Tips Membuat Password yang Kuat dan Aman Namun Mudah Untuk Diingat

Ada jutaan akun online yang berhasil di ambil alih oleh orang lain, lantaran si pemilik akun online yang asli menggunakan kata sandi password yang mudah ditebak oleh orang lain.

Rata-rata kata sandi password yang mudah ditebak itu berkisar antara tanggal lahir, tanggal pernikahan/jadian, nomor telepon rumah/hp, dan informasi umum lainnya yang bisa orang ketahui melalui sosial media.

Pada artikel kali ini saya akan memberikan sedikit tips bagaimana membuat password yang kuat dan aman namun juga mudah untuk diingat. Sebenarnya ada ungkapan seperti di bawah ini lho:

Baca juga: Tingkatkan Keamanan Gmail Anda Sekarang Juga

“Kata sandi password yang paling aman adalah kata sandi yang pembuatnya sendiri tidak lagi bisa mengingatnya”.

Password dengan jumlah yang mencapai 100 karakter dengan kombinasi huruf, angka, dan simbol bagaimana mengingatnya lagi kan?

Lalu bagaimana kita bisa login kalau passwordnya saja tidak hapal? Berikut ini ada beberapa tips dalam membuat password yang panjang, kuat, dan aman tetapi tetap bisa kita “hapal”.

1. Password yang Kuat adalah Password yang Panjang

Kata sandi password yang kuat rata-rata memiliki minimal 15 – 20 karakter dengan kombinasi huruf, angka, dan simbol. Di bawah dari angka itu bisa dibilang sedang dan cenderung lemah.

Saya pernah membuat password yang panjang lalu disimpan pada sebuah notepad pada zaman SMA. Alhasil ketika komputer saya dipakai oleh teman, ia berhasil mengetahuinya. Jeng-jeng-jeng.

Di akhir akan kita bahas juga bagaimana cara mengelola password yang baik dan benar.

2. Gunakan Huruf Kecil dan Besar, Angka, dan Simbol untuk Membuat Password yang Super Kuat

Pernah baca tulisan alay yang hurufnya besar dan kecil. Terus beberapa huruf vokal seperti A I U E O diganti dengan angka menjadi 4 1 U 3 0. Kadang kita bacanya aja udah bikin sakit mata sendiri. Ya ga? Haha.  😆

Ternyata tulisan alay menginspirasi sebagian orang dalam membuat password yang super kuat. Sulit ditebak orang lain dan memiliki keunikan tersendiri karena mudah dihapal. Di bawah ini contohnya:

cob4 teb4K p4s5wORD 4ku 4p4 hAy0?“. Jika tanda spasi tidak dihitung password semacam itu saja sudah termasuk kriteria yang cukup kuat dan sudah lebih dari 20 karakter. Tepatnya yaitu 28 karakter.

3. Jangan Membuat Password dari Informasi Umum atau Publik dari Diri Anda

Tadi di awal sudah sempat saya singgung mengenai informasi umum atau publik dari diri seseorang. Seperti tanggal lahir, tanggal jadian, tanggal perceraian, tanggal wisuda, nomor hp atau telepon rumah, dan seterusnya.

Baca juga: Tidak Ingin Akun Instagram Di hack? Lakukan Cara Proteksi Berikut Ini

Rata-rata informasi publik tersebut dapat diketahui dengan mudah oleh orang lain melalui informasi yang tersedia pada akun sosial media. Jika saat ini Anda menggunakan password semacam itu. Segera ganti password Anda sekarang juga.

4. Ganti Password Secara Berkala Minimal 6 Bulan Sekali atau Maksimal 1 Tahun Sekali

Kasus kemarin pada saat ada ratusan juta akun yahoo berhasil diretas mengajarkan kita satu hal, yaitu pentingnya mengganti password secara berkala, minimal 6 bulan dan maksimal 1 tahun sekali. Ibarat sebuah sikat gigi yang perlu diganti juga dalam beberapa bulan kedepan.

Kata sandi password juga perlu mendapatkan perhatian khusus. Karena bisa jadi password yang berhasil ditebak sebelumnya. Setelah ia berhasil mencuri satu akun online, si pencuri tadi akan mencoba ke akun-akun online lainnya yang dimiliki oleh si korban dengan kata sandi password yang sama.

Baca juga: Tips Mengamankan Komputer dari Serangan Hacker

Sehingga saya sangat menyarankan agar setiap akun online yang Anda miliki. Baik itu akun facebook, twitter, google mail, yahoo, dan seterusnya. Anda membuat password yang berbeda-beda, unik, dan kuat.

Tujuannya yaitu agar ketika akun facebook misalnya dicuri oleh orang lain. Akun e-mail yang terdaftar di facebook tidak ikut dicuri juga. Sehingga masih memungkinkan akun facebook di-recovery kembali.

5. Aktifkan Fitur 2FA dan Gunakan Password Manager

Password yang kuat dan aman saja ternyata masih belum bisa mengamankan akun online yang Anda miliki. Oleh karena itu, jika terdapat fitur 2FA (two-factor authentication). Segera aktifkan fitur tersebut.

2FA adalah otentikasi tambahan manakala kata sandi password telah berhasil dimasukkan (login). Cara ini efektif meminimalisir pencurian akun online ketika seseorang berhasil mengetahui password Anda.

Terakhir, yaitu gunakan password manager untuk menyimpan kata sandi password yang panjang. Anda bisa menggunakan layanan seperti LastPass atau Google Password Manager.

Semoga kelima tips di atas dapat bermafaat untuk Anda dalam membuat password yang super aman dan kuat. Bagikan tulisan di atas melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, Google Plus, LinkedIn, dan Path.

Klik tombol share untuk membagian tulisan di atas untuk teman-teman Anda yang mungkin masih salah dalam membuat kata sandi password dan rentan akan dicuri akun online-nya.

Tidak ingin ketinggalan tulisan terbaru dari Situstarget.com? Anda bisa mendaftarkan diri Anda sebagai subscriber dengan cara mendaftarkan nama dan alamat email Anda di kotak berlangganan artikel di bawah tulisan ini.

Setiap ada tulisan terbaru yang dipublikasikan di blog ini. Anda adalah orang yang pertama mendapatkan notifikasi melalui alamat email yang telah didaftarkan sebelumnya itu. Enak kan?  😀