Memiliki Tabungan Pensiun Sejak Usia Muda

Dahulu orang bermindset untuk berbondong-bondong menjadi Pegawai Negeri Sipil atau PNS. Dua alasan utama mereka, yaitu gaji yang tetap/pasti dan masa pensiun yang terjamin.

Namun hari ini kemajuan teknologi, level pendidikan yang semakin lebih baik (kemudahan akses untuk mendapatkannya), serta banyaknya anak-anak muda baik di tingkat nasional maupun internasional yang melakukan suatu perubahan inovasi kreatif, yang memberikan solusi atas berbagai problematika hidup kebanyakan orang.

Ternyata apa yang mereka lakukan banyak menginspirasi anak-anak muda di belahan dunia yang lain, untuk berani memutuskan diri menjadi seorang entrepreneur. Peluang untuk sukses di usia muda hari ini semakin terbuka lebar. Dahulu hanya kalangan tertentu saja yang mengetahui informasi-informasi berharga seputar ekonomi, pendidikan, politik, dan seterusnya.

Hari ini semua orang mendapatkan kesempatan untuk sukses yang sama. Tidak ada lagi pembatas di dunia maya. Semua terkoneksi, bukan hanya komputer dengan komputer, melainkan individu dengan individu di belahan dunia yang lain.

Baca juga: Ingin menjalankan bisnis bersama teman, perhatikan hal-hal berikut ini dulu!

Saat ini kita ambil contoh, banyak situs-situs yang menyediakan informasi beasiswa, lowongan pekerjaan, pelatihan keterampilan melalui video tutorial, tips berinvestasi dan keuangan seperti blog.situstarget.com ini, dan masih banyak lagi ragam yang lain.

Beberapa orang yang lebih tua dari saya, pernah saya tanyakan tentang hal ini, “mengapa Anda lebih memilih menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dibandingkan seorang pengusaha?”.

Sebagian ada yang menjawab karena disuruh oleh orangtua, tidak punya bakat jadi pengusaha, dan tidak sedikit dari mereka yang ingin masuk ke zona aman, yaitu lagi-lagi karena gaji yang mereka terima itu lebih pasti, serta masa pensiun yang terjamin.

Sekarang yang menjadi pertanyaan, apakah seorang pengusaha tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan gaji yang lebih pasti, serta masa pensiun yang lebih terjamin?

Gaji atau pendapatan seorang pengusaha berasal dari kegiatan usaha yang ia lakukan. Tidak sedikit pengusaha yang sukses, dahulu mereka berasal dari karyawan swasta maupun PNS yang resign dari pekerjaan mereka, lalu mendirikan usaha sendiri.

Baca juga: Daftar Harga Sewa 15 Safe Deposit Box Terlengkap di Bank Swasta Indonesia

Ada lagi yang berasal dari kalangan self employment, yang mungkin mereka jenuh atau lelah karena semakin banyak permintaan dari pelanggan/konsumen, tetapi tidak memiliki sistem di lingkup usaha yang ia lakukan. Sehingga apa-apa serba ia sendiri yang melakukan.

Ketika liburan, usaha yang dijalankan juga libur, alhasil tidak memiliki pendapatan. Sedangkan pengusaha yang sukses tentunya mereka yang telah menemukan formula untuk menciptakan suatu sistem.

Sistem hubungan dengan pelanggan, bagaimana mencetak revenue yang stabil dan berkelanjutan, bagaimana mendapatkan supplier atau pemasok terbaik, bagaimana memberikan suatu nilai melalui barang atau jasa yang mereka jual, bagaimana mereka mampu mengatur pengeluaran untuk hal-hal yang produktif seefisien mungkin, menjalankan tugas pekerjaan rutin yang mampu mendatangkan “suatu hasil”.

Selain itu mereka juga telah menemukan formula untuk mengoptimalkan segala keterbatasan sumber daya yang dimiliki untuk merealisasikan visi perusahaan, dan yang tidak kalah penting, yaitu mereka kenal siapa target pelanggan dari usaha yang dijalankan.

