7 Cara Melindungi Smartphone dari Aktivitas Hacking Ilegal Seperti Virus, Malware, Penyadapan, dan Lain-lain

Saat ini target sasaran hacking tidak saja mengarah pada komputer personal maupun server semata, bisa dibilang arah busur panah para black hat hacker mengincar mereka para pengguna smartphone sebagai sasaran bidik mereka.

Aktivitas di smartphone seperti komunikasi yang bersifat private di email, whatsapp, atau aplikasi sosial media, serta kegiatan perbankan adalah salah satu hal yang mengundang para black hat untuk melakukan kegiatan hacking ilegal.

Apa yang dicari oleh mereka? Tentunya hacker akan berusaha untuk mendapatkan informasi personal seseorang ataupun untuk mencuri uang melalui kegiatan carding.

Selain itu, bisa juga ia memeras si korban dengan cara menyandra file seperti virus yang sedang ramai dibicarakan akhir-akhir ini melalui enkripsi, pembajakan akun sosmed, dan masih banyak tujuan jahat lainnya.

Pada artikel kali ini, kita akan membahas 7 cara yang bisa anda lakukan untuk mengamankan dan melindungi smartphone anda dari kegiatan hacking ilegal. Seperti biasa, mohon anda share artikel ini, jika anda rasa bermanfaat untuk orang lain.

7 Cara Mengamankan dan Melindungi Smartphone dari Serangan Hacker

1. Pastikan Smartphone Anda Selalu dalam Keadaan Up-to-date

Setiap kali ada pembaruan untuk sistem operasi dan aplikasi, pastikan anda selalu melakukan update secara berkala. Hal ini penting, karena pembaruan software biasanya diikuti dengan berbagai perbaikan bug pada versi sebelumnya.

Baca juga : Cara Hemat Internal Storage Android

Hacker biasanya akan memanfaatkan celah keamanan yang terdapat pada aplikasi yang anda instal di smartphone maupun pada sistem operasi smartphone yang tidak pernah atau jarang diperbaharui oleh pemiliknya.

2. Gunakan Pengunci Layar dengan Metode Password

Metode lock screen terbaik adalah metode yang menggunakan password. Anda bisa kombinasikan huruf, angka, dan karakter jika memungkinkan. Hindari menggunakan metode PIN maupun Pattern karena lebih mudah untuk ditebak.

Saya juga menyarankan agar simcard untuk ponsel anda diaktifkan fitur PIN-nya. Sehingga pada saat smartphone berhasil dicuri misalnya, pelaku tidak bisa menggunakan nomor ponsel anda begitu saja.

Plus, aktifkan juga fitur enkripsi untuk device dan memori eksternal. Ini untuk ekstra proteksi yang lebih tinggi. Apakah cara di poin kedua ini sudah cukup? Belum. Baca hingga akhir artikel ini karena saling berkaitan.

3. Jangan Menginstal Aplikasi Android dan IOS Sembarangan!

Aplikasi premium bajakan yang disediakan gratis oleh situs-situs ilegal biasanya mengandung program jahat yang berbahaya, seperti trojan, malware, dan program backdoor lainnya. Lebih baik beli jika memang anda butuh.

Belum bisa beli aplikasi yang berbayar? Lebih baik lupakan saja atau anda menabung terlebih dahulu. Aplikasi yang anda pasang di smartphone sebaiknya hanya berasal dari pihak pertama seperti Google dan Apple saja.

4. Amankan Jaringan Smartphone Anda Seperti Fitur Wi-fi dan Bluetooth

Tidak semua jaringan Wi-fi publik itu aman untuk digunakan. Saya menyarankan jika anda menggunakan Wi-fi publik untuk kegiatan perbankan, gunakan juga aplikasi pengaman tambahan, yaitu VPN seperti OpenVPN atau Orbot. Serta jaringan bluetooth jika sudah selesai anda gunakan, jangan lupa untuk anda matikan.

5. Instal Aplikasi Antivirus Terpercaya dan Ternama

Antivirus yang terpercaya untuk smartphone menurut saya yaitu Norton, Avast, Kaspersky, dan Eset. Oh ya, jangan sembarangan memilih antivirus karena sebagian ada yang isi aplikasinya mengandung banyak sekali iklan.

Pilih juga antivirus yang menawarkan fitur untuk mengunci beberapa aplikasi penting anda misalnya seperti aplikasi perbankan, galeri foto, aplikasi chatting, atau aplikasi lainnya yang anda anggap di sana ada privasi anda.

Sehingga orang lain tidak bisa membuka aplikasi tersebut, tanpa memasukan kata sandi atau autentikasi yang sebelumnya sudah anda setting.

6. Selalu Review Berkala Aplikasi yang Anda Telah Instal di Smartphone

Prinsipnya gini aplikasi jarang dipakai, tidak terlalu penting, sebaiknya anda uninstall. Sering dipakai, bermanfaat, berarti harus anda rajin update aplikasi tersebut.

Baca juga : 7 Penyebab Kuota Internet di Android Cepat Habis

Tidak pernah dipakai, mencurigakan, wajib untuk anda uninstall. Setiap kali anda memasang sebuah aplikasi, baca juga dengan seksama mengenai permintaan permission-nya. Jangan asal agree atau next-next saja.

7. Tidak Ada Cara Pencegahan dari Aktivitas Hacking Ilegal yang 100% Aman

Keseluruhan cara di atas bahkan bisa dibilang tidak akan bisa melindungi diri anda dari aktivitas hacking ilegal. Karena pada dasarnya kita hanya bisa melakukan pencegahan, yang bisa kita lakukan adalah meminimalisirnya.

Ada dua hal yang setidaknya bisa anda lakukan, yaitu gunakan smartphone dengan versi sistem operasi yang paling terbaru atau setidaknya anda rajin membackup data penting yang ada di smartphone anda.

Cara yang aman untuk membackup data penting yaitu pertama anda bisa menggunakan layanan seperti Google Drive ataupun ownCloud. Kedua, anda bisa membackupnya di media penyimpanan eksternal.

Sejauh ini hanya 7 tips melindungi smartphone di atas yang bisa kami berikan. Apakah anda punya cara lain yang lebih jitu untuk mengamankan android? Yuk kita diskusikan artikel ini pada forum.situstarget.com.