Berikut Ini Alasan Mengapa Pebisnis Perlu Menjaga Reputasi Online

Kalau Anda pernah bermain kaskus ada istilah ijo atau cendol. Pernah dengar ya? Atau bata (lempar bata). Dua istilah untuk membentuk reputasi yang baik dan buruk di dunia virtual.

Reputasi baik diwakilkan dengan menggunakan cendol atau green reputaion bars, sedangkan reputasi buruk diwakilkan dengan bata merah atau red reputation bars.

Semakin banyak yang memberikan cendol semakin positif reputasi dari seller (pelapak atau kaskuser). Sebaliknya jika semakin banyak red bar semakin buruk citra dari si kaskuser.

Selain konsep reputation bars seperti yang diterapkan di kaskus, ada lagi yang sifatnya memberikan rate bintang. Satu untuk pelayanan yang sangat buruk, dua bintang buruk, tiga bintang standar (sedang-sedang saja), empat bintang pelayanan baik, sedangkan lima bintang pelayanan sangat baik.

Sistem seperti di atas diterapkan pada pelayanan driver gojek atau grab bike. Nah hubungan dengan bisnis online juga tidak lepas dari reputasi-reputasi yang telah saya bicarakan di atas.

Baca juga: 7 Hal yang Jika Anda Lakukan di Usia 20-an Akan Menjadikan Anda Miliarder Muda di Usia 30

Mereka para konsumen akan memberikan feedback positif atau negatif tergantung dari pelayanan yang Anda berikan kepada mereka. Kalau hasilnya bagus tentu Anda akan mendapatkan testimoni yang positif dari para pelanggan.

Kalau buruk otomotis peluang untuk mendapatkan pelanggan baru akan berkurang. Saat ini, dengan bantuan mesin pencari semisal google, seseorang bisa dengan mudahnya menemukan review dari orang-orang yang pernah berbelanja atau paling tidak pernah berhubungan atau berinteraksi dengan bisnis yang Anda jalankan.

Kalau reputasi online-nya baik tentu saja akan mudah mendatangkan pelanggan baru, review yang positif dari para pelanggan yang puas dengan pelayanan yang Anda berikan, akan memberikan dampak positif juga di mesin pencari. Coba saja search nama suatu brand tertentu di Google.

Baca juga: Mempersiapkan Tabungan Pensiun Selagi Masih Muda

Terkadang ada yang muncul “keyword-keyword negatif”. Contoh niatnya ingin mencari toko online X. Lalu muncul Google Suggestion seperti: Toko Online X penipu, Toko Online X palsu, kecewa Toko Online X, dan lain-lain.

Huruf-huruf yang saya beri warna merah merupakan hasil dari Google Suggestion. Kalau yang muncul di halaman pertama adalah review-review buruk, secara otomatis reputasi online dari bisnis Anda akan berdampak pada citra yang negatif.

Oleh karena itu beberapa hal perlu Anda lakukan agar reputasi online dari bisnis Anda tetap baik, yaitu dengan cara:

Tips Menjaga Reputasi Online Bisnis Anda agar Tetap Baik

1. Berikan Tanggapan dari Setiap Keluhan Pelanggan di Dunia Maya dengan Bijak

Dalam proses bisnis memang terkadang ada sesuatu hal yang di luar dari kendali Anda. Misalnya saja pada proses pengiriman barang. Pada saat proses produksi hingga pengepakan barang sudah sesuai jadwal.

Namun ternyata pada saat proses pengiriman barang karena perusahaan ekspedisi mengalami lonjakan permintaan. Seperti mendekati hari-hari idul fitri, hari raya nasional lainnya, atau ada moment tertentu.

Baca juga: Jangan Sampai Pelanggan Kabur Karena Masalah Ini

Sehingga pengiriman barang jadi tertunda berhari-hari. Pelanggan tentu saja kecewa karena proses pengiriman barang ngaret dari waktu yang dijanjikan oleh Anda. Kalau ternyata pelanggan memberikan review yang negatif.

Anda bisa menanggapi review buruk tadi dengan mengakui kesalahan yang Anda lakukan, melakukan permintaan maaf, dan memberikan penjelasan mengenai kronologis permasalahan secara transparan.

Selain itu juga, sebagai bentuk permintaan maaf (menebus kesalahan). Anda bisa memberikan potongan harga atau kupon diskon kepada pelanggan sebagai bentuk penyesalan atas permasalahan yang terjadi.

2. Jangan Biarkan Reputasi Online yang Bernilai Positif “Terkubur” Begitu Saja

Kalau Anda mendapatkan review positif dari pelanggan. Ulasan positif yang pelanggan berikan, jangan dibiarkan begitu saja “terkubur”. Anda perlu abadikan atau di-capture untuk kolom testimonial dari pelanggan yang telah mencoba produk Anda.

3. Selalu Minta Review dari Pelanggan Anda

Pelanggan yang puas dengan layanan yang Anda berikan, tanpa diminta biasanya dengan suka rela mereka membuat review singkat mengenai produk barang atau jasa yang Anda tawarkan.

Tidak sedikit juga yang terkadang ada pelanggan, yang puas dengan pelayanan yang diberikan, tapi tidak meninggalkan jejak sedikitpun dalam kolom testimonial.

Menyiasati permasalahan ini Anda bisa memberikan semacam reward atau hadiah untuk pelanggan yang berkenan memberikan review singkat sebagai perangsang agar mereka mau menuliskan sebuah review mengenai produk Anda.

Semoga ketiga hal di atas bisa membantu Anda untuk menjaga reputasi online bisnis Anda agar tetap memiliki citra yang positif di mata pelanggan Anda.

Citra yang positif di mesin pencari tentunya akan memudahkan Anda untuk mendatangkan pelanggan baru karena setelah melihat hasil review, keraguan atas produk Anda hilang karena banyaknya review positif yang diberikan oleh para pelanggan Anda.

Bagikan tulisan di atas melalui jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Google Plus, LinkedIn, dan Path ke teman-teman Anda sesama pebisnis online, semoga menjadi informasi yang bermanfaat bagi mereka di sana.

Tidak ingin ketinggalan tulisan terbaru dari TheGold.Asia? Daftarkan nama lengkap dan alamat email Anda di kotak berlangganan artikel di bawah tulisan ini. Gratis.