Saya ingin berbagi pengalaman ketika menggunakan Google Apps for Education yang saya dapat dari kampus.

Jika Anda daftar email dengan menggunakan Google Mail umum, Anda akan mendapatkan kuota sebesar 15GB untuk ruang penyimpanan Google Drive-nya kan?

Nah Google Apps Email Kampus atau istilahnya Google Apps for Education itu limitnya mencapai 1 Terabyte. Informasi ini saya dapatkan ketika membuka aplikasi Google Drive melalui Android.

Namun ketika membuka halaman pengecekan kuota google drive. Tidak ada informasi yang memberitahukan bahwa kuota hanya sebesar 1 Terabyte.

Google Drive yang saya pergunakan

Google Drive yang saya pergunakan

Dengan kapasitas yang sebesar itu berarti Anda dapat membackup semua file yang ada di komputer Anda di Google Drive tersebut.

Kampus mana saja si yang sudah menggunakan Google Apps for Education ini? ITB, UPI, UNPAD, UNPAR, UNNES, UMS, UNS, UIN Bandung, UKSW, UI, UNAIR, IPB, dan beberapa kampus lainnya.

Google Drive, menjadi pilihan terbaik para mahasiswa dalam menyimpan tugas-tugas kampus, maupun skripsi, tesis, atau desertasi karena dinilai lebih aman ketimbang menyimpan file-file penting tersebut di flashdisk.

Yah ngomongin soal tugas akhir, skripsi, dan seterusnya. Coba Anda bayangkan kalau misalnya gara-gara mau ngeprint di tempat percetakan. Karena komputernya terkena virus sehingga file di “umpetin” atau bahkan dihapus sama si sivirus. Kan nyusahin?

Lebih celakanya lagi kalau ga punya file backup di komputer rumah. Nah ngomongin soal rumah. Berarti karena flashdisk terkena virus dan datanya “hilang”. Anda perlu balik lagi ke rumah untuk copy file dari backupan yang dibuat sebelumnya.

Memang si bisa menyelesaikan solusi tapi soal waktu dan tenaga buat ngambil file yang di rumah tadi? Contohnya Anda mau ngeprint di daerah depok karena dekat kampus, lantas rumah Anda di bekasi. Itu berarti Anda harus pulang dulu ke rumah untuk ambil backupan file. Terus balik lagi gitu? Pe-er sekali.

Karena sistem Google Drive itu menggunakan server Google untuk menyimpan file-file penting Anda. Kalau terjadi apa-apa gampang. Tinggal download aja file yang hilang/rusak tersebut. Butuh koneksi internet?

Yailah. Sudah banyak rumah makan/pom bensin/foodcourt dan seterusnya yang menyediakan wifi gratisan. Anda bisa memanfaatkannya. Ga perlu pulang ke rumah lagikan buat copy data yang hilang tadi?

Ga ada salahnya Anda tanya ke bagian akademik. “Pak di kampus kita menggunakan Google Apps for Education ga ya?”, kalau ia bilang menggunakan. Minta username dan password-nya. Kalau dibilang belum. Ya, bersabarlah nak. Hehe.  😀

Sumber: https://id.techinasia.com/primagain-learning-perangkat-lunak-pendidikan-karya-pemenang-google-apps-developer-challenge-2012/