Bagi Anda yang baru saja terjun dalam bisnis di dunia maya. Sebagian ada yang kesulitan dalam membangun kepercayaan client atau customer website baru mereka.

Oleh karena itu saya akan berbagi tips untuk menjadikan web e-commerce terpercaya di mata para pelanggan Anda. Semoga bisa Anda praktekan dan meningkatkan reputasi kepercayaan website e-commerce Anda.

Hari ini sudah buanyak sekali ukm yang meng-online-kan bisnis mereka guna menjaring pasar yang lebih besar dan lebih luas lagi.

Namun sayang sebagian dari penjual online pemula kesulitan dalam membangun kepercayaan customer pada website e-commerce mereka. Sehingga biaya yang dikeluarkan rutin untuk “toko online” menjadi seperti terbuang begitu saja.

Semoga tips menjadikan web e-commerce terpercaya pada artikel ini bisa menjadi solusi bagi Anda. Sebenarnya sederhana sekali, semakin ke sini netter atau pengguna internet semakin selektif terhadap web e-commerce karena kasus-kasus penipuan di dunia maya.

Oleh karena itu mereka memilih situs-situs besar sebut saja seperti lazada, bhinneka, YukBisnis, dan seterusnya. Karena sudah terdengar gong besarnya nama mereka se-nusantara.Tapi bagaimana jika kita baru mengawali bisnis online?

Bisakah kita bersaing dengan web e-commerce yang sudah ada dan mengungguli mereka? Jawabannya bisa! Namun tetap semua butuh proses dan tidak bisa tiba-tiba website Anda langsung terkenal dengan cepat dan dratis.

Kecuali Anda memiliki dana yang besar untuk promosi dan publikasi website yang Anda buat. Lalu cara sederhana apa yang bisa saya lakukan agar website saya bisa bertambah rasa trust customer saya? Simaklah artikel berikut ini:

1. Mengenali siapakan diri Anda di web e-commerce

Apakah Anda perusahaan atau perorangan via laptopmag.com

Apakah Anda perusahaan atau perorangan via laptopmag.com

Sebelum Anda membuat website e-commerce terlebih dahulu tentukan apakah website yang Anda bangun tersebut untuk individu atau perusahaan.

Mengapa perlu mengindentifikasikan seperti ini? Karena apabila Anda membangun website e-commerce untuk perusahaan tentunya legalitas perusahaan Anda akan meningkatkan kepercayaan dari para customer Anda.

Saya sangat merekomendasikan untuk Anda yang ingin membuat web e-commerce untuk perusahaan untuk mengunakan domain *.co.id karena reputasi kepercayaaannya akan lebih baik dibandingkan Anda menggunakan domain internasional dengan ekstensi misalnya seperti *.com, *.net, *.org, dst.

Mengapa demikian? Karena apabila Anda ingin mengajukan pembelian domain *.co.id maka Anda harus mensertakan legalitas perusahaan Anda.

Lalu untuk yang individu bagaimana? Kan tidak bisa menggunakan domain *.co.id seperti perusahaan. Saran saya Anda dapat menggunakan domain internasional dengan ekstensi *.com, *.net, *.org, dst.

Namun apabila Anda tetap ingin menggunakan domain Indonesia, Anda bisa menggunakan domain dengan ekstensi *.web.id syaratnya hanya scan ktp atau sim Anda saja.

Sangat tidak direkomendasikan untuk Anda menggunakan layanan gratisan untuk website e-commerce. Mengapa? Menurut saya apabila Anda menggunakan layanan gratisan untuk domain dan hosting biasanya Anda akan mendapatkan subdomain.

Sehingga nama dari toko online Anda menjadi sulit untuk dihapalkan oleh para pelanggan Anda.Jadi saran pertama, gunakan domain Indonesia untuk perusahaan yang ingin membuat website e-commerce.

Saran bagi individu, Anda tetap dapat menggunakan domain internasional, namun tetap perhatikan nama domain Anda. Buatlah yang seunik mungkin, mudah dihapal, mengikuti brand produk atau usaha Anda, buatlah nama yang singkat, padat, dan jelas. Hindari menggunakan domain dengan tanda (-) terlalu banyak.

