Dahulu namanya koneksi internet lebih didefinisikan sebagai alat untuk menghubungkan komputer satu dengan komputer yang lain dengan jarak luas dan tidak terbatas.
Saat ini di Era Internet of Things (IoT) definisinya berubah menjadi sangat berbeda. Di mana interaksi, komunikasi, dan informasi menjadi suatu hal yang tidak dapat dipisahkan.
Internet telah menjadi bagian terpenting dalam hidup para native digital.
Siapa itu para native digital? Mereka itu adalah orang-orang yang lahir di tahun 1990-an ke atas. Ada juga yang disebut para foreign digital, yaitu orang-orang yang lahir di bawah tahun 1990.
Defisini saat di Era IoT berubah menjadi internet telah menghubungkan jutaan orang di dunia, yang tanpa disadari telah membentuk suatu ikatan emosional tertentu.
Nah apa hubungannya antara kompetisi di Era Internet of Things dengan pengusaha muda?
Perubahan ini tentunya memiliki dampak pada perilaku konsumen di seluruh dunia. Baik secara sosial, psikologis, maupun perilaku yang berkaitan tentang manusia dan ekonomi.
Sehingga produsen dalam merancang strategi pemasaran menjadi lebih memperhitungkan hal-hal terkecil hingga terbesar. Istilah lainnya, ya kompetisi menjadi lebih sengit (hyper-competitive).
Berikut ini adalah beberapa tips dari saya untuk para pengusaha muda, agar dapat memenangkan kompetisi di Era Internet of things:

1. Milikilah Seorang Mentor

Milikilah seorang mentor bisnis Photo Credit: <a href="https://www.flickr.com/photos/95492938@N00/212778026/">Kaptain Kobold</a> via <a href="http://compfight.com">Compfight</a> <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/2.0/">cc</a>

Milikilah seorang mentor bisnis Photo Credit: Kaptain Kobold via Compfight cc


Keunggulan ketika Anda memiliki seorang mentor pada saat menjalankan bisnis, yaitu Anda dapat menghemat berbagai sumber daya yang Anda miliki dalam hal trial error.
Mentor akan memberikan arahan kepada Anda, hal terbaik apa yang bisa Anda kerjakan guna mengoptimalkan sumber daya yang Anda miliki.
Hal-hal apa saja yang sebaiknya tidak Anda kerjakan karena dapat merugikan Anda. Atau hal-hal apa saja yang kurang efektif terkait omzet atau profit yang nantinya bakal Anda dapatkan.
Well, enak deh kalau udah punya mentor bisnis sendiri.

2. Sharing dan Diskusi dengan Pengusaha Senior

Pengusaha senior itu bukan cuma dilihat dari usia loh ya! Photo Credit: <a href="https://www.flickr.com/photos/8358125@N03/16668879656/">Liberal Democrats</a> via <a href="http://compfight.com">Compfight</a> <a href="https://creativecommons.org/licenses/by-nd/2.0/">cc</a>

Pengusaha senior itu bukan cuma dilihat dari usia loh ya! Photo Credit: Liberal Democrats via Compfight cc


Pengusaha senior yang saya maksud di sini bukan hanya mereka yang tua secara umur loh ya.
Kata “senior” yang saya maksud maknanya luas.
Bisa juga seorang pengusaha yang usia-nya masih muda tapi bisnis/usaha yang dijalankan telah besar.
Itu juga bisa disebut senior. Artinya tua karena pengalaman yang ia miliki. Meskipun secara usia masih muda.
Saya yakin Anda paham maksud saya, ga ngejelimetkan? Hehe 😛

3. Gabung dengan Komunitas Pengusaha atau Asosiasi

Gabung dengan komunitas atau asosiasi

Gabung dengan komunitas atau asosiasi Photo Credit: GLS Bank via Compfight cc


 
Cara ketiga, yaitu guna memenangkan kompetisi di Era IoT.
Anda perlu berkolaborasi dengan berbagai macam orang di Komunitas Pengusaha maupun Asosiasi.
Mengapa? Ya balik lagi di awal, informasi menjadi hal yang penting di Era IoT.
Biasanya di komunitas atau asosiasi, terkadang mereka membuat event tertentu terkait sosialisasi kebijakan pemerintah yang baru misalnya, atau ada isu sosial politik tertentu yang berpengaruh pada komoditas tertentu, dan seterusnya dibahas bersama.
Sehingga mendapatkan solusi dari permasalahan yang terjadi saat ini. Kalau fighting sendirian gimana? Kalau saya si ya ga ququ ga nana lah ya. Hehe #MaafRadaAlay.  😆
Beberapa tips di atas semoga bisa bermanfaat.