat migrasi hosting perlu setup MX dan verifikasi domain kan ya?

Belum lagi layanan seperti Mandrillapp, Mailchimp, maupun layanan sejenisnya yang perlu verifikasi domain. Kalau setting satu per satu setiap pindah ke hosting yang baru ternyata ribet dan tidak efektif juga.

Solusinya yaitu Anda menggunakan layanan DNS Management dari Cloudflare ini. Bagaimana cara menyiasati Error 522: Connection timed out? Pada bagian A record tidak perlu mengaktifkan Http proxy (CDN).

Jadi hanya menggunakan Cloudflare sebagai DNS Management saja dong? Ini tergantung kebutuhan Anda sebenarnya. Jika layanan Cloudflare selain DNS management Anda butuhkan. Aktifkan fitur Http proxy (CDN)-nya saja.

Fitur Http proxy (CDN) memang memberikan fasilitas seperti yang telah saya sampaikan di atas. Selain itu juga, Anda bisa memanfaatkan cloudflare untuk membuat situs https tanpa membeli sertifikat SSL. Adakah layanan gratis serupa Cloudflare atau adakah layanan sejenis ini?

Layanan gratis yang menyerupai Cloudflare yaitu Cloudns. Layanan yang memberikan proteksi dan sejenis Cloudflare lainnya adalah IncapsulaSucuri, dan Keycdn.

Dari layanan-layanan tersebut mana yang paling recommended? Menurut saya, Sucuri. Bagaimana dengan Anda, Apakah sudah menggunakan layanan dari Cloudflare atau yang sejenisnya?

Yuk kita diskusi ringan di kotak komentar di bawah artikel ini. 😀