Seperti kita ketahui, investasi adalah menempatkan dana dengan tujuan mendapatkan keuntungan tertentu atas dana tersebut.
Dengan berinvestasi, uang kita bekerja untuk kita, bukan sebaliknya, kita bekerja untuk mendapatkan uang. Pendek kata, investasi adalah cara untuk menambah penghasilan kita.
Namun apapun investasi yang kita pilih, sebelum memutuskan untuk berinvestasi, kita harus mengenal dengan baik aturan mainnya.
Baca juga: Yuk, Belajar Berinvestasi! Mulai dari Pengertian Investasi, Manfaat, dan Jenisnya
Nah, di artikel ini kita akan mengenal lebih jauh seluk-beluk investasi reksa dana, membahas tips-tips serta cara untuk berinvestasi reksa dana.
Jangan sampai kalian hanya mengenal investasi menabung dan deposito saja ya? Apalagi bila kita memiliki target mencapai tujuan keuangan kita.

Apakah Reksa Dana itu?

Reksadana ialah sebuah media yang dipakai untuk menghimpun dana oleh investor atau masyarakat pemodal, yang dikelola oleh manajer investasi sebagai investasi dalam portofolio efek.
Portofolio efek merupakan kumpulan surat-surat berharga, antara lain obligasi, saham, deposito, dan lainnya.

Kelebihan dan Risiko Berinvestasi Reksa Dana

Apa saja kelebihan berinvestasi reksa dana? Berikut ini daftarnya.

  1. Investasi reksa dana sistemnya mudah dan dikelola oleh manajer investasi.
  2. Adanya diversifikasi investasi, artinya investasi dipecah dalam berbagai instrumen.
  3. Jumlah modal awal yang bisa dimulai dari Rp100.000,00 saja.
  4. Investasi reksa dana bisa dipantau secara online sehingga tidak menghabiskan banyak waktu.
  5. Laporan kinerja reksa dana dikirim melalui surel maupun surat sehingga mudah dipantau.
  6. .Investasi ini bisa dilakukan secara otomatis dengan memakai fasilitas autodebet rekening kita, untuk memaksimalkan hasil investasi.

Sedangkan risiko investasi reksa dana sebagai berikut:

  1. Keuntungan tidak terjamin
  2. Risiko umum pasar modal
  3. Risiko likuiditas
  4. Risiko inflasi
  5. Risiko efek
  6. Risiko pembiayaan pinjaman
  7. Risiko manajer investasi
  8. Risiko Ketidakpatuhan

Prospektus Investasi Reksa Dana

Apabila kita tertarik berinvestasi reksa dana, harus membaca terlebih dahulu prospektus investasi ini. Prospektus reksa dana ini berfungsi sebagai acuan bagi investor sebelum berinvestasi.
Hal-hal yang perlu diketahui menyangkut isi prospektus reksa dana:

  1. Informasi terkait perusahaan manajer investasi yang mengelola reksa dana beserta produknya yang akan kita beli.
  2. Informasi yang mendetail dari produk reksa dana, mulai pembentukan hingga keterangan penyebarluasan prospektus, formulir pembelian unit penyertaan, dan likuidasi reksa dana.
  3. Perusahaan manajer investasi secara periodik melakukan pembaruan isi prospektus, yang terdiri dari beberapa bab mendetail tentang reksa dana, dalam setiap periode tertentu.

7 Hal Penting dalam Prospektus Reksa Dana yang Wajib Diketahui

Nah, setelah kita mengetahui isi prospektus reksa dana, ada hal-hal yang harus dibaca dengan mendetail, agar sebagai calon investor bisa memahami instrumen investasi reksa dana.
Dengan demikian, calon investor bisa memilih produk reksa dana yang cocok dengan tujuan investasinya.

1. Manajer Investasi

Manajer investasi sangat berperan sebagai penentu kinerja sebuah reksa dana. Oleh karenanya calon investor harus mengenal kualitas manajer investasi serta pihak yang terafiliasi, terkait pengalaman serta prestasinya.