Pada akhirnya ketika sistem telah dibangun dengan baik, kebermanfaatan dapat dirasakan oleh banyak orang. Secara otomatis, penghasilan seorang pengusaha menjadi lebih stabil dan lebih baik dibandingkan seorang karyawan.

Baca juga: Waspadai Teknik Kejahatan Skimming ATM, Bagi Anda yang Memiliki Kartu Debit Wajib Membaca Artikel Ini

Karena tidak mungkin seorang karyawan mengambil cuti lebih dari dua belas hari dalam satu tahun, bisa-bisa gaji yang diterima setiap bulan akan dipotong oleh atasannya.

Sedangkan pengusaha pada titik tertentu dapat mengambil cuti kapanpun yang ia mau, tanpa perlu takut penghasilan berkurang. Ada orang lain, yang meng-handle usaha yang ia jalankan di kantor.

Sebenarnya soal mindset ini jika Anda kembalikan semua akan bermuara pada rezeki yang telah ditetapkan oleh Allah. Jadi jangan sampai ada pemikiran seperti ini: “Saya ingin jadi PNS, karena dengan menjadi seorang pegawai dikepemerintahan, hidup saya dan keluarga lebih terjamin dan lebih aman”.

Kalau berpikir seperti itu lebih baik jangan jadi seorang PNS! Atau yang pengusaha berpikir seperti ini: “Saya ingin jadi pengusaha, karena dengan menjadi seorang pengusaha. Saya bisa sukses, kaya raya, dan terhindar dari kemiskinan”. Kalau berpikir seperti itu lebih baik jangan jadi seorang pengusaha!

Jangan gantungkan rezeki pada usaha yang telah kita lakukan. Di masa depan, apakah Anda akan menjadi orang yang kaya atau miskin. Itu semua merupakan hak dari Allah, usaha memang harus, menyerahkan keputusan akhir hanya kepada Allah SWT, serta menyertakan doa di setiap usaha itu merupakan keharusan.

Rezeki itu ibarat buah yang ada di pohon. Beberapa buah ada yang jatuh ke tanah tanpa perlu Anda susah payah untuk mendapatkannya (contoh mendapatkan hadiah, warisan, uang jajan dari orangtua, dst), beberapa buah yang lain perlu usaha sedikit untuk memetiknya (dengan berusaha, bekerja, berbisnis, dst).

Merencanakan Kesejahteraan di Masa Purna Tugas dengan Tabungan Pensiun

Berbicara zona nyaman dan aman di hari tua (kesejahteraan di masa purna tugas), siapa si yang tidak mau? Pengusaha muda juga bisa kok mempersiapkan masa pensiun sedini mungkin.

Hari ini perbankan banyak yang menawarkan program tabungan pensiun ke anak-anak muda. Berbeda dari tabungan yang biasa, tabungan pensiun hanya bisa diambil di usia pensiun yang telah Anda tentukan di awal pembukaan tabungan. Apakah usia 45 tahun, 55 tahun, 60 tahun? Anda sendiri yang menentukan kapan masa pensiun Anda.

Beberapa perencanaan perlu Anda buat dari sekarang, kira-kira berapa uang yang Anda inginkan ketika masuk masa pensiun, terkait target ini Anda perlu juga sesuaikan dengan jumlah uang yang perlu ditabung secara rutin ke tabungan pensiun tadi.

Baca juga: Inilah Alasan Mengapa Anda Perlu Berinvestasi Koin Perak Dirham

Jika belum kepikiran, tidak apa. Sambil berjalan saja Anda memikirkannya. Anda bisa pergi ke bank-bank pemerintah atau swasta untuk membuka tabungan pensiun.

Tidak diharuskan mereka yang baru punya usaha saja, tapi mereka yang saat ini sedang kuliah/sekolah juga bisa membuka tabungan jenis ini. Asal memiliki KTP dan melakukan iuran awal sebesar Rp. 250.000,-.

Adapun uang yang kita tabungkan akan diputar oleh pihak bank, tergantung pengembangan yang Anda inginkan. Contoh deposito, pasar uang, deposito syariah, pasar uang syariah, obligasi syariah, reksadana atau saham.

Besaran uang yang dikembangkan juga dapat Anda pilih sesuai dengan profil resiko yang dapat Anda tolerir pada kegiatan investasi yang baru saja saya sebutkan di atas. Contoh 50%, 75%, atau 100%.

