Menjadi pengusaha atau memiliki bisnis sendiri pasti jadi impian banyak orang, tapi membangun bisnis dari nol bukanlah perkara mudah. Ada banyak hal yang harus dipikirkan masak-masak, salah satunya adalah modal usaha.
Bila memiliki banyak uang, modal tentunya bukan masalah besar, tapi bagaimana dengan mereka yang uangnya pas-pasan?
Belum punya modal bukan berarti tidak punya kesempatan untuk berbisnis, karena bagaimanapun juga uang selalu bisa dicari dengan cara apapun.
Anda bisa menyisihkan uang dari gaji, menjual barang, menggadai barang, atau bahkan berhutang. Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan di bawah ini mengenai macam-macam cara untuk mendapatkan modal.

1. Modal Usaha Bisa dari Uang Tabungan

Memanfaatkan tabungan untuk modal usaha

Tabungan bisa dijadikan modal untuk usaha


Cara termudah dan paling baik untuk mendapatkan modal adalah dengan memanfaatkan harta pribadi, dan menabung merupakan cara paling tepat untuk mengumpulkan uang.
Bila Anda memiliki gaji bulanan, sisihkan sebagian uang dari gaji untuk ditabung sebagai modal bisnis di kemudian hari. Cara ini memang tidak instan dan butuh kesabaran.
Bahkan, bisa saja uang modal untuk usaha baru terkumpul setelah menabung beberapa tahun, apalagi bila gaji bulanan Anda kecil sehingga uang yang ditabungkan juga tidak banyak.
Namun daripada berhutang, cara ini masih jauh lebih baik karena tidak ada resiko yang merugikan.

2. Menjual Aset Untuk Sesuatu Hal yang Produktif

Menjual aset untuk mendapatkan modal usaha
Menjual barang-barang berharga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan modal bisnis dengan cepat dan mudah. Anda bisa menjual ponsel, televisi, perhiasan, baju, motor, atau mobil.
Bahkan bila Anda memiliki properti seperti tanah, emas atau rumah, Anda bisa menjualnya untuk mendapatkan modal yang jauh lebih besar.
Meski demikian, ada baiknya untuk berpikir baik-baik tentang aset mana saja yang harus dijual. Selain karena tiap barang punya harga berbeda, aset yang dijual sebaiknya adalah barang yang sudah “tidak dibutuhkan” lagi.
Untuk menentukan hal ini, pikirkan dulu bisnis dan modal yang dibutuhkan, setelah itu barulah Anda pilih aset mana yang akan dijual.

3. Menggadaikan Barang untuk Mendapatkan Modal Usaha

Gadai aset untuk mendapatkan modal usaha
Bagi sebagian orang, menjual aset pribadi adalah hal yang sangat berat, apalagi bila barang tersebut masih dibutuhkan atau punya nilai sejarah tersendiri.
Tapi bila tetap ingin mendapatkan uang untuk modal, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mendatangi pegadaian.
Di pegadaian, Anda bisa meminjam uang dengan mengajukan barang berharga sebagai jaminan/ tanggungan. Barang yang digadaikan nantinya bisa didapatkan kembali dengan cara ditebus dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Bila tidak ditebus, maka barang tersebut akan menjadi hak milik pegadaian dan biasanya akan dilelang.

4. Mengajukan Pinjaman ke Bank untuk Modal Usaha

Pinjaman modal usaha dari bank syariah
Cara lain untuk mendapatkan modal usaha adalah dengan mengajukan pinjaman uang kepada bank. Setidaknya ada dua fasilitas dari bank yang biasa dipakai oleh para pencari modal, yaitu Kredit Multiguna (KMG) dan juga Kredit Tanpa Agunan (KTA).
KMG memungkinkan seseorang untuk meminjam uang dengan menyerahkan jaminan kepada pihak bank. Jenis barang jaminan pun bisa bermacam-macam, mulai dari sertifikat tanah, BPKB kendaraan, SK kerja, dan barang-barang lain yang sekiranya memiliki nilai tinggi.
Selain KMG, Anda juga bisa memilih produk KTA yang merupakan fasilitas kredit tanpa adanya jaminan. Jadi Anda bisa melakukan pinjaman tanpa harus menyerahkan aset berharga Anda kepada pihak bank.
Meminjam dari bank memang sudah umum dilakukan, tapi sebaiknya pikirkan masak-masak sebelum berhutang. Pertimbangkan dengan baik tentang prospek bisnis dan juga bunga bank yang harus dibayar, terutama apabila Anda termasuk pemula dalam bisnis dan usaha yang dijalankan masih tergolong baru.

