Cara Melindungi Android dari Serangan Virus dan Malware

Saat ini bisa dibilang hampir setiap orang tidak bisa lepas dengan yang namanya smartphone. Rasanya seperti orang purba ketika smartphone ketinggalan di rumah. Tidak bisa komunikasi dan mendapatkan informasi apapun.

Peranan smartphone bisa jadi di kemudian hari akan benar-benar menggantikan sebuah desktop PC bahkan laptop mungkin juga. Setiap keluaran terbaru, peningkatan kemampuan sebuah smartphone tidak main-main.

Saya kira pekerjaan kantor yang ringan saat ini bisa dikerjakan semua dari sebuah smartphone. Anda tidak lagi butuh sebuah laptop besar yang terkadang cukup sulit dibawa meskipun itu benda yang portabel.

Dengan menggunakan smartphone jika butuh apa-apa tinggal ambil dari kantong, kerjakan, lalu kirim melalui email, dan selesai. Cukup mudah dan praktis. Hidup saat ini menjadi lebih mudah dengan adanya teknologi.

Peranan teknologi juga mengubah gaya hidup dalam belanja online. Pengguna bisa melakukan pembayaran elektronik juga melalui smartphone mereka.

Baca juga: Hemat Memory Internal dengan Menghapus Aplikasi Bawaan Samsung

Bahkan salah satu provider terbesar di Indonesia, yaitu Telkomsel menyediakan layanan pembayaran Tcash dengan cukup melakukan tapping, hitungan 3 detik saja pembayaran sudah bisa dilakukan.

Itu dari segi kelebihan dari smartphone. Tentu ada sisi kekurangan dan ancaman, yang kita bahas kali ini adalah salah satu ancaman terbesar dari pengguna smartphone yaitu virus dan malware.

Virus dan malware adalah dua aplikasi jahat yang dibuat untuk kegiatan yang bisa dibilang sifatnya adalah “parasit”. Seseorang bisa saja mengintip percakapan SMS di smartphone Anda berkat bantuan si virus tadi.

Baca juga: Tips Aplikasi WhatsApp agar Aplikasi Tidak Membengkak

Hal yang lebih canggih yaitu seseorang bisa juga “mengintip” transaksi eletronik yang Anda lakukan. Smartphone yang terinfeksi virus bisa juga dijadikan alat untuk kegiatan merugikan seperti DDOS Attack.

Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana caranya memproteksi android dari serangan virus dan malware? Tips di bawah berikut ini bisa meminimalisir smartphone agar terhindar dari serangan virus dan malware.

13 Cara Menjaga Keamanan Smartphone Android dari Serangan Virus dan Malware

1. Pastikan OS Android Anda Pada Versi yang Terbaru

Tips pertama yang wajib hukumnya Anda lakukan yaitu memastikan apakah Anda menggunakan OS Android pada versi yang paling mutakhir. Caranya yaitu klik Setting > About device > Software update > Update now.

Jangan lupa juga untuk memberikan centang pada bagian Auto update dan Wi-Fi only. Ini adalah hal yang paling dasar guna melindungi android dari ancaman virus dan malware. Cukup mudah bukan? 🙂

2. Jangan Root Android Anda

Hukum kedua yang harus dipatuhi yaitu jangan root android Anda jika Anda belum benar-benar mengetahui apa konsekuensi dari aktivitas tersebut. Setuju ya? 😉

3.  Pastikan Anda Mengetahui Kebutuhan Aplikasi yang Harus Diinstal

Percaya deh klo di Google Playstore tidak semua aplikasi aman untuk digunakan. Ada aplikasi-aplikasi sampah yang bahkan bisa mengancam privasi Anda selama menggunakan smartphone android kesayangan Anda.

Oleh karena itu, pastikan Anda hanya menggunakan aplikasi yang memiliki rating dan comment yang positif. Hindari memasang aplikasi yang memiliki rating buruk atau merah.

Komentar dari para pengguna yang sudah mencoba aplikasi juga bisa Anda jadikan indikator. Apakah aplikasi tersebut layak Anda pakai atau tidak. Instal aplikasi populer bisa menjadi salah satu cara menghindari aplikasi sampah.

Aplikasi sampah itu seperti dual chat blablabla, aplikasi intip whatsapp, aplikasi yang aneh-aneh-lah pokoknya. Jangan mau terpancing menggunakan aplikasi tersebut. Selektif artinya untuk menginstal sebuah aplikasi.

Kalau instal aplikasi di Google Playstore aja harus hati-hati. Maka hal yang perlu Anda jauhi yaitu menginstal aplikasi di luar Google Playstore. Maksudnya gimana nih? Nanti kita akan bahas lebih lengkap.