2. Gunakan OrganizationSSL atau EV SSL (GreenBarSSL)

Gunakan OrganizationSSL atau EV SSL (GreenBarSSL) via tbs-x509.com

Gunakan OrganizationSSL atau EV SSL (GreenBarSSL) via tbs-x509.com

Jika Anda menyimpan data-data sensitif dari pelanggan Anda. Maka jangan lupa untuk menggunakan ssl sebagai pelindung data pelanggan Anda. Apa sih kegunaan dari SSL ini?

Kita sudah pernah membahasnya pada artikel sebelumnya yang berjudul kegunaan SSL untuk website E-Commerce. Nah apabila Anda pernah bertransaksi menggunakan internet banking, cobalah perhatikan alamat url dari website perbankan.

Biasanya berwarna hijau menyala pada saat diakses. Betul kan?Nah itulah yang disebut dengan EV SSL (GreenBarSSL). Perbedaan dengan Domain Validated SSL apa?

Pada OrganizationSSL atau EV SSL (GreenBarSSL) terdapat informasi tentang kepemilikan SSL. Sedangkan pada Domain Validated SSL tidak ada informasi mengenai hal tersebut karena hanya verifikasi domain saja.

Sedangkan pada OrganizationSSL atau EV SSL (GreenBarSSL) diperlukan valikasi tambahan berupa SIUP/Surat Keterangan, NPWP, Nomer Telepon (Fixed Line), Rekening Telepon dengan alamat organisasi, serta verifikasi domain.

Bagi web e-commerce perusahaan hal ini sangat membantu sekali dalam meningkatkan kepercayaan pelanggan. Apalagi segmentasi pelanggan Anda adalah orang-orang di luar negeri seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dst. yang sudah melek akan teknologi.

Bagi Anda yang individu cukup gunakan domain validated SSL saja.

3. Miliki Customer Support yang handal

Miliki Customer Support yang handal via yahootechsupportcontact.com

Miliki Customer Support yang handal via yahootechsupportcontact.com

Nah ini sangat penting sekali bagi Anda para pemilik web e-commerce, dukungan terhadap layanan yang Anda berikan selama pembeli melihat-lihat produk jasa maupun barang yang Anda tawarkan, hingga pembelian produk, serta layanan after sales yang Anda berikan kepada pelanggan.

Pada customer support yang bisa Anda lakukan misalnya dengan memberikan kemudahan kontak email atau telepon untuk pelanggan dapat melakukan konfirmasi, komplain, maupun berinteraksi dengan Anda.

Saat ini sudah banyak website e-commerce yang mengintegrasikan website mereka dengan fitur livechat untuk memudahkan pelanggan berkomunikasi dengan perusahaan.

Misalnya Anda menggunakan Yahoo Messanger atau Zopim, bisa juga dengan menggunakan LiveZilla. Intinya adalah bagaiman dari sisi pelanggan mendapatkan kemudahan ketika ia ingin berinteraksi dengan Anda.

Interaksi di sini maknanya bisa luas entah mereka ingin bertanya tentang produk, reservasi, konfirmasi, komplain, dst.

Bisa Anda bayangkan ketika Anda menjadi suatu pelanggan dari website e-commerce. Namun ketika Anda ingin membeli ada kendala tertentu namun Anda kesulitan dalam menanyakan tentang kendala yang Anda hadapi ke penjual.

Tentunya hal tersebut sangat menjengkelkan bukan? So, cobalah lebih memanusiakan pelanggan Anda dan berinteraksi dengan mereka.

4. Miliki aturan main yang jelas

Miliki aturan main yang jelas via albertpalacci.org

Miliki aturan main yang jelas via albertpalacci.org

Miliki aturan main yang jelas maksudnya adalah Anda harus memiliki aturan layanan dari website E-commerce Anda yang harus disetujui oleh bersama.

Peraturan tersebut yang menjaga pelanggan dan perusahaan dari kecurangan para proses perdagangan. Bagaimana mekanisme retur atau pengembalian produk, garansi, komplain, dst.

