Sebenarnya porsi pembagian antara nabung dan investasi itu berapa si? Selama ini saya menabung lebih besar dibandingkan saya berinvestasi. Bulan berikutnya, ternyata anggaran untuk kebutuhan saya menjadi tidak cukup, lantaran bulan sebelumnya dipakai untuk menabung atau berinvestasi.

Apakah Anda pernah mengalami hal di atas? Saya sendiri sampai saat ini masih mengalami hal yang sama. Namun perlahan tapi pasti Alhamdulillah masalah pembagian antara anggaran kebutuhan, anggaran untuk menabung, dan berinvestasi bisa semakin lebih rapih dan teratur dalam pembagian dan pengelolaannya.

Ada rumus sederhana untuk mengatasi masalah di atas. Rumus itu adalah 70-30. Maksudnya adalah 70% dari pendapatan yang Anda miliki itu di anggarkan untuk kebutuhan rutin setiap bulan. Dan 30% dari pendapatan bisa dibagi menjadi dua pos, yaitu 15% untuk berinvestasi dan 15% untuk menabung.

Dari 30% tadi pos investasi dan pos menabung juga bisa dikurangi apabila Anda memiliki hutang. Prioritaskan terlebih dahulu membayar hutang daripada menabung dan berinvestasi. Agar pada pos anggaran kebutuhan bulanan tidak terganggu.

Anda harus membuat semacam list terlebih dahulu, apa kira-kira pengeluaran rutin yang Anda perlukan setiap hari atau setiap minggu. Jika masih single, Anda bisa hitung kira-kira dalam satu bulan untuk anggaran sebulan, Anda butuh berapa. Namun jika sudah berkeluarga. Hitungannya berbeda, karena ada istri dan anak.

Rumus 70-30 persen, ini bisa dibilang yang paling mudah untuk diterapkan. Berikutnya saya akan berbagi tentang aturan selain dari 70-30 persen untuk Anda di blog.situstarget.com.

Jika Anda punya pengalaman atau aturan lain terkait pengelolaan keuangan antara tabungan dan investasi. Mohon kirimkan hal tersebut kepada saya melalui kotak komentar di bawah artikel ini.