Peringatan Deteksi Virus Palsu dari Malvertisements

Lagi asik-asik browsing lalu muncul halaman peringatan yang kurang lebih bunyinya seperti ini: “Ponsel Anda terkena virus, download antivirus ini jika tidak ponsel Anda akan terformat!”.

Ada lagi yang peringatan yang muncul popup dari browser di komputer: “Windows Anda sudah terjangkiti virus ganas, segera install antivirus ini jika tidak data di harddisk Anda akan hangus!”.

Kebanyakan orang karena main percaya-percaya gitu saja. Tanpa berpikir panjang ia langsung mengklik iklan dan mengunduh aplikasi yang dibilang antivirus oleh iklan tadi.

Baca juga: Salah Puk Simcard 10 (Sepuluh) Kali

Padahal yang diunduh bukan antivirus melainkan virus beneran. Atau istilahnya yaitu malvertisements. Malvertisements adalah malware yang memanfaatkan layanan iklan online.

Saat ini banyak sekali antivirus palsu yang bertebaran di website-website biasanya yang menyediakan konten ilegal. Seperti konten dewasa, konten crack atau keygen, konten download mp3, video, dan seterusnya.

Misalnya gini bunyi iklan tersebut: “Download AVG Security plus serial number di sini, sekarang juga!”. Anehnya ketika diklik tidak dirujuk ke halaman utama website resmi AVG melainkan file diunduh dari web lain.

Sebenarnya mau file-nya diunduh dari website lain tidak jadi soal, yang jadi permasalahan adalah ketika file yang dimaksud ternyata bukan antivirus asli melainkan malware.

Baca juga: Antara Hosting Murah atau Murahan

Biasanya kalau diakses melalui browser yang tersemat pada smartphone Anda. Ada pesan muncul seperti tulisan di atas kurang lebih bunyinya, lalu smartphone bergetar-getar dengan sendirinya. Drrtt… Drrt… Drttt…

Jika diakses melalui browser pada komputer, pesan yang kurang lebih sama seperti di tulisan awal di atas. Lalu muncul peringatan popup bahwa komputer Anda telah terinfeksi virus bla… bla… bla…

Lantas bagaimana cara membedakan mana yang peringatan asli dan mana yang palsu? Lalu bagaimana cara melakukan pencegahan malvertisements pada peringatan deteksi virus palsu tadi? Berikut ini solusinya:

1. Mohon Tidak Panik dan Tetap Tenang

Tetap tenang, berpikir jernih, dan tidak panik manakala mendapatkan notifikasi peringatan deteksi virus palsu

Tetap tenang, berpikir jernih, dan tidak panik manakala mendapatkan notifikasi peringatan deteksi virus palsu

Jika Anda panik karena terprovokasi dengan tulisan atau pesan yang Anda terima. Kemungkinan besar Anda akan mengunduh file antivirus palsu tadi, dan langsung menginstallnya di komputer atau smartphone Anda.

Baca juga: Tips Membeli Hosting Web Berkualitas

Sebaiknya ketika Anda mendapatkan notifikasi seperti itu, Anda tidak mengklik apapun terkait konten materi yang terdapat pada iklan yang muncul. Selalu katakan tidak atau no jika Anda disuruh men-download atau ketika muncul halaman konfirmasi download file tertentu dari Android: Yes or no (iya atau tidak). Pilih tidak.

2. Tutup Browser Anda untuk Menghilangkan Notifikasi Peringatan Palsu Tersebut

Tutup halaman notifikasi peringatan deteksi virus palsu (iklan)

Tutup halaman notifikasi peringatan deteksi virus palsu (iklan)

Kalau memang itu hanya sebuah halaman iklan. Anda tinggal tutup saja halaman iklan tersebut. Masalah selesai. Tidak perlu panik atau bertindak berlebihan (langsung unduh atau klik ini itu).

