Jika Anda merupakan orang yang masih baru dalam dunia website, tentu saja masih sulit membedakan antara post dan juga page. Padahal kedua hal tersebut berbeda dan memiliki ciri khasnya masing-masing.

Salah satu platform website yang paling banyak digunakan adalah WordPress. Platform ini sangatlah ramah bagi pemula sehingga banyak orang yang membangun websitenya dengan menggunakan WordPress.

Kali ini akan dibahas mengenai perbedaan yang paling mendasar antara post dan page yang ada pada WordPress. Dengan demikian, para pemula dan juga orang awam dapat mengerti dan langsung bisa membedakan antara post dan page pada WordPress.

Apa Itu WordPress?

Sebelum membahas mengenai perbedaan post dan juga page pada WordPress, Anda harus mengetahui terlebih dahulu mengenai WordPress. Hal ini bertujuan agar Anda dapat lebih memahami WordPress secara menyeluruh.

Hampir 35% website yang ada di dunia menggunakan WordPress sebagai platformnya. Alasan banyak orang memilih WordPress dikarenakan fitur dan tampilannya sangatlah user friendly sehingga sangat ramah bagi pemula.

Bahkan tampilan dan fitur yang dimiliki oleh WordPress ini hampir sama dengan fitur yang dimiliki Microsoft Word. Dengan demikian, Anda dapat langsung menulis dan mempublikasikan tulisan dengan mudah.

WordPress ini juga sangatlah kompatibel di hampir semua web hosting. Selain itu, platform ini bersifat open source, sehingga siapa saja bisa mengakses dan menggunakannya secara gratis.

Ada banyak sekali jenis website yang bisa dibangun dengan menggunakan WordPress. Beberapa jenis website tersebut adalah blog, website portofolio bahkan website e-commerce.

Oleh karena itu, WordPress menjadi platform pilihan banyak orang.

Perbedaan Post dan Page pada Situs WordPress

Perbedaan Post dan Page pada Situs WordPress

Post dan page pada WordPress tentu saja memiliki perbedaan yang mendasar. Namun, banyak orang yang belum mengetahui perbedaan tersebut sehingga seringkali masih tertukar antara post dan juga page.

Sebelum mengetahui perbedaan dari post dan page, ada baiknya untuk mengetahui pengertian dari kedua hal tersebut. Dengan demikian, Anda dapat lebih mudah dalam membedakan antara post dan page pada situs web WordPress.

Berikut ini merupakan pengertian dari post dan juga page.

1. Post atau Pos (Dalam Bahasa Indonesia)

Post merupakan sebuah fitur pada WordPress yang dapat digunakan untuk mempublikasikan konten secara berkala. Karena sifatnya yang dapat digunakan secara berkala, biasanya post digunakan untuk mempublikasikan konten yang bersifat rutin.

Post ini nantinya akan ditempatkan di sebuah page yang diurutkan berdasarkan waktu. Konten yang di publikasikan terbaru akan berada di urutan teratas. Sebaliknya, konten yang telah lama dipublikasikan akan berada di urutan bawah.

Post juga dapat Anda bagi berdasarkan kategori ataupun tag. Dengan demikian, pembaca website Anda dapat dengan mudah menemukan konten yang sesuai dengan kategori yang dinginkan tanpa harus repot mencari dengan melihat satu persatu postingan.

Post yang telah dipublikasi, selanjutnya akan masuk ke dalam RSS (Rich Site Summary) feed. RSS feed ini bertujuan sebagai tempat penyimpanan post yang telah dipublikasi pada website Anda.

Feed ini juga biasanya diperuntukkan bagi pengunjung yang telah berlangganan pada website Anda.

2. Page atau Laman (Dalam Bahasa Indonesia)

Jika Anda ingin membuat sebuah tulisan ataupun konten yang bersifat tetap, maka gunakanlah page. Jika post diurutkan berdasarkan waktu, maka page tidak akan terpengaruh oleh waktu.

Oleh karena itu, page digunakan untuk menyimpan konten yang bersifat statis. Adapun urutan dari page bisa Anda tentukan sendiri dengan memberikan nomor sesuai dengan urutan yang diinginkan.

Pada page, Anda bisa membuat sub page yang bertujuan untuk mengelompokkan konten yang akan dimuat pada page tersebut. Dengan menggunakan sub-page, konten yang ada pada page dapat terorganisasi dengan baik.

Biasanya page digunakan untuk membuat konten yang bersifat statis dan akan selalu ditampilkan pada website. Beberapa contoh penggunaan page adalah untuk mempublikasikan kontak pemilik website ataupun berisi mengenai tentang website tersebut secara umum.

