Fakta Mengenai Slip Gaji

Setiap karyawan atau pegawai yang bekerja di suatu perusahaan, biasanya mereka akan mendapatkan fasilitas slip gaji yang bisa diminta kepada HRD di perusahaan tersebut.
Slip gaji tersebut diberikan untuk memberikan informasi secara rinci mengenai gaji yang diterima oleh karyawan secara detail.
Mulai dari gaji pokok, tunjangan makan, tunjangan transportasi, tunjangan anak, tunjangan istri, maupun potongan-potongan seperti untuk jaminan kesehatan, jaminan ketenagakerjaan, atau koperasi terperinci secara jelas dan detail di atas slip kertas gaji tersebut.
Beberapa orang merasa slip gaji tersebut sangat penting untuk mengetahui apakah gaji yang sudah diberikan oleh perusahaan sudah sesuai apa belum seperti ekspektasi dan perjanjian nominal gaji dengan perusahaan ketika masuk kerja.
Namun, ada beberapa orang yang merasa tak peduli dan tidak meminta slip gaji kepada HRD karena merasa yang penting jumlah gaji yang sudah ditransfer seperti yang diperkirakan.
Jika tidak jeli bisa saja karyawan tersebut mendapatkan gaji yang tidak sesuai haknya seperti ada potongan ketika tidak masuk kerja beberapa hari meskipun sudah mendapat kompensasi dan surat ijin dari rumah sakit karena kecelakaan kerja.
Kesalahan penulisan atau typo jumlah gaji juga sering terjadi mengingat HRD dan Finance adalah manusia biasa yang bisa saja sewaktu-waktu melakukan kesalahan.
Jika tidak melihat slip gaji secara langsung bagaimana kita bisa mengetahui jika ada kesalahan-kesalahan seperti itu. Slip gaji ini sangat penting sebagai bukti otentik atau bukti resmi penerimaan gaji dari pemberi kerja kepada yang diberi kerja.
Baik bagi perusahaan maupun karyawan itu sendiri, menyimpan slip gaji merupakan salah satu hal yang cukup penting sebagai record.
Bagi perusahaan, slip gaji yang diberikan kepada karyawan berfungsi sebagai dokumentasi atau catatan atas pengeluaran gaji atau upah atas pengeluaran dana karyawan yang kemudian digunakan untuk mengecek dan menghitung cash flow perusahaan.
Bagi karyawan, selain untuk mengetahui nominal gaji secara rinci dan detail, mereka pun bisa menggunakan slip gaji ini untuk manfaat dan kepentingan yang lain.

Manfaat Slip Gaji yang Harus Diketahui

1. Sebagai Bukti Otentik dan Resmi yang Disimpan Perusahaan untuk Catatan Keuangan Bagi Perusahaan

Memberi gaji atau upah kepada karyawan atau pegawai yang bekerja di suatu perusahaan tentu menjadi kewajiban dari perusahaan tersebut.
Gaji yang diberikan harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan mengikuti UMR (Upah Minimum Regional) serta ketentuan lainnya seperti hak yang didapat ketika lembur.
Penting bagi perusahaan untuk mencatat secara detail dan menyimpan slip gaji yang dikeluarkan sebagai bukti ketika nanti ada audit dari lembaga tertentu.
Sekaligus untuk mengecek pencocokan upah yang dikeluarkan dengan keuangan perusahaan apakah sudah seimbang dan sesuai atau ada masalah.

2. Mengetahui Besaran Gaji yang Diterima secara Rinci bagi Karyawan

Rincian informasi gaji yang ditampilkan di atas kertas slip gaji berupa detail gaji pokok, gaji tunjangan seperti tunjangan makan, tunjangan transportasi, tunjangan anak, tunjangan istri, serta potongan-potongan seperti untuk koperasi, jaminan kesehatan, jaminan kesejahteraan, termasuk potongan jika tidak masuk kerja tanpa alasan.
Jika tidak meminta atau mendapat slip gaji sebagai bukti maka kita hanya akan mengetahui jumlah total nominal yang ditransfer ke rekening kita tanpa mengetahui rinciannya. Padahal rincian seperti ini sangat penting untuk kita ketahui agar kita tahu jika ada kesalahan dari perusahaan misal gaji kurang dari seharusnya.

