Belajar Merencanakan Keuangan Khusus untuk Pemula

Setiap orang tentu memiliki memiliki berbagai keinginan di dalam hidup, salah satunya yaitu kemampuan finansial yang sanggup mencukupi kebutuhan dan impian dalam hidup.
Demi mencapai keinginan dan impian tersebut, tidak sedikit orang yang berkerja keras mulai pagi hingga petang untuk bekerja dan mengumpulkan uang agar keuangan mereka tetap stabil dan dapat mencukupi berbagai kebutuhannya.
Pendapatan yang didapat dari kerja keras tersebut seharusnya diikuti dengan pembuatan rencana keuangan yang baik agar hasil kerja keras yang telah dilakukan tidak terbuang sia-sia untuk hal-hal yang tidak berguna dan menyimpang dari tujuan finansial yang utama.
Fenomena bahwa banyak orang yang belum merencanakan keuangan secara tepat ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Di Amerika yang notabene merupakan negara maju dan penduduknya sudah lebih melek finansial ternyata masih banyak warga negaranya yang belum memiliki perencanaan keuangan.
Sebenarnya apa itu perencanaan keuangan? Mengapa kita perlu merencanakan keuangan? Dan bagaimana cara merencanakan keuangan secara tepat? Berikut ulasannya.

Apa itu Perencanaan Keuangan?

Perencanaan keuangan merupakan rencana pengelolaan uang selama satu bulan dengan tujuan agar pendapatan dapat teralokasikan secara tepat. Pengalokasian keuangan secara tepat disertai penghematan dan investasi dapat membantu kita untuk meraih cita-cita dan impian dalam hidup.
Sebaliknya jika kita tidak memiliki perencanaan keuangan maka kemungkinan besar kita akan membelanjakan uang kita untuk hal-hal yang tidak penting dan tidak prioritas sehingga uang kita dapat terkuras untuk hal yang tidak berguna.
Perencanaan keuangan yang baik tidak hanya dapat membantu kita menghindarkan diri dari pemborosan tetapi juga dapat membantu kita untuk melunasi hutang, membeli aset, merencanakan masa depan yang lebih baik, dan memberikan ketenangan dalam mengelola keuangan.

Mengapa kita Perlu Merencanakan Keuangan?

Merencanakan memang perlu dilakukan, bahkan harus, jika kita ingin memiliki kondisi finansial yang sehat dan mampu mencukupi kebutuhan dan berbagai keinginan kita di dalam hidup. Mengapa kita perlu merencanakan keuangan?

1. Mengetahui Kondisi Finansial

Melakukan perencanaan keuangan dapat membantu kita mengetahui kondisi keuangan secara nyata. Dengan rencana keuangan kita akan tahu apakah kondisi keuangan kita termasuk kategori sehat atau tidak.
Kondisi keuangan yang sehat adalah kondisi yang menunjukkan bahwa pendapatan kita mampu mencukupi kebutuhan di dalam hidup, memiliki dana darurat, dan masih mampu menyisihkan dana untuk ditabung/investasi.

2. Mengetahui Alokasi Dana

Melalui perencanaan keuangan kita akan tahu apakah pendapatan kita sudah teralokasikan secara tepat atau belum. Banyak orang yang berpenghasilan tinggi tetapi tetap kekurangan dana karena terjebak oleh gaya hidup dan hal-hal yang sebenarnya tidak berguna.
Tidak sedikit pula orang yang terjebak dalam penggunaan kartu kredit yang berlebihan sehingga setiap bulannya harus pusing memikirkan tagihannya. Disinilah pentingnya perencanaan keuangan.
Jika kita melakukan perencanaan keuangan maka kita akan memiliki acuan tentang penggunaan dana yang kita miliki. Dengan adanya acuan penggunaan keuangan, maka risiko untuk mengalokasikan uang pada hal-hal yang tidak berguna dapat diminimalisir.