5. Meminjam dari Teman Dekat atau Keluarga

Modal bisa didapatkan dari meminjam uang kepada teman atau keluarga
Berhutang tidak harus melibatkan bank, Anda juga bisa mendapatkan modal dengan cara mencari pinjaman pada orang-orang terdekat.
Dibandingkan di bank, meminjam uang pada teman atau keluarga biasanya lebih mudah, tapi tentu saja ada syarat-syarat tertentu yang sebaiknya dilakukan agar Anda tidak kehilangan kepercayaan.
Jelaskan pada mereka mengenai bisnis yang akan Anda jalankan. Selayaknya etika dalam berhutang, tentukan pula batas waktu peminjaman/ pengembalian uang pada mereka, termasuk cara pembayarannya (bayar tunai/ dicicil).
Bahkan bila perlu, buat surat perjanjian untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Sebagai orang yang berhutang, Anda harus bisa menepati janji untuk mengembalikan uang pada waktu yang sudah ditentukan.
Karena itu sebelum memutuskan berhutang, pikirkan dulu apakah Anda nantinya bisa mengembalikan uang atau tidak. Bila tidak bisa, sebaiknya hindari berhutang agar tidak merusak hubungan keluarga/ pertemanan.

6. Usaha Patungan, Sharing Resource, Resiko, dan Modal

Pantungan modal usaha dengan teman untuk menjalani bisnis bersama
Punya modal tapi masih belum cukup? Cobalah mencari partner untuk berbisnis. Di sekeliling Anda pasti ada teman atau anggota keluarga yang memiliki minat sama dalam hal bisnis.
Dengan mengajak mereka berbisnis, modal besar tentunya tidak lagi jadi masalah. Selain itu, kesulitan-kesulitan bisnis nantinya juga akan ditanggung bersama.
Mencari mitra pun tidak bisa sembarangan dan sebaiknya ajak orang yang sudah benar-benar Anda kenal. Buatlah proposal bisnis secara lengkap, lalu lakukan presentasi sederhana dengan menjelaskan rincian dari usaha yang ingin dijalankan.

7. Cari Sponsor / Donatur yang Mau Membiayai Usaha Anda

Cari sponsor untuk modal usaha ke perusahaan atau yayasan
Cara terakhir yang bisa ditempuh untuk mendapatkan modal adalah dengan mencari sponsor, misalnya lewat crowdfunding atau praktik penggalangan dana yang biasanya dilakukan di internet lewat situs-situs tertentu.
Salah satu situs crowdfunding di Indonesia yang bisa dicoba adalah KitaBisa.com. Dalam situs crowdfunding, Anda harus memperkenalkan bisnis yang akan Anda jalankan, mulai dari jenis usaha, visi dan misi, hingga estimasi dana yang dibutuhkan.
Apabila ada pengunjung yang tertarik, mereka akan memberikan sumbangan kepada Anda. Jadi cukup bermodal laptop dan internet, Anda punya peluang besar untuk mendapatkan modal.
Demikianlah pembahasan mengenai modal usaha serta bagaimana cara mendapatkannya. Modal awal tidak harus selalu besar, apalagi bila Anda masih pemula dalam bidang ini.
Mulailah dengan modal kecil untuk meminimalkan kerugian. Selama bisnis berjalan, sisihkan sedikit uang untuk modal pengembangan bisnis selanjutnya.