Mengenal Managed VPS dan Unmanaged VPS, bagi sebagian orang yang tidak familiar dengan perintah-perintah linux pada tahap awal menggunakan VPS akan terkendala dalam hal konfigurasi dasar VPS. Saya sendiri termasuk yang kesulitan di awal menggunakan VPS karena terbiasa menggunakan sistem operasi windows.

Saat ini saya sudah full menggunakan linux dalam segala aktivitas saya di dunia maya. Baik server, saya menggunakan centOS, lalu di laptop saya menggunakan OS Ubuntu. Dan sudah sangat jarang sekali saya menggunakan sistem operasi Windows.

Memang saat ini untuk pekerjaan, saya hanya membutuhkan untuk ketik-mengetik saja. Balik lagi ke topik ini, jadi walaupun Anda pemula dan tidak terlalu mengerti tentang perintah-perintah linux. Jangan khawatir, Anda tetap bisa menggunakan VPS dengan tambahan layanan Managed VPS.

Artinya VPS Anda akan dibantu kelola oleh pihak hosting. Anda tinggal memigrasikan website/blog/forum Anda setelah proses konfigurasi VPS selesai. Untuk kontrol panel gratisan yang powerful saya menyarankan untuk menggunakan Webmin atau Kloxo Panel.

Tambahan layanan Managed VPS sendiri tentunya memiliki biaya tersendiri, selain Anda menyewa VPS-nya. Bisa dibilang layanan Managed VPS lebih mahal dibandingkan VPS tanpa layanan Managed atau biasa disebut Unmanaged VPS. Jika dana terbatas, tetapi tidak ingin menggunakan Managed VPS.

Anda bisa sambil learning by doing. Seperti yang dahulu saya lakukan. Bertanya di forum, membaca tutorial ini itu, diskusi dengan para pakar IT, bertanya dengan teman di Facebook, dan masih banyak cara lainnya. Sekarang ini sudah banyak orang yang menggunakan VPS di Indonesia. Anda juga bisa bertanya di forum The Target Community untuk diskusi soal cara me-managed VPS.