Setelah mengetahui pengertian dari post dan juga page, barulah Anda dapat mengetahui perbedaan dari kedua hal tersebut. Adapun perbedaan antara post dan juga page secara teknis antara lain adalah

  • Post Memiliki Tag dan Juga Kategori Sedangkan Page Tidak
    Kategori pada post digunakan untuk mengelompokkan postingan agar lebih terorganisasi, sedangkan tag digunakan untuk menandai postingan.
  • Post Tidak Memiliki Hirarki Sedangkan Page Memiliki Hirarki
    Hirarki digunakan sebagai pengganti kategori pada postingan. Adanya hirarki dapat membuat page terorganisasi dan memiliki struktur yang baik. Selain itu, hirarki dapat membuat isi page menjadi lebih mudah untuk dipahami oleh pengunjung website.
  • Post Memiliki Fitur Untuk Menampilkan Nama Penulis Sedangkan Page Tidak Ada
    Terkadang post yang telah dipublikasi memiliki penulis yang berbeda-beda. Oleh karena itu diperlukan sebuah fitur yang dapat menampilkan nama penulis yang menulis postingan yang ada.
  • Post Memiliki Format Khusus, Sedangkan Page Tidak
    Page memiliki format khusus yang digunakan untuk jenis postingan apa yang akan dipublikasi. Melalui format tersebut, Anda dapat memilih jenis postingan apa yang akan dipublikasi, apakah berbentuk tulisan, gambar ataupun berbentuk video.
  • Post Tidak Memiliki Template Khusus, Sedangkan Page Memiliki Template Khusus
    Jika post memiliki format khusus, lain halnya dengan page. Page memiliki template khusus yang dapat digunakan untuk membuat layout khusus sehingga tampilan page menjadi lebih menarik.

Berdasarkan penjelasan mengenai perbedaan post dan page, dapat dikatakan bahwa konten yang ada pada post memiliki sifat dinamis dan dapat diperbarui secara berkala. Sedangkan page merupakan sebuah konten statis yang ada pada website.

Jenis Page Biasanya Dibutuhkan Sebuah Website

Jenis Page yang Dibutuhkan Sebuah Website

Jika masih baru dalam dunia website, biasanya Anda akan merasa kebingungan dalam menentukan jenis page apa saja yang harus dibuat.

Jika mengalami hal tersebut, maka Anda dapat melihat website yang sudah lama dan dapat mempelajari serta meniru page apa saja yang ada pada website tersebut.

Page pada website haruslah sesuai dengan kebutuhan saja, jika terlalu banyak maka akan membuat website Anda menjadi tidak efektif. Beberapa jenis page yang bisanya dibutuhkan oleh sebuah website antara lain adalah:

1. Laman Homepage

Page yang wajib ada pada setiap website adalah homepage. Homepage merupakan halaman awal yang dilihat oleh pengunjung ketika membuka website. Oleh karena itu, homepage biasa berisi action apa yang bisa dipilih dan dilihat oleh pengunjung. Biasanya disajikan dalam bentuk menu.

Dalam merancang sebuah homepage, diharuskan untuk memperhatikan perspektif dari pengunjung tersebut. Hal ini dilakukan agar pengunjung menjadi nyaman dan mudah dalam menjelajah website Anda.

Homepage juga harus didesain dengan sebaik dan semenarik mungkin. Halaman homepage yang menarik, akan membuat pengunjung merasa terkesan dan penasaran terhadap website Anda.

2. About Page

Jenis page selanjutnya yang dibutuhkan oleh sebuah website adalah about page. Page ini akan berisi mengenai penjelasan mengenai website tersebut.

Page ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu media promosi website. Pilihlah kata-kata yang menarik sehingga pengunjung merasa terkesan dengan website Anda. Penjelasan mengenai website dapat dilakukan secara detail tetapi tetap menarik.

Jika memungkinkan, penggunaan multibahasa juga dapat dilakukan. Hal ini dilakukan agar lebih banyak orang dari penjuru dunia yang mengerti dan tertarik pada website Anda.

3. Product atau Service Page

Page penting lainnya yang harus ada pada sebuah website adalah product atau service page. Hal ini sangat penting, terutama bagi website e-commerce ataupun penyedia sebuah jasa.

Page ini bertujuan untuk menampilkan detail produk ataupun jasa yang ditawarkan. Buatlah page ini dengan tampilan semenarik mungkin.

Hal ini bertujuan untuk menarik minat mengunjung untuk membeli produk ataupun menggunakan jasa yang ditawarkan pada website tersebut.

4. Contact Page

Page terakhir yang biasanya ada pada sebuah website merupakan contact page. Page ini berisi kontak baik email ataupun media sosial lainnya yang bisa dihubungi oleh pengunjung website jika ada keperluan.

Kontak ini sangatlah penting agar pengunjung website dapat menjalin komunikasi dengan Anda. Demikianlah perbedaan dari post dan page pada WordPress. Dapat disimpulkan bahwa post dan page memiliki perbedaan yang sangat besar.

Dengan mengetahui perbedaan ini, diharapkan para pemula di dunia website dapat mengembangkan websitenya dengan baik.