Klo sebelumnya kita sudah membahas tentang Tips Menabung Emas untuk Pelajar, hari ini kita akan mengenal lebih dekat tentang arisan emas. Biasanya sabtu malam itu waktu yang tepat untuk ibu-ibu berkumpul untuk arisan, sabtu malam juga waktunya para Jones (Jomblo Ngenes) berdoa agar hujan sepanjang malam. Skip skip.
Paragraf terakhir itu tidak relevan dengan pembahasan kita hari ini, ngapain bawa-bawa si Jones segala. Hehe. 😀 Arisan Emas adalah suatu cara menabung emas yang unik. Di mana setiap pesertanya harus disiplin untuk menyisikan uang dengan “nominal yang sama”, untuk dimasukan atau disetorkan secara rutin dalam periode waktu tertentu kepada panitia atau orang yang bertanggung jawab memegang uang arisan.
Dan dalam waktu tertentu juga pemenang dari arisan emas di undi dan di umumkan pada sebuah pertemuan, hingga seluruh pesertanya mendapatkan giliran sebagai pemenang arisan. Secara umum tidak ada perbedaan dengan arisan biasanya kan?
Ya memang, cuma bedanya pada arisan emas. Barang yang menjadi hadiahnya bukan uang, apalagi panci. Tetapi hadiahnya yaitu berupa emas. Karena hadiahnya berupa emas, ada beberapa cara yang dapat dipergunakan untuk setoran arisannya, seperti:

1. Setiap Peserta Menyetorkan Uang untuk Arisan dan Pemenang Diberikan Emas

Mengenal Lebih Dekat Arisan Emas via Kaskus.co.id

Mengenal Lebih Dekat Arisan Emas via Kaskus.co.id


Namanya arisan emas, tapi kok yang disetor berupa uang? Tenang dulu, opsi pertama ini bisa Anda pergunakan sebagai pilihan setoran untuk arisan. Sebagai contoh begini, misalnya Anda menyepakati bahwa arisan emas sebagai hadiahnya yaitu emas seberat 10 Gram.
Dan pesertanya ada 10 orang, maka setiap orang perlu menyetor 1 gram emas. Misalnya harga emas tertinggi sebagai prediksi dari setiap anggota arisan, yaitu sebesar Rp. 550.000,-. Maka Di sepakati untuk setoran arisan menggunakan harga tertinggi emas pada tahun itu.
Uang yang terkumpul itulah yang dibelikan emas sebesar 10 gram untuk pemenang arisan. Dan biasanya pada akhir periode arisan, karena hadiahnya yaitu emas 10 gram. Dengan perhitungan emas harga tertinggi. Pasti ada uang sisa atau uang lebih. Uang sisa atau uang lebih tersebut dapat dipergunakan untuk makan-makan atau dibagikan rata kepada peserta arisan. Keuntungan dengan cara pertama ini, bagi mereka yang tidak mau kerepotan dengan naik turunnya harga emas. Bisa menggunakan cara pertama ini dengan setoran tetap.

2. Peserta Menyetorkan Emas Sebagai Setoran Arisan

Para Peserta Arisan Menyetorkan Emas Sesuai Nilai yang Disepakati di Arisan Emas via inginggold.com

Para Peserta Arisan Menyetorkan Emas Sesuai Nilai yang Disepakati di Arisan Emas via inginggold.com


Jika pada pilihan pertama, setiap peserta setorannya dibuat secara flat. Artinya tidak mau ambil pusing dengan fluktuasi harga emas. Pada opsi kedua ini, para peserta arisan emas, dapat menyetorkan emas sesuai dengan kesepakatan bersama pada arisan emas.Misalnya seluruh peserta arisan emas memutuskan untuk hadiah arisan sebesar 24 Koin Dinar Emas.
Pesertanya ada 12, dan masing-masing orang perlu menyetor 2 koin dinar emas setiap kali bulannya selama periode satu tahun. Mengapa satu tahun itu maksimal periode untuk arisan? Karena lebih dari satu biasanya sudah terlalu lama bagi peserta arisan. Bisa juga selain dinar, misalnya emas batangan sebesar 10 Gram, diikuti oleh 10 orang peserta arisan. Maka satu orang atau per kepala dari peserta arisan menyetor 1 gram emas dalam waktu 10 bulan misalnya. Jadi arisan diundi atau dikocok dalam waktu satu bulan, satu kali pengundian.
Adapun waktu pengundian bisa disesuaikan dan disepakati bersama. Bisa sebulan dua kali, tiga kali, empat kali, dan seterusnya. Tergantung kesepakatan dari seluruh peserta arisan emas. Satu orang peserta bisa mempunyai hak lebih atau gabung satu nama, dengan dua kepesertaan. Misalnya budi ikut dengan dua kepesertaan budi 1, budi 2, dan seterusnya. Semakin banyak rangkap kepesertaan, semakin besar pula setoran emasnya.
Bro Robi, teman saya ada yang ikut arisan emas, tapi kok malah kena tipu? Wah-wah ternyata ada juga ya oknum yang mencoba mencari keuntungan dengan cara yang tidak halal, dengan kedok arisan emas. Untuk menghindari penipuan berkedok arisan emas. Kita akan bahas pada artikel berikutnya saja ya. Cara menghindari penipuan berkedok arisan emas. Artikel tentang investasi bodong, sebelumnya juga pernah kita bahas pada tulisan yang berjudul Ciri Investasi Bodong Emas Bohong. Selamat berinvestasi emas!