9 manfaat mengikuti program DPLK tabungan pensiun dari perbankan:

    1. Manfaat dari tabungan pensiun dapat Anda rasakan pada saat Anda mencapai usia pensiun yang telah Anda tetapkan di awal pembukaan rekening tabungan pensiun di bank.
    2. Pensiun dapat Anda percepat 10 tahun sebelum usia pensiun yang Anda tetapkan atau berhenti dari kepesertaan nasabah tabungan pensiun.
    3. Manfaat pensiun juga akan dibayarkan kepada peserta yang mengalami cacat tetap atau tidak dapat melanjutkan iuran tabungan pensiun.
    4. Apabila peserta meninggal dunia sebelum usia pensiun yang telah ditetapkan di awal pembukaan tabungan, manfaat tabungan akan dibayarkan kepada ahli waris.
    5. Besaran uang iuran dari kepesertaan tabungan pensiun, terhitung fleksibel baik dalam hal jumlah maupun frekuensi waktu iuran. Anda sendiri yang menentukan.
    6. Selama masa kepesertaan, dana yang peserta tidak akan dikenakan pajak. Istilah lainnya yaitu mendapatkan fasilitas pajak ditunda, nanti pada saat penarikan baru dikenakan pajak.
    7. Paket atau jenis investasi untuk pengembangan dana peserta dapat Anda sesuaikan dengan profil resiko diri Anda, maupun keuntungan yang ingin Anda dapatkan dari mengikuti program tabungan pensiun ini.
    8. Peserta yang mengikuti program tabungan pensiun juga akan mendapatkan tanda bukti kepesertaan dari pihak bank. Berupa buku tabungan yang dapat Anda printout di cabang terdekat dari lokasi Anda guna memantau perkembangan dana yang Anda setorkan kepada pihak bank.
    9. Anda juga bisa menabung atau melakukan iuran tabungan pensiun tidak hanya melalui teller bank, bisa juga melalui internet banking, transfer dari bank lain, auto debet dari tabungan, maupun dari fasilitas phone banking. Sangat mudah dan praktis sekali.

Saya sendiri sudah membuka tabungan pensiun ini. Kapan giliran Anda? Yuk sama-sama kita merencakan kesejahteraan di masa pensiun melalui program tabungan pensiun DPLK ini sejak usia muda, yang menjadi salah satu usaha ikhtiar kita. Kalau bisa sekarang direncanakan, mengapa perlu menunggu nanti?

Berikut ini beberapa artikel yang mungkin Anda suka:

  1. Koin Emas Dinar untuk Investasi Jangka Panjang
  2. Ingin Kaya di Usia Muda? Investasi Emas Saja
  3. Butuh Uang Cepat? Coba Gadai Emas Saja!
  4. Sejarah Emas Sebagai Simbol Kemakmuran dari Masa ke Masa
  5. Peran dan Manfaat Emas dalam Berbagai Segi Kehidupan Manusia


Apakah tulisan di atas bermanfaat untuk Anda? Bantu sebarkan tulisan ini melalui social media yang Anda miliki, baik di Facebook, Twitter, Google Plus, LinkedIn, dan Path. Ajak teman-teman Anda untuk merencakan masa pensiun sejak di usia muda melalui program tabungan pensiun DPLK ini.

Gabung bersama ratusan orang lainnya melalui kotak berlangganan artikel yang ada di bawah tulisan ini. Daftarkan nama lengkap dan alamat email Anda, lakukan konfirmasi setelah proses pendaftaran. Dan setiap minggunya tim kami akan mengirimkan artikel-artikel terbaru dari blog.situstarget.com melalui alamat email yang Anda telah daftarkan sebelumnya secara cuma-cuma.

Punya saran topic atau ide untuk pembahasan di blog.situstarget.com? Atau Anda ingin kirim tulisan Anda mengenai dunia investasi dan keuangan agar ditampilkan di sini? Hubungi tim kami melalui halaman berikut, semua email yang masuk terkait ide, saran, dan kritik dari Anda, sangat kami tunggu-tunggu.