3. Memberikan Motivasi Keuangan untuk Lebih Sejahtera

Perencanaan keuangan membantu kita untuk lebih termotivasi dalam mengumpulkan uang dan mencapai impian dalam hidup. Tujuan keuangan yang jelas serta rencana keuangan yang tepat dapat memberitahu kita besaran uang yang kita butuhkan beserta jangka waktu yang kita perlukan untuk mencapai tujuan tersebut sehingga kita lebih termotivasi dalam bekerja dan meraih impian.

Bagaimana Cara Merencanakan Keuangan Secara Tepat?

Merencanakan keuangan sebenarnya tidak terlalu sulit, hanya saja butuh konsistensi dan niat yang kuat untuk mematuhi rencana keuangan yang telah dibuat. Berikut beberapa tips merencanakan keuangan secara tepat:

1. Mencatat Pemasukan dan Pengeluaran secara Detail

Lakukan pencatatan secara terperinci terhadap semua pemasukan dan pengeluaran. Tuliskan keterangan sumber pendapatan dan alokasi pengeluaran beserta nominalnya. Lakukan pencatatan secara rutin setiap hari agar di akhir bulan kita bisa melakukan evaluasi keuangan.

2. Mengidentifikasi Pos-pos Pengeluaran

Dari catatan keuangan atau neraca keuangan yang telah dibuat, cobalah untuk mengidentifikasi jenis pengeluaran umum maupun khusus yang telah dikeluarkan. Selanjutnya bandingkan pengeluaran umum dengan pendapatan yang diperoleh. Pastikan pengeluaran tidak melebihi pendapatan yang diperoleh.

3. Membuat Target Keuangan Jangka Pendek, Menengah, dan Jangka Panjang

Membuat target keuangan penting untuk dilakukan agar kita memiliki motivasi dalam mengatur keuangan. Buat target keuangan jangka pendek seperti menyisihkan uang sekian rupiah selama periode waktu tertentu, tidak menghamburkan uang untuk belanja baju atau tas yang sudah cukup banyak di lemari, tidak menghabiskan uang untuk minum kopi di tempat eksklusif jika tidak ada keperluan khusus seperti bertemu klien, dan lain sebagainya.
Target keuangan jangka panjang contohnya memiliki rumah dalam sekian tahun, menyelesaikan hutang dalam sekian tahun, memiliki mobil dalam sekian tahun, memiliki dana investasi untuk tabungan pendidikan anak, dan lain sebagainya.

4. Pahami Perbedaan Antara Kebutuhan dengan Keinginan

Kebutuhan merupakan hal-hal yang diperlukan dalam hidup dan harus dipenuhi seperti kebutuhan makan, listik, air, biaya sekolah anak, dan lain sebagainya sedangkan keinginan adalah hal-hal yang sebenarnya tidak perlu tetapi kita menginginkannya seperti tas model baru, sepatu model baru, makan di restoran mahal, dan lain sebagainya.

5. Rencanakan Pengeluaran

Buat perencanaan pengeluaran secara detail. Tentukan sejak awal pengeluaran apa saja yang perlu dikeluarkan. Pastikan daftar pengeluaran yang dibuat merupakan daftar pengeluaran pokok dan wajib dipenuhi.

6. Ikuti Perencanaan yang Telah Dibuat

Setelah membuat rencana keuangan yang baik, pastikan mengkuti perencanaan tersebut dengan baik juga. Sebaik-baiknya perencanaan yang dibuat merupakan perencanaan yang dilaksanakan.
Demikian ulasan tentang merencanakan keuangan demi hidup yang lebih baik. Selamat merencanakan keuangan Anda.

Bantu sebarkan tulisan di atas jika Anda rasa bermanfaat untuk teman-teman Anda di sosial media seperti Facebook, Twitter, Google Plus, LinkedIn, dan Path. Caranya yaitu klik tombol share di bawah tulisan ini.
Tidak ingin ketinggalan tulisan terbaru dari TheGold.Asia? Daftarkan saja diri Anda di kotak berlangganan artikel di bawah tulisan ini. Maka setiap ada tulisan terbaru, Anda akan mendapatkan notifikasi melalui email Anda.