3. Mengajukan Kredit Pemilikan Rumah

Bagi yang sudah bekerja dan sudah berumah tangga tentu memiliki rumah sendiri adalah impiannya. Sayangnya, ketika tabungan belum cukup untuk membeli rumah tersebut secara cash mereka harus menundanya sampai mendapatkan tabungan yang cukup dan sementara tinggal di kost-an atau kontrakan terlebih dahulu.
Namun, tidak perlu khawatir lagi karena sekarang pun sudah ada kemudahan untuk membeli dan memiliki rumah sendiri dengan cara mengajukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah).
Slip gaji menjadi syarat utama yang harus dipenuhi jika kita ingin mengajukan KPR. Hal ini sangat penting dicantumkan dalam syarat pengajuan KPR sehingga bank dapat menganalisa kemampuan calon pemilik rumah dalam membayar cicilan rumah setiap bulannya nanti.
Kita harus memiliki slip gaji yang besarnya tiga kali lipat dibandingkan dengan cicilan per bulannya. Sehingga, pastikan terlebih dahulu gaji sudah memenuhi syarat tersebut sebelum mengajukan KPR.

4. Mengajukan Kredit Alat Elektronik

Setelah memiliki rumah tentu tidak mungkin rumah akan kita biarkan kosong begitu saja. Kita membutuhkan beberapa perabot untuk mengisi rumah tersebut termasuk perabot dan alat-alat elektronik seperti AC, kulkas, mesin cuci, dan lain sebagainya.
Kemudahan untuk membeli perabot dan alat-alat elektronik saat ini sudah tersedia dalam bentuk kredit atau cicilan sehingga kita bisa memiliki alat-alat tersebut meskipun sebenarnya uang kita masih belum cukup untuk membelinya.
Untuk menjaga keamanan dan menghindari penipuan, penjual atau penyedia kredit menyaratkan adanya slip gaji sebagai bahan pertimbangan kemampuan calon pembeli apakah mampu dalam membayar cicilannya setiap bulan atau tidak.
Selain itu, slip gaji tersebut juga dapat digunakan untuk menentukan lamanya jangka waktu cicilan yang akan diambil nantinya.

5. Mengajukan Kredit Kendaraan Bermotor

Setelah rumah dan perabotan tercukupi, kendaraan bermotor atau mobil menjadi kebutuhan selanjutnya mengingat jaman sekarang alat transportasi pribadi sangat penting untuk memudahkan mobilitas jika ingin pergi kemana pun kita mau.
Apalagi saat ini kemudahan kredit juga bisa didapat ketika ingin memiliki kendaraan bermotor atau mobil. Sama halnya ketika akan mengajukan kredit rumah maupun alat-alat elektronik, slip gaji juga sangat diperlukan sebagai syarat untuk mengajukan kredit kendaraan bermotor.
Harga cicilan tiap bulannya pun tergantung pada lamanya angsuran dan seberapa banyak kemampuan kita untuk mencicil setiap bulannya.

6. Mengajukan Kredit Tanpa Agunan

Ketika hendak mengajukan kredit tanpa agunan untuk kebutuhan tertentu, slip gaji juga sering dijadikan syarat sebagai pengklasifikasian orang-orang yang akan mengajukan kredit.
Dengan adanya slip gaji tersebut, pemberi kredit dapat melihat kemampuan calon penerima kredit dalam membayar cicilan setiap bulannya yang biasanya slip gaji tersebut disertakan dalam formulir pengajuan kredit tanpa jaminan. Kemudian bank akan memeriksa dan menyetujui kredit yang diajukan jika sudah memenuhi syarat.

7. Referensi dalam Melamar Pekerjaan Baru

Setelah kita resign dari perusahaan yang lama kemudian ingin bekerja kembali di perusahaan yang baru, tentu kita akan membutuhkan beberapa dokumen dan syarat untuk melamar kerja seperti CV, surat lamaran pekerjaan, referensi ijazah dan sertifikat, serta slip gaji.
Mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa slip gaji dari perusahaan yang lama juga penting untuk dilampirkan ketika akan melamar di perusahaan yang baru.
Slip gaji tersebut dapat digunakan sebagai referensi untuk menawar gaji yang lebih tinggi sehingga perusahaan baru pun dapat mengetahui kebenaran jumlah gaji yang diterima melalui slip gaji yang telah dilampirkan.
Sehingga melampirkan slip gaji ketika akan melamar pekerjaan sangat penting dilakukan.

Simpan Slip Gajimu Baik-baik

Setelah mengetahui manfaat slip gaji tersebut, tentu kita akan berpikir ulang untuk membuang slip gaji yang telah kita terima dari perusahaan.
Kita akan menyimpannya baik-baik sehingga jika sewaktu-waktu kita memerlukannya untuk kepentingan tertentu kita bisa menemukan dengan mudah dan menggunakan sebagaimana mestinya.
Jika tidak mendapat slip gaji dari perusahaan, jangan lupa untuk memintanya langsung kepada HRD perusahaan tersebut. Semoga bermanfaat.