4. Instal Antivirus di Smartphone Android Anda

Sebaiknya sebelum melakukan instalasi sebuah aplikasi apapun. Aplikasi yang pertama yang wajib diinstal yaitu aplikasi antivirus. Mengapa demikian? Karena aplikasi ini akan memberitahukan Anda apabila ada aplikasi yang akan mengancam privacy maupun keamanan dari android Anda.

Aplikasi antivirus ada yang berbayar ada juga yang gratis. Keduanya tentu ada beda fitur, yang mana sebaiknya dipilih? Ini tergantung kebutuhan Anda. Jika Anda menggunakan smartphone android untuk kebutuhan bisnis, pekerjaan, dan hal-hal yang penting lainnya.

Baca juga: Cara Mudah Hacking Ponsel Pintar Fingerprint Sensor dengan Sebuah Printer Inkjet

Tidak ada salahnya menggunakan antivirus yang berbayar. Proteksi yang diberikan dari antivirus yang berbayar mungkin saja sepadan dengan aktivitas/kegiatan yang Anda lakukan selama menggunakan smartphone android. Yup terlepas dari itu semua Anda membutuhkan antivirus.

Bingung memilih mana aplikasi antivirus terbaik yang sebaiknya diinstal? Di bawah ini ada 10 aplikasi antivirius terbaik yang bisa Anda pergunakan untuk melindungi android Anda:

  1. Kaspersky Antivirus & Security (#3 Cukup Disarankan)
  2. Avast Software Mobile Security & Antivirus
  3. AVG Mobile – Antivirus Android Gratis 2016
  4. Norton Mobile -Norton Security and Antivirus (#1 Paling Disarankan)
  5. Eset – Mobile Security & Antivirus (#2 Sangat Disarankan)
  6. Lookout Security & Antivirus
  7. 360 Security – Junk Cleaner
  8. Anti-virus Dr.Web Light
  9. Comodo Mobile Security
  10. Avira Antivirus Security

5. Jangan Menggunakan Aplikasi Bajakan

Aplikasi berbayar seperti game, antivirus, aplikasi kantor, musik, maupun jenis layanan premium lainnya. Sebaiknya gunakan yang original. Sebab yang bajakan belum tentu benar-benar gratis.

Privacy dan keamanan android Anda yang menjadi taruhannya. Saat ini metode pembayaran aplikasi di Google Playstore cukup mudah kok, bisa juga dengan pulsa maupun bayar di Indomaret.

Tips menghindari agar smartphone android Anda tidak diperkenankan menginstal aplikasi di luar Google Playstore yaitu dengan cara klik Setting > General > Security > Beri centang pada tulisan Verify Apps.

Jangan Anda beri centang pada tulisan Unknown sources. Kalau diberi centang tandanya Anda mengizinkan aplikasi di luar Google Playstore untuk dipasang pada smartphone android Anda.

Aplikasi bajakan juga disebarkan biasanya di situs-situs gelap. Dengan mengakses situs gelap ada risikonya tersendiri. Pada poin berikutnya kita akan membahas mengenai hal tersebut.

6. Jangan Mengkases Situs Porno, Warez, Crack, dan Situs Dark Lainnya

Situs porno, warez, crack, dan seterusnya pada saat dibuka melalui smartphone, akan banyak muncul iklan-iklan yang seolah smartphone Anda telah terinfeksi virus. Istilahnya Malvertising (Malicious Advertising).

Ada yang pas dibuka langsung memunculkan sebuah popup dan browser otomatis mengunduh aplikasi asing. Pada saat Anda instal aplikasi tersebut, bisa jadi smartphone Anda berada dalam ancaman yang serius.

Hindari situs-situs seperti yang telah disebutkan di atas itu lebih baik. Cara memblokirnya yaitu dengan menggunakan aplikasi parenting control. 5 Aplikasi parenting untuk mengontrol smartphone:

  1. Norton Family parental control
  2. Net Nanny for Android
  3. Mobicip Safe Browser
  4. SecureTeen Parental Control
  5. Kids Zone Parental Controls

7. Terakhir Selalu Update dan Backup File-file Penting di Smartphone Android

Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan yaitu selalu update aplikasi yang Anda pasang di smartphone android. Cara melakukannya buka aplikasi Google Playstore.

Klik My Apps & games > jika ada tulisan Update All, klik tombol tersebut.  Selain itu bisa juga dengan mengklik aplikasi yang ada tulisan update, klik aplikasinya dan klik tombol update.

Selanjutnya apabila ada file dokumen, foto, video, musik, dan file-file penting lainnya. Jangan lupa backup file penting tersebut di Google Drive, OneDrive, atau Dropbox.