2. Tujuan, Kebijakan, serta Pembatasan Investasi

Calon investor harus memahami tujuan produk reksa dana, kebijakan strategis alokasi asetnya, serta pembatasan berupa larangan manajer investasi melakukan strategi investasi.

3. Keuntungan dan Risiko Utama Investasi Reksa Dana

Calon investor perlu memahami keuntungan investasi dengan baik, mencakup pertumbuhan nilai aset, diversifikasi, dan transparansi dalam investasi.
Baca juga: Yuk, Cerdas Berinvestasi dengan Memahami Profil Risiko!
Sedangkan risiko yang mungkin timbul yaitu risiko penurunan harga (Nilai Aktiva Bersih), risiko perubahan kondisi ekonomi dan politik, suku bunga, serta risiko likuiditas.

4. Alokasi Biaya

Memahami dengan rinci terkait jumlah biaya reksa dana, biaya manajer investasi, serta biaya pemegang unit penyertaan.

5. Hak-Hak Investor Reksa Dana

Hak-hak mencakup semua informasi terkait Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksa dana dan penjualan unit penyertaan reksa dana, serta pembagian hasil investasi.
Investor juga berhak mendapatkan informasi laporan bulanan perkembangan investasinya, melalui surel serta Surat Konfirmasi Transaksi setiap bertransaksi.

6. Cara Pembelian, Pengalihan Investasi, Penjualan Kembali, beserta Persyaratannya

Investor harus mengetahui nilai minimal pembelian, penjualan, serta pengalihan unit penyertaan pada reksa dana, beserta persyaratannya.

7. Pembubaran serta Likuidasi Reksa Dana

Bila terjadi pembubaran reksa dana, investor perlu memahami alasan, tindakan, serta prosedur yang akan dilakukan oleh manajer investasi.

Cara Kerja Investasi Reksa Dana

Sebagai calon investor, kita harus mengetahui alur cara kerja investasi ini. Alur dimulai dari manajer investasi yang menghimpun dana dari nasabah.
Seluruh dana selanjutnya diinvestasikan pada beberapa instrumen investasi, yang telah disepakati dengan investor. Selanjutnya investor menerima laporan investasi secara periodik terkait kinerja produk, komposisi, serta portofolio aset dari manajer investasi.
Perlu diketahui bahwa manajer investasi memproses transaksi reksa dana berdasarkan Nilai Aktiva Bersih (NAB) dan Unit Penyertaan (UP).
NAB merupakan jumlah dana yang digunakan dalam investasi reksa dana, yang selanjutnya dipecah dalam instrumen investasi yang disebut dengan Unit Penyertaan (UP).
Nah, setelah mengetahui seluk-beluk investasi reksa dana, serta keuntungan dan kelebihannya, Anda sekarang bisa mendaftar melalui bank atau perusahaan manajer investasi yang memiliki layanan reksa dana ini.
Baca juga: Business Model Canvas untuk Penggiat Startup Indonesia
Sebagai pemula, Anda bisa mencoba mulai berinvestasi di bank yang menawarkan batas minimal investasi yaitu sebesar Rp100.000,00. Selanjutnya Anda sudah bisa disebut sebagai investor reksa dana. Mudah bukan?
Lalu di mana Anda bisa membeli reksa dana dengan batas minimal investasi tersebut? Bank-bank dan perusahaan ini antara lain yang bisa Anda datangi, antara lain bank CommonWealth, CIMB Niaga, PT Danareksa Investment Management, PT Panin Aset Management, dan PT Mandiri Management Investasi.
Jangan tunda lagi untuk mulai berinvestasi di usia muda agar tidak terlambat. Yang penting sebelum memulai investasi apapun, kenali dulu dengan baik seluk-beluk produk investasinya, cara berinvestasi, beserta aturan mainnya.
Dijamin Anda bakalan mendapat tambahan pemasukan seperti yang diharapkan. Nah, selamat berinvestasi dan menjadi investor reksa dana!