Baca juga: Beli Aplikasi Playstore Pakai Pulsa Indosat Bahaya!

Iklan-iklan seperti itu tentunya menjengkelkan. Terkadang malah membuat komputer atau smartphone menjadi hang / crash karena terlalu banyak popup iklan yang muncul. Oleh karena itu, Anda perlu melakukan langkah di poin ketiga ini.

3. Pastikan Notifikasi Peringatan Deteksi Virus Palsu itu Benar-benar Palsu!

Pastikan bahwa notifikasi infeksi virus itu benar-benar palsu!

Pastikan bahwa notifikasi infeksi virus itu benar-benar palsu!

Langkah berikutnya yaitu agar Anda terhindar dari malvertisements, yaitu dengan cara memasang addon  adsblocker pada browser Anda. Terkait penggunaan browser yang saya rekomendasikan yaitu Chrome dan Mozilla Firefox.

Berikut ini adalah alamat link addon untuk memblok iklan-iklan yang berbahaya:

Chrome:

  1. AdBlock
  2. AdBlock Pro
  3. Adblock Plus

Mozilla Firefox:

  1. Adblock Plus
  2. Adblock Plus Pop-up Addon

4. Cari dan Download Antivirus dari Website Resmi

Selalu unduh antivirus di website resmi mereka!

Selalu unduh antivirus di website resmi mereka!

Jangan pernah mengunduh software keamanan yang bukan dari website penyedia atau pengelola resmi. Anda dengan mudah menemukan website resmi mereka di mesin pencari google.

Gunakan saja kata kunci misalnya “Official AVG Antivirus Website”, “Kaspersky Website Official”, dan seterusnya. Jika Anda bingung antivirus terbaik apa yang harus dipakai.

Saya telah membuat list rekomendasi antivirus terbaik 2016, pada tulisan saya yang sebelumnya:

  1. Tips Mengamankan Komputer dari Serangan Hacker
  2. Kebiasan Buruk Inilah yang Membuat Komputer Lambat
  3. Jangan Mikir Soal Keamanan Komputer Jika Masih Pakai Antivirus Bajakan
  4. Mode Incognito Tidak Menjadikan Anda Anonim
  5. Mengenal Berbagai Jenis Sertifikat SSL Web

5. Lakukan Scanning Komputer atau Smartphone Anda Secara Terjadwal

Lakukan pembaharuan antivirus dan firewall, serta lakukan pemindaian terjadwal

Lakukan pembaharuan antivirus dan firewall, serta lakukan pemindaian terjadwal

Anda perlu memperbaharui (update) antivirus dan firewall di komputer Anda secara teratur. Buatlah jadwal pemindaian otomatis terjadwal. Misalnya setiap hari minggu malam antivirus di setting agar melakukan scan ke seluruh file yang ada di harddisk komputer.

Terakhir yaitu jika Anda disuruh update aplikasi-aplikasi tertentu, sedangkan Anda tidak pernah melakukan instalasi terkait aplikasi yang dimaksudkan pada iklan yang muncul. Abaikan saja, jangan klik apapun. Semoga kelima tips di atas bisa bermanfaat untuk Anda.

Tertarik ingin menjadi penulis di Situstarget.com (The Target Community), kirimkan artikel Anda melalui email kami di [email protected] Artikel terbaik akan ditampilkan di blog ini. Yuk kita menebar manfaat sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya. 🙂

Apakah tulisan ini bermanfaat untuk Anda? Bagikan tulisan ini melalui sosial media Facebook, Twitter, Google Plus, LinkedIn, dan Path.

Jangan sampai ketinggalan tulisan terbaru dari Situstarget.com (The Target Community), daftarkan nama lengkap dan alamat email Anda melalui kotak subscribe di bawah artikel ini.

Setiap minggunya kami akan mengirimkan melalui email Anda, artikel terbaik dari Situstarget.com. Saat ini sudah ada ratusan orang yang bergabung bersama kami.