Saat ini namanya mencari pegawai dengan kemampuan yang tinggi, sangat mudah sekali untuk didapatkan. Akan tetapi untuk mencari pegawai yang memiliki skill atau kemampuan yang tinggi dan loyal itu yang sulit dicari.
Oleh karena itu, sebagian perusahaan mencoba “bereksperimen” guna meningkatkan loyalitas pegawai. Salah satu cara menciptakan loyalitas pegawai bisa juga dengan menghadiahkan emas kepada pegawai teladan atau yang berprestasi.
Mengingat saat ini pembajakan SDM kerap kali terjadi oleh perusahaan pesaing. Sehingga perusahaan perlu berpikir bagaimana caranya menciptakan loyalitas pegawai yang memiliki kemampuan/skill yang tinggi atau SDM yang berkualitas.
Biasanya hadiah emas tersebut diberikan ketika ulang tahun perusahaan atau per sekian tahun dari masa kerja karyawan. Ada yang per tiga tahun, ada yang per lima tahun, tergantung dari kebijakan perusahaan.
Besaran dari berat emaspun berbeda-beda. Misalnya level manager, bagi mereka yang berprestasi mendapatkan emas sebesar 25 gram. Sedangkan level staff, bagi mereka yang berprestasi mendapatkan 10 gram emas, dan seterusnya.
Biasanya strategi ini (menjaga loyalitas pegawai dengan hadiah emas) masih ampuh hingga level manager. Di atas itu, pada tahapan direktur. Strategi ini menjadi kurang ampuh. Mengapa demikian?
Biasanya mereka yang sudah berpenghasilan ratusan juta setiap bulannya. Tidak terlalu tertarik dengan hadiah semacam ini. Meskipun emas yang diberikan jumlahnya besar. Karena rata-rata mereka yang sudah ditahapan direksi. Lebih mencari eksistensi diri.
Jadi mereka lebih tertantang untuk menyelesaikan pemasalahan yang ada di perusahaan-perusahaan. Atau mereka lebih menyukai perusahaan yang di mana ide-ide mereka lebih diterima.
Sehingga keberadaan mereka lebih “dilihat” atas karya-karya cemerlang mereka, dalam membangun perusahaan yang sukses dan berhasil. Kurang lebih itulah salah satu manfaat dari logam mulia emas, yaitu dapat meningkatkan loyalitas pegawai di perusahaan.