Pernahkah Anda memperhatikan ketika seorang pembicara atau trainer memasuki ruangan? Awal acara dimulai oleh seorang MC lalu biasanya dilanjutkan dengan pembukaan acara dan pembacaan riwayat hidup seorang trainer atau pembicara kan?

Setelah itu MC memberi izin pembicara untuk masuk, coba perhatikan jarang pembicara atau seorang trainer berjalan santai. Kebanyakan dari mereka sedikit berjalan cepat atau ada juga yang berlari kecil menuju panggung. Selain memang agar cepat sampai di atas panggung. Ada alasan lainnya mengapa banyak trainer melakukan hal tersebut.

Salah satunya adalah untuk mengurangi rasa gerogi, dengan bergerak. Tubuh akan menjadi lebih hangat, biasanya gerogi membuat kaki dan tangan menjadi kaku dan dingin. Makanya seorang trainer ketika naik ke atas panggung akan sedikit berlari dan menyapa audience dengan semangat. Misalnya dengan mengucapkan: “Apa kabar Anda hari ini?” atau bisa juga dengan “Semangat pagi semuanya.”

Hal-hal di atas selain untuk mencairkan semangat ternyata bermanfaatnya juga bagai trainernya sendiri guna mengurangi gerogi yang terjadi. Cara terbaik untuk menghabiskan gerogi adalah dengan sebelum tampil di atas panggung. Anda bisa lompat-lompat kecil di belakang panggung atau kamar mandi.

Selain itu bisa juga dengan lari-lari kecil ketika menuju ke panggung atau bisa juga sambil latih vokal A, I, U, E, O tanpa suara di kamar mandi. Ini tinggal pintar-pintarnya aja Anda menyiasati agar Anda tidak terlihat gerogi ketika sudah berbicara. Karena ketika seseorang sudah gerogi biasanya suara tidak bulat atau jelas. Maka habiskan gerogi tersebut sebelum naik ke atas panggung. Adakah dari pembaca punya tips lainnya? Share di kotak komentar di bawah artikel ini ya. 🙂 Sebelumnya kita sudah membahas juga beberapa artikel seperti: “Tekan tombol ON untuk mengurasi rasa Pe-de disini.” Artikel tentang tips untuk public speaking bisa Anda baca lebih lengkap ada katerogi Public Speaking.