Aturan main ini sangat penting sekali. Bagaimanapun para pembeli juga ingin merasa mendapatkan perlindungan dari penjual itu sendiri.

Sekali lagi peraturan yang dibuat adalah peraturan yang win-win solution, jadi bukan hanya untuk keuntungan dari perusahaan itu sendiri.

Saat ini sudah banyak web e-commerce yang menyembunyikan aturan layanan mereka. Sehingga pelanggan mendapatkan tagihan-tagihan tersembunyi ketika bertransaksi.

Hindari melakukan hal demikian! Mengapa? Karena apabila Anda melakukan hal tersebut pelanggan kedepan tidak akan menjadi pelanggan setia Anda.

Malahan mereka akan kapok berbelanja di web e-commerce Anda! Maka buatlah aturan main yang jelas, hindari biaya-biaya tersembuyi, kalau bisa kirimkan aturan main perusahaan Anda pada saat proses sebelum checkout maupun sesudahnya tentang aturan main yang disepakati bersama.

Jika pelanggan melanggar aturan, maka berhentikan layanan Anda jika hal tersebut berkaitan dengan bisnis jasa. Namun apabila bisnis barang, maka proses retur atau pengembalian produk tidak dapat dilakukan.

Apabila kesalahan ada pada perusahaan dan bersifat faktor internal ataupun bisa juga faktor eksternal, maka perusahaan pun harus siap memberikan semacam ‘ganti rugi’ atas kesepakatan yang dilanggar pada kontrak kesepakatan layanan antara penjual dan pembeli (Tergantung kontrak kesepakatan).

Berikan kenyamanan dan keamanan pada pelanggan Anda, niscaya mereka akan menjadi pelanggan setia Anda.

5. Kenalkan siapa diri Anda ke pelanggan

Kenalkan siapa diri Anda ke pelanggan via facebook.com

Kenalkan siapa diri Anda ke pelanggan via facebook.com

Selanjutnya yang tidak kalah pentingnya adalah Anda harus memperkenalkan siapa diri Anda ke pelanggan. Biasanya ada menu seperti About Us atau About Company bisa juga About Team dan masih banyak lagi.

Jelaskan kepada mereka tentang legalitas perusahaan Anda, tempat usaha Anda berada di mana, profesionalisme Anda dan trackrecord diri Anda atau perusahaan.

Anda juga bisa memberikan informasi tentang penghargaan dari waktu ke waktu yang Anda miliki. Buatlah video berdurasi pendek hanya beberapa detik saja dengan maksimal dua menit.

Apa isinya? Isinya tentang company profile yang menarik, bisa juga dengan slide presentasi. Lampirkan foto-foto karyawan Anda, lokasi Anda usaha, tempat usaha yang Anda pergunakan, legalitas yang Anda miliki bisa berupa scan NPWP, SIUP, dst.

Semakin Anda memberikan informasi dengan detil dan lengkap mengenai perusahaan Anda. Maka hal tersebut akan meningkatkan rasa kepercayaan pelanggan Anda.

Namun perlu diingat, ada saja oknum-oknum yang memanfaatkan hal ini untuk disalahgunakan. Maka buatlah halaman pernyataan khusus misalnya bahwa perusahaan Anda tidak bekerjasama dengan pihak manapun terkait rekuitmen ketenagakerjaan, retur barang, dst.

Namun soal ini hanya opsional saja. Usahakan setiap gambar yang Anda upload memiliki semacam watermark atau cap pada gambar.

Kesimpulan

Untuk mendapatkan kepercayaan pelanggan memang tidak mudah. Butuh waktu tertentu untuk melakukan hal tersebut.

Cara di atas hanya sebagian kecil cara yang bisa Anda pergunakan guna meningkatkan kepercayaan calon pelanggan website e-commerce Anda. Ingat, walaupun bisnis Anda online sekalipun. Anda tetap harus berjualan secara tatap wajah!

Karena sentuhan emosinal ketika berjualan juga sangat mempengaruhi terhadap tingkat closing penjualan. So, apabila hal ini bermanfaat, mohon dibantu di-share di sosmed yang Ada miliki. 🙂